Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Penggunaan Ayat-Ayat Al-Quran untuk Menarik Hati Orang Lain | rumahfiqih.com

Penggunaan Ayat-Ayat Al-Quran untuk Menarik Hati Orang Lain

Mon 26 March 2007 00:38 | Quran | 9.460 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Ustad yang dirahmati Allah SWT, dalam fenomena sehari-hari kadang kita temui sebagian dari kita menggunakan sebagian dari Ayat-Ayat dari Al-Qur'an (misalnya Surat Yusuf)dengan maksud untuk menarik hati wanita yang dia sukai, karena saya pernah diberi suatu bacaan seperti itu tapi saya takut mengamalkannya.Pertanyaan saya adalah:

  1. Apakah perbuatan tersebut tidak bertentangan dengan syariah?
  2. Adakah dasar dalam Al-Qur'an atau Hadits yang menyebutkan anjuran untuk mengamalkan amalan-amalan tertentu untuk tujuan seperti di atas?

Atas jawaban Ustad saya ucapkan terimakasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sebagian dari ilmu pelet memang ada yang menggunakan ayat Al-Quran. Kalau pun ilmu pelet dengan bacaan Al-Quran ini mujarab, sesungguhnya bukan karena bacaan Al-Qurannya yang berfungsi, melainkan ilu pelet itu sendiri yang bekerja.

Lalu apa fungsi bacaan Al-Quran itu?

Fungsinya nyaris tidak ada, kecuali sekedar asesoris belaka. Terutama untuk memperdaya orang awam yang wawasan aqidah dan syariahnya agak lemah. Sehingga ilmu pelet yang pada dasarnya adalah sihir dan dibenci, tampil menarik karena dikemas dengan bacaan Al-Quran.

Lalu begitu banyak orang tertipu, terlena dan termakan tipu daya setan mentah-mentah. Mereka pikir, karena sudah pakai ayat Quran, berarti pelet itu boleh atau halal. Bahkan boleh jadi dibuat istilah-istilah liar yang sangat membingungkan, misalnya ilmu putih, ilmu rohani, dan istilah-istilah lain.

Padahal kalau sekedar ingin menaklukkan hati seorang wanita, maka seharusnya yang dilakukan adalah hal-hal positif yang jelas dan bisa langsung dirasakan manfaatnya. Bukan dengan membacakan mantera dan pakai jimat. Sebab mantera dan jimat itu pada hakikatnya adalah bentuk pengabdian kepada syetan.

Seorang wanita yang dibacakan mantera pelet, bila tidak punya benteng iman yang kuat, memang bisa disihir hingga seolah jadi sangat cinta dan selalu mengejar-ngejar terus. Tetapi semua itu dilakukan di luar kesadaran. Orang tua kita bilang, wanita itu kesetanan. Setan masuk ke dalam alam berpikirnya lalu mengaduk-aduk isi perasaan hatinya.

Kalau dalam bahasa Al-Quran, setan masuk ke dalam relung jiwa dan membisikinya dengan bisikan sesat. Untuk itu Allah SWT mengajarkan kepada nabi kita Muhammad SAW agar membentengi diri dari aktifitas setan dengan membaca surat An-Nas.

Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia. (QS. An-Naas: 1-6)

Sekali seorang pernah terkenapengaruh pelet dan sihirnya sudah hilang, maka setan tidak akan melepaskan korbannya begitu saja. Maka bila dari hasil percintaan mereka berlanjut ke rumah tangga, nanti setan akan melakukan prahara jilid dua, yaitu rasa cinta yang tadinya sangat menggebu akan berubah menjadi rasa benci yang tidak ada dasarnya. Hingga rumah tangga mereka akan berubah menjadi neraka jahannam. Nauzubillah.

Pendeknya, sekali setan berhasil menjerat korbannya, sepanjang hidup tidak akan pernah dilepas lagi. Dan untuk itu, setan telah punya pengalaman panjang dan jam terbang yang sangat banyak. Setan adalah makhluk spesialis yang ekspert di bidang penyesatan manusia.

Oleh karena itu, setan tidak pernah ragu untuk sekedar mengemas ilmu pelet (baca: sihir) dengan ayat-ayat Quran. Bahkan kalau perlu satu Al-Quran yang 30 juz itu pun boleh-boleh saja. Tetapi diujung atau bagian akhir atau di sela-sela dari rentetan wirid dan doa pelet itu, biasanya ada satu kalimat yang aneh dan tidak lazim. Pada kalimat inilah seorang korban akan terkecoh, karena isinya adalah bentuk pengingkaran kepada Allah SWT sebagai tuhan, atau pengingkaran kepada rukun-rukun iman lainnya. Semua diselipkan begitu saja tanpa sepengatahuan korban.

Al-Quran Bukan Buat Memelet Wanita

Membaca Al-Quran memang berpahala. Tetapi kalau niatnya untuk memelet wanita, maka hukumnya jadi berdosa. Alih-alih pahala dan ridha Allah SWT, yang didapat malah murka dan azab yang pedih. Karena pada hakikatnya hal itu merupakan bentuk penghinaan yang sangat menyakitkan.

Sudah menjadi kewajiban buat setiap muslim untuk menjunjung tinggi Al-Quran, serta menempatkannya pada tempat yang layak.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apa Fungsi Iddah Dalam Islam
26 March 2007, 00:08 | Nikah | 6.260 views
Pemuatan Kartun Nabi Tidak Dianggap Penghinaan, Lalu Bagaimana Sikap Kita?
24 March 2007, 22:49 | Kontemporer | 5.014 views
Orang Tua Jualan Rokok
24 March 2007, 11:17 | Kontemporer | 5.625 views
Kamus Al-Munjid
23 March 2007, 03:57 | Kontemporer | 7.426 views
Khilaf Para Ulama
23 March 2007, 03:28 | Hadits | 8.058 views
Arti dan Kedudukan Hadist Shahih terhadap AlQuran
23 March 2007, 02:37 | Hadits | 6.718 views
Ibnu Hajar dan Imam Nawawi Vs Bin Baz Tentang Hukum Isbal
22 March 2007, 14:42 | Hadits | 17.495 views
Menyandang Gelar Haji, Riya' atau Bukan?
22 March 2007, 04:10 | Kontemporer | 6.668 views
Hukum Berniaga di Dalam Masjid
22 March 2007, 03:15 | Muamalat | 6.812 views
Mengapa Rasulullah SAW Tidak Disebut 'almarhum'?
21 March 2007, 21:00 | Umum | 6.803 views
Kartu Kredit, Haramkah?
21 March 2007, 07:53 | Muamalat | 7.314 views
Doa untuk Orang yang Meninggal
21 March 2007, 01:40 | Aqidah | 9.926 views
Pengertian Syubhat dan Perbedaan Dua Hadits
20 March 2007, 02:37 | Hadits | 7.884 views
Nasib Mantan Musyrik
19 March 2007, 22:22 | Aqidah | 5.865 views
Wasiat Ayah yang Meninggal
19 March 2007, 21:52 | Mawaris | 5.643 views
Rukun Jual Beli dan yang Boleh Diperjualbelikan Dalam Syariah
17 March 2007, 06:38 | Muamalat | 13.164 views
Muhadditsin Vs Fuqaha Dalam Hukum Musik
16 March 2007, 09:01 | Ushul Fiqih | 9.309 views
Dalil Berambut Pendek dan Panjang
16 March 2007, 03:13 | Umum | 5.277 views
Jual Jilbab Kecil (Tidak Syar'i) Hukumnya Apa?
16 March 2007, 02:57 | Muamalat | 5.715 views
Hukum Menggarap Sawah Gadai
15 March 2007, 03:39 | Muamalat | 6.138 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,335,999 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-9-2019
Subuh 04:28 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:00 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img