Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Haramkah Lukisan Gambar Nabi SAW | rumahfiqih.com

Haramkah Lukisan Gambar Nabi SAW

Tue 3 April 2007 05:13 | Kontemporer | 4.957 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Salam sejahtera buat pak ustadz yang dihormati. Semoga pak ustadz sentiasa dinaungi oleh rahmat Allah.

Pertanyaan saya adalah:

  1. Adakah larangan melukis gambar Nabi SAW itu haram secara total? Saya sedikit keliru kerana saya pernah melihat lukisan gambar Nabi SAW memberi khutbah yang dilukis sekitar zaman Turki Uthmaniyyah.
  2. Adakah larangan ini buat lukisan gambar Nabi Muhammad saja? Bagaimana dengan nabi-nabi sebelumnya seperti Nabi Isa, Nabi Musa dan lain-lain.
  3. Suatu ketika dulu, satu filem kartun tentang Nabi Musa (Prince of Egypt) telah diterbitkan. Soalan saya, bolehkah kita umat Islam membuat filem yang serupa tentang Nabi Musa ataupun nabi-nabi lain?

Semoga pak ustadz dapat memberikan penjelasan yang seksama dengan dalil dari Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Sekian, terima kasih.

Wa'alaikkumsalam warohmatullahi wabarokatuh.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Keharaman untuk menggambar nabi Muhammad SAW dan juga nabi-nabi yang lain, oleh para ulama ditetapkan berdasarkan kemustahilan untuk memastikan bahwa gambar itu benar-benar yang sebenarnya. Mengingat tidak ada satu orang pun orang di dunia ini yang tahu wajah para nabi. Karena tidak satu pun yang saat para nabi itu hidup yang hingga sekarang ini masih hidup.

Semua lukisan dan gambar tentang para nabi itu 100% bukan wajah mereka. Dan menurut para ulama, kalau pun gambar-gambar itu dilukis, sama sekali bukan gambar nabi, melainkan hayal dan imajinasi pelukisnya.

Seandainya yang digambar itu hanya orang biasa yang bukan nabi, mungkin masalahnya tidak serumit kalau yang digambar itu nabi. Menggambar atau melukis wajah seorang nabi adalah sebuah kerumitan tersendiri dari segi hukum. Mungkin anda bertanya, mengapa harus jadi rumit? Bukannah tujuan menggambar nabi itu baik, yaitu agar lebih mendekatkan kita kepada sosok nabi itu?

Ya, masalahnya menjadi rumit lantaran seorang nabi adalah pembawa risalah resmi dari Allah. Maka bukan hanya pembicaraannya saja yang jadi ukuran, tetapi semua tindak tanduk dan bahkan hingga masalah wajah dan potongan tubuhnya, adalah bagian utuh dari risalah itu.

Penggambaran wajah dan tubuh seorang nabi, sedikit banyak sangat berpengaruh kepada esensi syariat yang disampaikannya. Mengingat di kemudian hari setelah wafatnya para nabi itu, banyak orang yang berdusta tentang nabi. Baik dusta tentang perkataannya, perbuatannya, taqrirnya (sikap), termasuk berbohong tentang kondisi pisiknya.

Dan perbuatan berbohong atas apa yang apa yang dibawa oleh seorang nabi merupakan dosa yang amat serius. Ancamannya tidak tanggung-tanggung, yaitu kedudukan di dalam neraka.

Siapa yang berbohong tentang aku secara sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di neraka. (HR Bukhari Muslim)

Dengan berdasarkan hadits ini, maka para ulama sepakat untuk mengharamkan gambar nabi Muhammad SAW, juga gambar para nabi yang lain. Mengingattidak ada seorang pun manusia yang hidup di zaman ini yang pernah melihat wajah nabi Muhammad SAW dan juga nabi lainnya. Dari mana lukisan nabi itu didapat, kalau bukan dari hayal dan imajinasi? Hayal dan imajinasi pada hakikatnya adalah kebohongan, meski niatnya mungkin baik.

Kita bisa simpulkan bahwa haramnya menggambar wajah seorang nabi, bukan semata-mata karena ditakutkan bahwa gambar akan menghina nabi, melainkan masalah keaslian dan kejujuran gambar itu sendiri. Bahwa tidak ada kebenaran dalam gambar itu dan gambar itu bukan gambar nabi.

Seharusnya masalah ini juga berlaku buat para shahabat nabi, para tabi'in dan atba'ut tabiin. Mengingat keagungan dan ketinggian kedudukan mereka dalam agama ini.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Ulang Tahun Perusahaan, Bid'ahkah?
3 April 2007, 02:28 | Kontemporer | 7.037 views
Rokok: Halal atau Haram?
2 April 2007, 22:47 | Kontemporer | 7.034 views
Kedudukan Orang Non Muslim di Akhirat
2 April 2007, 00:38 | Aqidah | 5.603 views
Tasawuf Vs Ilmu Ghaib
2 April 2007, 00:36 | Aqidah | 8.319 views
Sholat Berjama'ah dengan Imam Orang Syi'ah
31 March 2007, 23:39 | Aqidah | 7.995 views
Cara Menafsirkan Qur'an
29 March 2007, 03:57 | Quran | 6.147 views
Fenomena Tulisan Allah Akhir-Akhir Ini
29 March 2007, 03:25 | Kontemporer | 6.976 views
Larangan Sewaktu Junub
29 March 2007, 02:33 | Thaharah | 6.434 views
Benarkah Sejarah Wali Songo Tayangan Televisi?
28 March 2007, 11:00 | Umum | 5.612 views
Panggilan Ayah dan Bunda
27 March 2007, 00:48 | Nikah | 70.742 views
Mencari Tahu Siapa Pencuri?
27 March 2007, 00:16 | Aqidah | 12.477 views
Lambang Bulan Sabit dan Bintang
26 March 2007, 07:59 | Negara | 5.826 views
Penggunaan Ayat-Ayat Al-Quran untuk Menarik Hati Orang Lain
26 March 2007, 00:38 | Quran | 9.469 views
Apa Fungsi Iddah Dalam Islam
26 March 2007, 00:08 | Nikah | 6.266 views
Pemuatan Kartun Nabi Tidak Dianggap Penghinaan, Lalu Bagaimana Sikap Kita?
24 March 2007, 22:49 | Kontemporer | 5.015 views
Orang Tua Jualan Rokok
24 March 2007, 11:17 | Kontemporer | 5.626 views
Kamus Al-Munjid
23 March 2007, 03:57 | Kontemporer | 7.431 views
Khilaf Para Ulama
23 March 2007, 03:28 | Hadits | 8.060 views
Arti dan Kedudukan Hadist Shahih terhadap AlQuran
23 March 2007, 02:37 | Hadits | 6.721 views
Ibnu Hajar dan Imam Nawawi Vs Bin Baz Tentang Hukum Isbal
22 March 2007, 14:42 | Hadits | 17.502 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,363,089 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img