Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bingung Pembagian Warisan | rumahfiqih.com

Bingung Pembagian Warisan

Wed 18 April 2007 02:15 | Mawaris | 5.115 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. Wb.

Begini pak, ayah saya meninggal tahun 2001 meninggalkan isteri, 2 anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Yang perempuan sudah menikah

Pertanyaan saya:

  1. Berapa bagian ibu saya, saya dengar bagian isteri (ibu saya) ada yang menyebutkan 1/6 dan ada yang menyebut 1/8, mana yang benar?
  2. Apakah anak suami dari anak perempuan mendapat bagian?

Terimakasih.

Wassalamu'alaikum wr. Wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahamtullahi wabarakatuh,

Pertanyaan anda sesungguhnya sudah dijawab oleh Al-Quran Al-Kariem. Silahkan anda buka dan cari surat urutan ke-4, yaitu suratAn-Nisa, tepatnya pada ayat kesebelas.

Di sana akan anda dapati firman Allah SWT yang telah dibaca bermilyar manusia sejak zaman nabi Muhammad SAW hingga kini dan tetap akan dibaca sepanjang zaman sampai datangnya hari di mana matahari terbit di ufuk barat.

.Para isteri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para isteri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau sesudah dibayar hutang-hutangmu. (QS. An-Nisa': 12)

Jadi berdasarkan ayat ini, seorang isteri yang ditinggal mati suaminya, punya dua kemungkinan dalam menerima harta warisan.

Kemungkinan pertama, isteri mendapat 1/4 (25%) dari total harta warisan suaminya. Dengan syarat, suami itu tidak punya anak, baik anak dari si isteri tersebut, atau pun anak dari isterinya yang lain kalau ada. Anak yang dimaksud adalah anak suami, bukan anak isteri (misalnya anak bawaan dari suami sebelumnya).

Kemungkinan kedua, isteri mendapat 1/8 (50%) dari total harta warisan suaminya. Dengan syarat, suami itupunya anak, baik anak dari si isteri tersebut, atau pun anak dari isterinya yang lain kalau ada.

Seandainya saat meninggal, suami punya dua atau tiga atau malah mungkin empat orang isteri, maka jatah untuk para isteri itu sama dengan jatah bila jumlah isterinya hanya satu. Maka yang 1/4 atau 1/8 itu harus dibagi sejumlah isteri.

Seandainya ayah anda punya dua orang isteri, maka 1/8 dibagi dua, sehingga masing-masing mendapat 1/16 bagian dari total harta warisan.

2. Sedangkan anak suami dari anak peremuan almarhum, apakah mendapat warisan atau tidak, jawabannya tidak mendapat warisan. Mengapa?

Ada dua alasan. Alasan pertama, posisi anak itu adalah cucu bagi almarhum, dan selama almarhum masih punya anak, maka cucu tidak mendapat warisan.

Alasan kedua, kalau kami tidak salah tangkap dari kalimat anda, cucu itu bukan keturunan langsung dari almarhum, dia bukan anak dari anak perempuan almarhum, melainkan anak dari menantu almarhum. Dan karena itu meski seolah seperti cucu, namun dia bukan keturunan langsung almarhum, maka dia tidak mendapat warisan dari almarhum.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahamtullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bisakah Kita Berbicara dengan Allah
16 April 2007, 23:47 | Aqidah | 6.183 views
Belajar Islam Ikut Jamaah Hijrah
16 April 2007, 22:49 | Aqidah | 6.448 views
Asal Segala Sesuatu Adalah Halal
16 April 2007, 06:09 | Ushul Fiqih | 11.992 views
Haramkah Dapat Pinjaman dari Perusahaan?
13 April 2007, 03:58 | Muamalat | 5.094 views
Lelaki dengan 2 Mantan Isteri
13 April 2007, 02:21 | Mawaris | 5.497 views
Apa Hukumnya Wanita Tidak Khitan
12 April 2007, 00:48 | Wanita | 6.833 views
Bagaimanakah Walimah yang Dicontohkan Nabi
11 April 2007, 04:04 | Nikah | 5.707 views
Benarkah Maulid Nabi Bukan dari Madzhab Syafi'i?
10 April 2007, 05:13 | Kontemporer | 7.546 views
Pulang ke Jakarta, Masihkah Boleh Jama' Qashar?
10 April 2007, 05:01 | Shalat | 5.645 views
Ereksi Saat Shalat
10 April 2007, 02:29 | Shalat | 6.634 views
Ucapan 'amin' dari Mana Asalnya?
9 April 2007, 08:48 | Shalat | 5.765 views
Apakah Kita Harus Mengikuti Mazhab?
4 April 2007, 23:05 | Ushul Fiqih | 6.231 views
Niat Mandi Junub dan Tata Caranya
4 April 2007, 22:09 | Thaharah | 9.410 views
Apakah Kutubussittah Sudah Ditakhrij?
4 April 2007, 02:54 | Hadits | 8.351 views
Sikap Keras kepada Pelaku Bid'ah
3 April 2007, 23:19 | Umum | 6.755 views
Haramkah Lukisan Gambar Nabi SAW
3 April 2007, 05:13 | Kontemporer | 5.013 views
Ulang Tahun Perusahaan, Bid'ahkah?
3 April 2007, 02:28 | Kontemporer | 7.208 views
Rokok: Halal atau Haram?
2 April 2007, 22:47 | Kontemporer | 7.135 views
Kedudukan Orang Non Muslim di Akhirat
2 April 2007, 00:38 | Aqidah | 5.711 views
Tasawuf Vs Ilmu Ghaib
2 April 2007, 00:36 | Aqidah | 8.403 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 37,221,114 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-10-2019
Subuh 04:11 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:49 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img