Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Kartu Langganan Kereta Dipakai Oleh Orang Lain? | rumahfiqih.com

Bolehkah Kartu Langganan Kereta Dipakai Oleh Orang Lain?

Sat 20 October 2007 04:45 | Muamalat | 5.172 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu`alaikum wr. Wb

Ustadz, di Jepang ini kita bisa memiliki kartu langganan kereta untuk satu rute tertentu (misalnya dari rumah ke kampus), untuk jangka waktu satu bulan dan bisa diperpanjang lagi. Di kartu tersebut tercantum nama pemilik. Yang ingin saya tanyakan bolehkah kartu tersebut dipakai oleh orang lain?

Jazakallah khair atas jawaban Ustad.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kami tidak mengatakan anda salah alamat, tetapi pertanyaan seperti ini lebih tepat dijawab oleh perusahaan kereta api yang anda tumpangi. Adakah perusahaan itu mengizinkan kartu berlangganan seorang anggota digunakan oleh orang lain dengan seizin pemilik kartu?

Kalau jawaban dari perusahaan itu boleh, maka silahkan saja. Sebab yang punya hak sudah membolehkannya. Anda boleh meminjamkan kartu berlangganan itu untuk siapa saja yang diizinkan oleh perusahaan kereta api.

Sebaliknya, bila perusahaan itu telah menetapkan bahwa tidak boleh kartu itu digunakan oleh selain pemilik yang namanya tertera di kartu itu, maka tentu saja hukumnya tidak boleh. Sebab yang punya kereta api tidak mengizinkan.

Hukum Islam sangat memperhatikan masalah hak milik, di mana seseorang dilarang mengambil hak milik orang lain tanpa seizin dari pemiliknya. Yang dimaksud dengan pemilik di sini adalah institusi atau jabatan yang memang dipercaya dan mendapat hak untuk mengizinkan, bukan oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Seperti di negeri ini di mana perusahan kereta api di Jabotabek mengaku rugi 6 milyar sehari, padahal kereta itu tidak pernah sepi penumpung, bahkan sampai naik di atap. Tetapi kok setiap hari rugi, bagaimana logikanya?

Logikanya sederhana, banyak penumpang itu bukan berarti banyak yang bayar. Kalau pun bayar, belum tentu bayar secara benar. Sehingga pemasukannya selalu tidak sesuai dengan biaya operasional. Mentalitas seperti ini tidak terjadi di Jepang, sehingga sebaiknya anda pun juga tidak ikut-ikutan membawa budaya tidak Islami dari negeri kita ke Jepang. Cukup negara kita saja yang amburadul managemen perkereta-apiannya, jangan ditularkan ke negara lain.

Bahkan kalau perlu, budaya tertib dan membayar dari negeri lain, kita terapkan di negeri Indonesia tercinta ini. Toh, seseorang tidak akan jatuh miskin dan mati kelaparan hanya karena bayar karcis kereta api.

Maka sebaiknya anda konfirmasi ulang kepada pihak perusahaan kereta api, bolehkah hal itu? Kalau tidak boleh, maka be a good citizen dan be a good moslem.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Memancing Ikan Termasuk Menyiksa Hewan
20 October 2007, 04:44 | Umum | 7.903 views
Korupsi Waktu Sama Berdosanya dengan Korupsi Uang
20 October 2007, 04:43 | Kontemporer | 6.574 views
Masalah Halaqoh dengan Murobbi Lawan Jenis
20 October 2007, 04:42 | Wanita | 5.780 views
Shalat Tepat Waktu atau Setelah Jam Kerja?
20 October 2007, 04:40 | Shalat | 7.429 views
Apakah Syetan dan Malaikat Adalah Petugas Allah?
20 October 2007, 04:38 | Aqidah | 6.004 views
Makan Bersama Keluarga Non-Muslim
20 October 2007, 04:37 | Kuliner | 6.252 views
Menyambut Bulan Suci Ramadhan
20 October 2007, 04:36 | Puasa | 9.258 views
Teh Kombucha, Halal atau Haram?
20 October 2007, 04:34 | Kuliner | 17.166 views
Berhutang untuk Pergi Haji
18 October 2007, 21:12 | Haji | 5.642 views
Keluar dari Kelompok Sesat
18 October 2007, 04:53 | Umum | 4.835 views
Menjadikan Ceramah Sebagai Profesi
17 October 2007, 22:30 | Kontemporer | 6.370 views
Ingin Belajar Ilmu Hisab di Dua Kubu yang Berbeda
17 October 2007, 00:01 | Umum | 4.793 views
Memberi Sedekah kepada Pengemis yang Sehat
16 October 2007, 23:28 | Kontemporer | 7.613 views
Mantan Pacar Berzina, Turut Berdosakah Saya?
15 October 2007, 09:26 | Nikah | 6.219 views
Apa Itu Mazi, Mani, atau...?
15 October 2007, 09:25 | Thaharah | 8.052 views
Bagaimana Hukum Takbiran
14 October 2007, 12:41 | Kontemporer | 8.883 views
Arti Ucapan Selamat Lebaran
13 October 2007, 22:42 | Puasa | 7.427 views
Siapa yang Berwenang Menetapkan 1 Syawal?
12 October 2007, 00:12 | Puasa | 5.426 views
Lebaran Hari Ini Tapi Shalat 'Ied Besok?
11 October 2007, 22:53 | Shalat | 5.128 views
Masbuq Shalat 'Ied, Bagaimana Caranya?
11 October 2007, 22:52 | Shalat | 5.933 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,076,580 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

6-12-2019
Subuh 04:06 | Zhuhur 11:45 | Ashar 15:12 | Maghrib 18:02 | Isya 19:15 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img