Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Waria, Taqdir atau Bukan? | rumahfiqih.com

Waria, Taqdir atau Bukan?

Tue 1 May 2007 02:27 | Kontemporer | 6.174 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalaamu'alaikum wr. Wb.

Pada tanya jawab sebelumnya ada pertanyaan tentang homoseks apakah taqdir atau bukan?

Ustadz menjawab bahwa homoseks bukan taqdir, tetapi pilihan. Bagaimana dengan waria? Terkadang perilaku yang cenderung berbeda dengan keadaan sesungguhnya (laki-laki berperilaku sepwerti wanita), sudah mulai tampak sejak kecil. Dan hal ini sering dipengaruhi oleh pola asuh dari orangtuanya.

Apa sebaiknya yang harus kita sampaikan kepada kaum waria ini untuk kembali sesuai dengan kodrat penciptaannya?

Wassalaamu'alaikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jawaban kami sama saja, baik menjadi homoseks maupun menjadi waria, keduanya adalah pilihan, bukan taqdir. Mungkin memang bukan pilihan pribadi, namun pilihan lingkungan, keluarga dan komunitas di mana seseorang tumbuh.

Allah SWT adalah tuhan yang Maha adil, Dia tidak akan mentakdirkan seseorang lahir dalam keadaan waria, lalu Dia melarang kewariaan. Dia juga tidak akan mentaqdirkan seseorang dilahirkandengan kecenderungan homoseksual atau lesbian, lalu Dia melarang perilaku terlarang itu.

Maka statemen kalangan waria dan barisan pendukungnya bahwa kewariaan adalah urusan taqdir nyata keliru. Sebab tidak ada orang yang lahir dalam keadaan waria. Lingkunganlah yang membentuk seseorang menjadi waria.

Sebagaimana tidak ada orang yang lahir dalam keadaan kafir, tetapi orang tua dan lingkungan yang kemudian membuat anak itu murtad, kafir dan keluar dari keIslamannya.

Jadi yang benar barangkali memang taqdir bahwa seseorang dilahirkan di lingkungan yang mendidiknya menjadi waria. Tetapi kita tidak bisa mengatakan bahwa Allah SWT telah mentaqdirkannya menjadi waria.

Sama saja dengan kasus anak pelacur yang ditumbuhkan di lingkungan prostitusi, apakah Allah SWT telah mentaqdirkan dia menjadi wanita penghibur? Tentu saja tidak, bukan?

Karena tidak ada wanita yang lahir langsung jadi pelacur. Dan kewariaan adalah saudara kembar pelacuran. Lingkungan yang salah dan jahiliyah telah menumbuhkan seseorang menjadi waria. Dan lingkungan seperti ini yang harus dilenyapkan dalam kehidupan masyarakat muslim yang beradab.

Kita harus sepakat bahwa kehidupan homoseksual dan waria adalah sesuatu yang bukan taqdir, oleh karena itu harus dihindari dan dilenyapkan. Tentu bukan memerangi para waria, melainkan melenyapkan pola pikir yang menganggap bahwa kewariaan adalah wajar. Dari situ dulu kita mulai.

Setelah itu kita melangkah kepada penghindaran lingkungan dan pola pendidikan yang keliru dengan cara memberi peluang kepada anak-anak untuk tumbuh dengan pola pikir bahwa menjadi waria itu wajar. Kurikulum ini yang harus tampil dengan tegas, bahwa menjadi waria itu adalah sebuah pilihan keliru yang salah kaprah. Bukan sebuah taqdir.

Maka sejak kecil anak-anak sudah kita tanamkan pemahaman bahwa menjadi waria adalah sebuah kekeliruan, ketidak-normalan dan sebuah peri hidup jahat yang dilaknat oleh Allah dan agama.

Sayangnya, para pembela kebejadan moral pasti tidak akan setuju dengan prinsip sikap ini. Mereka ingin menjadikan masyarakat ini rusak sampai ke akar-akarnya, sehingga menjadi waria itu dianggap wajar dan merupakan taqdir dari Allah SWT. Nauzubillahi min zalik.

Maka sebagai muslim, kita akan diminta pertanggung-jawaban nanti di akhirat tentang masalah ini. Apakah kita sudah memerangi pola kehidupan yang tidak normal itu lewat pesan dan lisan kita? Sudahkah kita nyatakan kebenaran kepada khalayak bahwa hooseksual dan kehidupan waria itu adalah kebatilan?

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Syarat Imam Sholat Berjama'ah
1 May 2007, 02:26 | Shalat | 13.970 views
Orang Tua Lebih Suka Anaknya Pacaran Ketimbang Menikah?
30 April 2007, 01:53 | Nikah | 6.263 views
Petting Termasuk Zina?
30 April 2007, 00:18 | Nikah | 8.824 views
Apakah Ada Batasan Waktu Antara Khitbah dengan Akad?
26 April 2007, 23:52 | Nikah | 7.737 views
Jika Ada Makhluk Lain Selain Manusia
26 April 2007, 00:20 | Kontemporer | 5.617 views
Gambar Wanita Sebagai Iklan
26 April 2007, 00:04 | Wanita | 5.527 views
Kriteria Ulama dan Ilmunya
25 April 2007, 22:56 | Ushul Fiqih | 7.805 views
Madu Asli, Halal atau Haram?
25 April 2007, 10:18 | Kontemporer | 5.451 views
Wanita Hamil Membawa Bungkusan Jimat
25 April 2007, 09:57 | Aqidah | 5.373 views
Isteri Haidh, Bolehkan Anal Seks?
25 April 2007, 09:33 | Nikah | 7.767 views
Pintu-Pintu Surga dan Kuncinya
24 April 2007, 04:04 | Aqidah | 6.674 views
Foto Perkawinan Non-Muslim
23 April 2007, 02:01 | Kontemporer | 5.074 views
Antara Berbekam dan Thaharah
23 April 2007, 01:21 | Thaharah | 5.705 views
Kenapa Air Liur Anjing Najis?
23 April 2007, 00:49 | Thaharah | 6.896 views
Bintang untuk Melempar Setan?
19 April 2007, 22:48 | Quran | 6.216 views
Olahraga di Tempat Umum Bagi Muslimah
19 April 2007, 21:42 | Wanita | 6.016 views
Cara Mendoakan Orang yang Sudah Meninggal
18 April 2007, 22:53 | Aqidah | 56.576 views
Bingung Pembagian Warisan
18 April 2007, 02:15 | Mawaris | 5.250 views
Bisakah Kita Berbicara dengan Allah
16 April 2007, 23:47 | Aqidah | 6.322 views
Belajar Islam Ikut Jamaah Hijrah
16 April 2007, 22:49 | Aqidah | 6.589 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,548,201 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:41 | Ashar 15:05 | Maghrib 17:56 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img