Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Nikah Tanpa Dihadiri Orang Tua Kandung Isteri | rumahfiqih.com

Nikah Tanpa Dihadiri Orang Tua Kandung Isteri

Fri 4 May 2007 03:12 | Nikah | 4.725 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Bpk ustadz yang dirahmati Allah SWT

Saya ingin bartanya tentang sesuatu yang selalu mangganjal dalam hidup sya.

Dulu sewaktu saya menikah, yang menikahkan adalah wali nikah dan disaksikan oleh ayah tiri dari isteri saya., tanpa dihadiri oleh ayah kandung dari isteri saya. Yang ingin saya tanyakan adalh, apakah pernikahan saya tetap sah menurut hukum agama maupun huku pemerintah, dikarenakan ayah kandung isteri saya tidak diketahui keberadaannya.

Terima kasih ustadz

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kehadiran ayah kandung pengantin wanita dalam sebuah akad nikah bukanlah suatu syarat.Asalkan ada orang yang telah ditunjuk untuk menjadi wakil baginya. Dan wakil itu boleh siapa saja. Yang penting telah memenuhi syarat sebagai wali.

Syarat sebagai wali nikah adalah Islam, berakal, baligh, laki-laki dan merdeka. Ditambah satu lagi, yaitu adil. Maka siapa pun orang yang telah memenuhi kriteria itu bisa menjadi wakil wali nikah.

Namun ayah kandung itu harus memberikan mandatnya kepada wakil yang ditunjuknya secara syar'i. Dan orang yang akan menjadi wakil itu tidak boleh begitu saja 'merampas' perwalian dari ayah kandung yang asli.

Bila pemberian wewenang itu telah benar-benar diberikan, maka wakil yang telah ditunjuk itu berhak dan berwenang untuk melaksanakan akad nikah. Sementara ayah kandungnya sendiri tidak wajib hadir dalam akad nikah itu.

Dan di dalam pernikahan itu hanya dibutuhkan 4 orang saja:

  1. Calon suami
  2. Wali dari pihak calon isteri
  3. Saksi pertama (laki-laki)
  4. Saksi kedua (laki-laki)

Selebihnya, mau hadir atau tidak hadir, tidak berpengaruh pada wilayah sah atau tidaknya sebuah akad nikah. Ini hanya dari sisi hukum fiqih.

Adapun dari segi kewajaran dan etika pergaulan, seharusnya semua keluarga itu hadir. Demi untuk memberikan support dan dukungan kepada pasangan baru. Dan juga untuk memberikan doa kepada kedua mempelai.

Wallahu a'lam bishshawa, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Adzan di Kamar Asrama Bukan di Masjid
2 May 2007, 23:13 | Shalat | 5.091 views
Wanita Haid Adalah Najis?
2 May 2007, 23:00 | Thaharah | 5.651 views
Isteri Khulu', Berapa Lama Iddahnya?
2 May 2007, 02:37 | Nikah | 8.425 views
Kakak Wafat Meninggalkan Isteri, Anak Perempuan, Ayah, Ibu dan Saudara
2 May 2007, 01:28 | Mawaris | 5.435 views
Bolehkah Berwudhu di WC?
2 May 2007, 01:23 | Thaharah | 6.679 views
Waria, Taqdir atau Bukan?
1 May 2007, 02:27 | Kontemporer | 6.047 views
Mengaminkan Do'a
1 May 2007, 02:27 | Umum | 9.158 views
Syarat Imam Sholat Berjama'ah
1 May 2007, 02:26 | Shalat | 13.593 views
Orang Tua Lebih Suka Anaknya Pacaran Ketimbang Menikah?
30 April 2007, 01:53 | Nikah | 6.096 views
Petting Termasuk Zina?
30 April 2007, 00:18 | Nikah | 8.453 views
Apakah Ada Batasan Waktu Antara Khitbah dengan Akad?
26 April 2007, 23:52 | Nikah | 7.510 views
Jika Ada Makhluk Lain Selain Manusia
26 April 2007, 00:20 | Kontemporer | 5.496 views
Gambar Wanita Sebagai Iklan
26 April 2007, 00:04 | Wanita | 5.357 views
Kriteria Ulama dan Ilmunya
25 April 2007, 22:56 | Ushul Fiqih | 7.561 views
Madu Asli, Halal atau Haram?
25 April 2007, 10:18 | Kontemporer | 5.309 views
Wanita Hamil Membawa Bungkusan Jimat
25 April 2007, 09:57 | Aqidah | 5.276 views
Isteri Haidh, Bolehkan Anal Seks?
25 April 2007, 09:33 | Nikah | 7.597 views
Pintu-Pintu Surga dan Kuncinya
24 April 2007, 04:04 | Aqidah | 6.429 views
Foto Perkawinan Non-Muslim
23 April 2007, 02:01 | Kontemporer | 4.984 views
Antara Berbekam dan Thaharah
23 April 2007, 01:21 | Thaharah | 5.576 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,356,217 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img