Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Suami Wafat Meninggalkan 1 Isteri, 3 Anak Laki dan 2 Anak Perempuan | rumahfiqih.com

Suami Wafat Meninggalkan 1 Isteri, 3 Anak Laki dan 2 Anak Perempuan

Fri 18 May 2007 21:38 | Mawaris | 5.682 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr Wb.

Tolong di hitungkan pembagian warisan ayah saya, dengan anggota keluarga kami yang masih hidup adalah:
1. 1 (satu ) orang isteri
2. 3 (tiga ) orang anak laki - laki
3. 2 (dua ) orang anak perempuan

Pak ustadz, saya minta jawaban yang sejelas-jelasnya, bagaimanakah pembagian waris yang benar.

Wassalam,

Fitri

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Apabila seorang laki-laki wafat dan meninggalkan seorang isteri, 3 anak laki-laki dan 2 orang anak perempuan, maka pembagian warisannya cukup sederhana.

Kita mulai dari ahli waris yang sudah pasti memiliki bagian tertentu, yang disebut dengan istilah ashhabul furudh. Dalam hal ini yang menjadi ashhabul furudh adalah isteri.Besar nilai bagiannya sudah langsung ditetapkan di dalam Al-Quran.

Ada dua kemungkinan nilai yang akan diterima seorang isteri. Kemungkinan pertama, bila almarhum punya fara' waris. Mereka adalah keturunan yang berhak menerima warisan seperti anak atau cucu, maka isteri menerima 1/8 bagian dari total harta yang dibagi waris. Angka 1/8 ini sama dengan 12, 5% kalau kita desimalkan.

Kemungkinan kedua, bila almarhum tidak punya fara' waris, yaitu keturunan yang berhak menerima warisan. Misalnya tidak punya anak. Maka bagian untuk isteri akan menjadi lebih besar dua kali lipatnya, yang tadinya hanya 1/8 aka bertambah menjadi 1/4. Atau 25% dari semua harta yang dibagi waris.

Nah, dalam kasus yang anda tanyakan, nampaknya isteri hanya mendapat 1/8 saja. Kenapa?

Karena almarhum punya keturunan yang mendapat warisan juga. Yaitu anak-anaknya.

Maka kalau kita anggap harta yang dibagi waris itu adalah 1 (satu) bulatan penuh, kita belah menjadi 8 bagian yang sama besar. Satu dari delapan bagian itu kita serahkan kepada isteri. Sisanya masih ada 7 bagian atau 7/8 bagian atau 87, 5%.

Harta sebesar itu menjadi hak ahli waris ashabah. Mereka adalah ahli waris yang tidak ditetapkan bagiannya secara tertentu, kecuali hanya mendapat sisa pembagian yang didahulukan untuk para ashhabul furudh.

Anak-anak almarhum bila ada yang laki-laki selalu menjadi ashabah. Tetapi bila tidak ada yang laki-laki, hanya perempan saja, kedudukanya bukan ashabah melainkan ashhabul furudh. Kalau perempuan hanya satu-satunya, bagianya adalah 1/2 atau 50% dari total harta yang dibagi waris. Kalau lebih dari satu anak perempuan, maka bagian mereka adalah 2/3 atau 66, 66% dari total harta yang dibagi waris. Tinggal dibagi rata di antara mereka.

Sedangkan anak laki-laki selalu berstatus sebagai ashabah. Dan keberadaan anak laki-laki akan membuat status anak semua anak perempuan akan berubahmenjadi ashabah juga. Hanya bedanya, mereka menerima 1/2 dari yang menjadi hak anak laki-laki.

Karena itu kita tidak membagi sisa warisan itu menjadi 5 bagian sama besar, tetapi kita akan menghitung bahwa seorang anak laki harus mendapat bagian 2 kali lipat lebih besar dari seorang anak perempuan. Bagaimana caranya?

Caranya dengan menganggap tiap satu anak laki-laki itu 2 orang perempuan. Sehingga seolah-oleh jumlah anak itu bukan 3 laki dan 2 perempuan, melainkan 6 perempuan dan 2 perempuan. Jumlahnya jadi 8 bagian. Nanti tiap anak laki-laki mendapat 2 bagian dan tiap anak perempuan mendapat 1 bagian.

Jadi kini kita tinggal membagi 7/8 atau 87, 5% itu menjadi 8 bagian sama besar. Berapa hasilnya?

Hasilnya adalah 7/8 x/18 = 7/64. Sedangkan secara desimal adalah 87, 5%: 8 = 10, 93%. Maka tiap anak laki-laki berhak mendapat 2 kali lipat dari 10, 93%, yaitu sebesar 10.93 x 2= 21, 87%. Sedangkan tiap anak perempuan mendapat 10, 93% saja.

Walhasil, kita bisa buat tabel untuk semua ahli waris sebagai berikut:

Ahli Waris Status Bagian Nilai Hasil
Isteri Ashhabul Furudh 1/8 12, 5% 12, 5%
Anak laki-laki [1] Ashabah 2 x 7/8 x 1/8 2 x 7/64 = 14/64 21, 87%
Anak laki-laki [2] Ashabah 2 x 7/8 x 1/8 2 x 7/64 = 14/64 21, 87%
Anak laki-laki [3] Ashabah 2 x 7/8 x 1/8 2 x 7/64 = 14/64 21, 87%
Anak perempuan [1] Ashabah 7/8 x 1/8 7/64 1093%
Anak perempuan [2] Ashabah 7/8 x 1/8 7/64 1093%

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Ayat yang Sekilas Bertentangan
16 May 2007, 23:41 | Quran | 5.524 views
Al-Fatihah Dalam Shalat
16 May 2007, 23:19 | Shalat | 6.451 views
Nabi Muhammad Buta Huruf
16 May 2007, 03:00 | Quran | 6.197 views
Ritual Pasca Meninggal Dunia
16 May 2007, 02:58 | Umum | 7.754 views
Kuburan di Depan Masjid
14 May 2007, 21:42 | Aqidah | 7.637 views
Ayah Menghibahkan 100% Hartanya kepada Ibu
14 May 2007, 21:05 | Mawaris | 5.352 views
Multi Level Marketing: Antara Halal dan Haram
13 May 2007, 23:18 | Muamalat | 7.066 views
Berapa Nishab Zakat Profesi?
13 May 2007, 22:21 | Zakat | 10.989 views
Al-Quran VS Shahih Muslim Dalam Basmalah
13 May 2007, 22:19 | Quran | 7.037 views
Adakah Kewajiban Bayar Zakat Dua Kali?
11 May 2007, 07:03 | Zakat | 5.130 views
Shalat Tasbih Tidak Ada Dalil Shahihnya, Bid'ahkah?
11 May 2007, 06:48 | Hadits | 6.429 views
Puasa Hari Kelahiran
9 May 2007, 23:46 | Puasa | 9.159 views
Adakah Kaitan Antara Kemiripan Wajah dengan Jodoh?
9 May 2007, 22:55 | Nikah | 6.746 views
KB yang Sesuai dengan Tuntunan Agama
9 May 2007, 02:03 | Kontemporer | 13.039 views
Maghrib Dulu atau Isya Dulu?
8 May 2007, 23:10 | Shalat | 9.626 views
Niat Puasa Dobel Bisakah?
8 May 2007, 00:09 | Puasa | 7.812 views
Apa yang Dimaksud Aqad Ganda Dalam Transaksi?
7 May 2007, 15:37 | Muamalat | 6.604 views
Sekali Lagi Tentang Fenomena Lafadz Allah
7 May 2007, 08:18 | Kontemporer | 5.393 views
Kapan Kita Boleh Melakukan Shalat Jama'?
7 May 2007, 00:09 | Shalat | 9.440 views
Islam: Agama atau Ideologi?
4 May 2007, 20:53 | Umum | 4.625 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,514,351 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

22-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:40 | Ashar 15:04 | Maghrib 17:55 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img