Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Kafirkah Orang Yang Meninggalkan Shalat? | rumahfiqih.com

Kafirkah Orang Yang Meninggalkan Shalat?

Sun 10 February 2013 11:15 | Shalat | 11.046 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu alaikum wr wb

Apa benar orang yang tidak shalat itu kafir? Atau ada syarat tertentu baru bisa dibilang kafir? Bagaimana dengan hadits "batas antara seorang dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat"?

Terima kasih atas jawabannya

Wasalamu'alaikum wr, wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum waamatullahi wabarakatuh,

Para ulama sepakat bahwa seorang muslim yang sudah akil baligh bila meninggalkan shalat dengan mengingkari kewajibannya adalah kafir dan murtad (keluar) dari agama Islam, sehingga halal darahnya. Pihak pemerintah Islam melalui mahkamah syar`iyah berhak memvonis mati orang yang murtad karena mengingkari kewajiban shalat.

Namun bila seseorang tidak shalat karena malas atau lalai, sementara dalam keyakinannya masih ada pendirian bahwa shalat itu adalah ibadah yang wajib dilakukan, maka dia adalah fasik dan pelaku maksiat. Demikian juga vonis kafir tidak bisa dijatuhkan kepada orang meninggalkan shalat karena seseorang baru saja masuk Islam atau karena tidak sampai kepada mereka dakwah Islam yang mengajarkan kewajiban shalat.

Secara duniawi, hukuman seorang muslim yang tidak mau mengerjakan shalat menurut para ulama antara lain:

1. Al-Hanafiyah

Menurut kalangan Al-Hanafiyah, orang muslim yang tidak mau mengerjakan shalat huumannya di dunia ini adalah dipenjara atau dipukul dengan keras hingga keluar darahnya. Hingga dia merasa kapok dan mau mengerjakan shalat. Bila tidak mau juga, maka dibiarkan terus di dalam penjara hingga mati. Namun dia tidak boleh dibunuh kecuali nyata-nyata mengingkari kewajiban shalat. Seperti berkeyakian secara sadar sepenuhnya bahwa di dalam Islam tidak ada perintah shalat.

2. Ulama lainnya

Sedangkan para ulama lainnya mengatakan bahwa bila ada seorang muslim yang malas tidak mau mengerjakan shalat tanpa uzur syar`i, maka dia dituntun untuk bertobat (yustatab) dengan masa waktu tiga hari. Artinya bila selama tiga hari itu dia tidak bertaubat dan kembali menjalankan shalat, maka hala darahnya dan boleh dibunuh.

3. Al-Malikiyah dan Asy-Syafi`iyah

Mereka mengatakan kebolehan untuk dibunuhnya itu karena dasar huduh (hukum dari Allah), bukan karena pelakunya kafir. Sehingga orang itu tidak dianggap sebagai kafir yang keluar dari Islam. Kondisinya sama dengan seorang muslim yang berzina, mencuri, membunuh dan sejenisnya. Mereka ini wajib dihukum hudud meski statusnya tetap muslim. Sehingga jasadnya pun tetap harus dishalatkan dan dikuburkan di pekuburan Islam.

Jumhur ulama sepakat bahwa muslim yang tidak mengerjakan shalat bukan karena jahd (sengaja tidak mengakui kewajiban shalat), tidak dianggap orang kafir. Dasarnya adalah firman Allah SWT:

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.(QS. An-Nisa: 48)

Sedangkan imam Ahmad mengatakan bahwa seorang muslim yang meninggalkan shalat harus dibunuh atas dasar bahwa dirinya telah kafir. Pendapat itu didasrkan pada firman Allah SWT:

Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang. (QS. At-Taubah: 5)

Juga ada dalil dari hadits Rasulullah SAW:

Batas antara seorang dengan kekafiran adalah meninggalkan shalat (HR Jamaah kecuali Bukhari)

Namun pendapat yang rajih (lebih kuat) dalam masalah ini adalah pendapat jumhur ulama yang mengatakan bahwa bila seorang tidak shalat hanya karena alasan malas, lalai atau baru masuk Islam, maka tidak dianggap kafir. Barulah dikatakan kafir kalau dia secara tegas menolak/ tidak menerima adanya kewajiban shalat dalam Islam.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum waamatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Ya Rabbi bil Musthafa, Apa Hukumnya?
10 February 2013, 11:14 | Aqidah | 12.885 views
Berkampanye untuk Meraih Jabatan
8 February 2013, 21:58 | Negara | 6.483 views
Bagaimana Menghadapi Krisis Ulama di Akhir Zaman
8 February 2013, 03:03 | Ushul Fiqih | 9.375 views
Apakah Kitab Barzanji Syirik dan Bidah?
7 February 2013, 07:34 | Aqidah | 56.392 views
Tata Cara dan Bacaan Sujud Sahwi
6 February 2013, 00:16 | Shalat | 67.935 views
Benarkah Menuduh Orang Berzina Dicambuk 80 Kali?
5 February 2013, 01:00 | Jinayat | 21.713 views
Kafirkah Indonesia Tidak Berhukum Dengan Hukum Allah?
4 February 2013, 11:35 | Negara | 11.828 views
Tertangkap Tangan Sedang Berduaan Dengan Wanita di Hotel
3 February 2013, 23:01 | Negara | 13.620 views
Hukuman Buat Orang Yang Mengkonsumsi Khamar
3 February 2013, 14:03 | Jinayat | 13.655 views
Adakah Nikah Jarak Jauh?
3 February 2013, 00:19 | Nikah | 8.405 views
Mau Tobat karena Mencuri dan Memakan Haram, Bagaimana Caranya?
2 February 2013, 11:56 | Umum | 10.469 views
Utang Piutang Dengan Standar Dinar
1 February 2013, 10:10 | Umum | 5.896 views
Apakah Korupsi Dosa Besar?
31 January 2013, 22:51 | Kontemporer | 7.818 views
Bolehkah Umrah dengan Berhutang
30 January 2013, 22:46 | Haji | 15.882 views
Haruskah Menikah Dengan Ikhwan?
30 January 2013, 08:56 | Dakwah | 9.929 views
Mendirikan Televisi Khusus Konsumsi Umat Islam
30 January 2013, 01:07 | Dakwah | 6.814 views
Hukum Main Drama, Teater, Sinetron dan Film
29 January 2013, 00:22 | Umum | 14.124 views
Bingung Baca Terjemah Quran dan Kitab Hadits
28 January 2013, 23:39 | Quran | 12.924 views
Belanja Dengan Cicilan 0 % Termasuk Riba?
28 January 2013, 03:29 | Muamalat | 40.923 views
Jarak Antar Musholla Berdekatan
28 January 2013, 02:30 | Kontemporer | 8.748 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,143,624 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img