Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apakah Faksi Fatah Termasuk Munafikin? | rumahfiqih.com

Apakah Faksi Fatah Termasuk Munafikin?

Mon 23 July 2007 21:25 | Negara | 4.832 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum. Kaifa haluka, Ustad? Semoga Allah senantiasa memberi hidayah kepada antum, Saya mau bertanya:

Apakah faksi Fatah di Palestina dapat digolongkan ke dalam munafikin karena mereka bekerja sama dengan kaum yang memusuhi Islam, Israel dan Amerika?

Sebelumnya, Jazakallahu khoiron atas jawaban antum.

Wassalamu'alaikum

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Rasanya kita tidak boleh untuk mudah menjatuhkan tuduhan munafik kepada sesama saudara muslim. Karena tuduhan munafik ini sulit untuk dibuktikan secara hukum. Berbeda dengan tuduhan kafir yang bisa ditetapkan secara hukum. Itu pun sebenarnya harus lewat lembaga resmi berupa mahkamah syar'iyah yang formal dan punya kekuatan hukum.

Bahkan di zaman Rasulullah SAW, kita tidak menemukan lembaga yang memvonis kemunafikan seseorang. Munafiknya seseorang tidak pernah diumumkan secara formal. Sebaliknya, menjadi rahasia yang ditutup rapat oleh Rasulullah SAW.

Hanya ada satu orang shahabat yang tercatat sebagai orang yang diberikan informasi rahasia ini, yaitu Hudzaifah Ibnul Yaman. Maka beliau dijuluki shahibu sirri rasulillah. Hanya beliau inilah yang diberi informasi oleh Rasulullah SAW tentang siapa saja yang termasuk munafikin.

Kalau di masa Rasulullah SAW, urusan siapa munafik ini sedemikian ketat dijaga, agar tidak terjadi tindakan saling tuduh menafik, maka sekarang ini kita harus lebih hati-hati, untuk tidak dengan mudah mengeluarkan tuduhan munafik kepada sesama umat Islam.

Sebab gelar munafik itu sangat berat bagi pelakunya. Bukankah Allah SWT telah menetapkan bahwa orang-orang munafik itu tempatnya di dalam neraka yang paling bawah?

Sesungguhnya orang-orang munafik itu pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.(QS. An-Nisa': 145)

Maka masih tegakah kita untuk menyebut sesama muslim sebagai munafik? Apakah kita rela saudara kita yang muslim itu kita tempatkan di dasar neraka? Tidak adakah gelar atau sebutan lain yang lebih manusiawi dan elegan untuk mereka?

Meski berbeda pandangan politik, para shahabat di masa lalu yang pernah mengalami perang Jamal dan Shiffin tidak saling menuduh sebagai munafik. Dan demikian juga antara aktifis HAMAS dan FATAH, meski terjadi konflik senjata, namun mereka tidak saling menuduh munafik.

Apa yang terjadi antara keduanya tidak lain adalah sebuah strategi yahudi yang berhasil memecah bangsa Palestina menjadi dua kubu. Dan kejadian ini selalu berulang di setiap negeri yang dijajah, termasuk negeri kita. Dahulu di negeri kita, Belanda berhasil memecah barisan para pejuang. Sehingga sering terjadi konflik horizontal antara sesama anak bangsa.

Kita doakan saja agar para pendukung FATAH sadar apa yang telah dilakukan oleh Yahudi Israel kepada mereka. Lalu berbalik bersama-sama dengan umat Islam mengusir yahudi dari tanah warisan para nabi itu. Amien.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bolehkah Percaya kepada Jin Islam
23 July 2007, 03:07 | Umum | 5.819 views
HAMAS dan Yahudi
19 July 2007, 01:07 | Negara | 5.024 views
Makna Shalat dan Perintahnya Dalam Quran
18 July 2007, 00:25 | Shalat | 5.896 views
Tentang Istihsan dan Pengertiannya
17 July 2007, 04:07 | Ushul Fiqih | 11.103 views
Sumpah Jabatan
16 July 2007, 01:59 | Kontemporer | 5.265 views
Pembagian Harta Sebelum Ayah Meninggal, Bolehkah?
13 July 2007, 02:35 | Mawaris | 5.421 views
Dalil-Dalil Tentang Waktu Shalat
13 July 2007, 02:27 | Shalat | 6.524 views
Hadits Kembali dari Jihad Kecil ke Jihad Besar
11 July 2007, 01:15 | Hadits | 6.185 views
Sutra untuk Laki-Laki
10 July 2007, 06:32 | Kontemporer | 4.657 views
Ternyata Adam Dilahirkan?
10 July 2007, 06:26 | Aqidah | 6.789 views
Khatib Kurang Rukun Khutbah
9 July 2007, 02:16 | Shalat | 6.279 views
Salahkah Menitipkan Anak di Pondok Pesantren?
9 July 2007, 01:09 | Dakwah | 5.216 views
Pemboikotan Produk Amerika dan Israel?
6 July 2007, 01:43 | Kontemporer | 5.825 views
Basmalah Dalam Shalat, Dibaca atau Tidak?
5 July 2007, 01:24 | Shalat | 7.133 views
Hak Waris Isteri
4 July 2007, 01:36 | Mawaris | 5.062 views
Apakah Boleh Nadzar Sesuatu yang Sebenarnya Wajib?
3 July 2007, 02:05 | Umum | 4.695 views
Air Suci Mensucikan dan Air Mutlaq
29 June 2007, 02:43 | Thaharah | 10.260 views
Karakteristik Agama Samawi
28 June 2007, 07:38 | Umum | 7.135 views
Keterkaitan Aqidah dan Syariah
27 June 2007, 04:41 | Ushul Fiqih | 6.090 views
Dakwah Secara Diam-Diam
26 June 2007, 02:19 | Dakwah | 5.437 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 34,487,338 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-6-2018 :
Subuh 04:39 | Zhuhur 11:56 | Ashar 15:18 | Maghrib 17:51 | Isya 19:04 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img