Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Dana Yatim Dikelola untuk Usaha | rumahfiqih.com

Dana Yatim Dikelola untuk Usaha

Thu 23 August 2007 03:02 | Zakat | 5.727 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Ustadz, bolehkah dana santunan yatim sebagiannya dikelolakan untuk usaha yang hasilnya tetap kita salurkan kepada anak yatim, sebab jika hanya diberikan begitu saja untuk menyantuni anak yatim manfaatnya kurang dirasakan. jika keadaannya terus menerus seperti itu dikhawatirkan punya ketergantungan pada belas kasihan orang saja.

Jika diperbolehkan, apakah diperkenankan juga mengambil operasional usaha itu dari dana yatim, seperti menggaji pegawainya dan sebagainya?

Demikian, Jazakumullah atas jawabannya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mengelola dana anak yatim adalah suatu amal yang mulia, karena dengan cara demiian, anak yatim akan mendapatkan jaminan sosial yang baik. Apalagi bila dikelola secara profesional.

Namun sebagai pengelola, ada baiknya bila kepada para dermawan yang telah menyisihkan uangnya, Anda membuat semacam proposal pola managemen yang anda inginkan, termasuk pengelolaan dana itu dengan baik, lalu anda presentasi di hadapan mereka. Ini kunci dari jawaban Anda.

Dengan keterbukaan ini, diharapkan anda mendapatkan kepercayaan yang lebih dari mereka. Karena mereka merasa aman dan yakin kalau dana mereka akan bertambah manfaatnya.

Dan tidak mengapa bila dalam proposal pengelolaan dana yatim untuk usaha itu, anda sertakan juga pengeluaran-pengeluaran yang logis dan masuk akal, seperti belanja kantor, gaji pegawai dan seterusnya. Asalkan RAB-nya logis dan masuk akal serta wajar, pasti para penyandang dana itu akan semakin percaya.

Al-quran telah menghalalkan kita memakan harta anak yatim, namun dengan syarat bahwa semua itu justru demi kepentingan anak yatim itu sendiri. Dan tentunya dengan besaran yang wajar.

Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. (QS. Al-An'am: 152)

Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya. (QS. Al-Isra': 34)

Apalagi bila laporan rutin dan auditable dari anda tidak pernah absen, mereka insya Allah akan semakin bersemangat dan tentunya berterima kasih kepada anda. Bahkan mungkin saja bisa menjadi proyek percontohan buat daerah lain.

Jadi pada intinya, dana anak yaitm itu boleh saja digunakan untuk jenis usaha yang akan memberikan keuntungan berlipat kepada anak yatim. Asalkan dengan syarat:

1. Atas seizin dan sepengetahuan para donatur, bila uangnya bersumber dari para donatur. Dan Anda memang telah mendapatkan kepercayaan dari mereka.

2. Dibuatkan RAB dan cashflow yang masuk akal, murni, visible dan wajar.

3. Anda adalah orang yang cakap dalam berbisnis serta siap mengganti bila ada resiko kerugian.

4. Selalu memberikan laporan dan audit kepada para donatur serta jauhisikap berlaku curang atau tidak jujur. Karena sekali harta anak yatim termakan oleh anda di luar hak anda, maka kesialan akan menimpa anda.

Demiikian semoga hal itu tidak menyurutkan semangat anda, sebaliknya malah akan membuat anda semakin tertantang untuk membela hak anak yatim.

Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hak Waris Anak Angkat
23 August 2007, 03:00 | Mawaris | 7.568 views
Penyaluran Zakat untuk Renovasi Rumah
21 August 2007, 23:38 | Zakat | 5.085 views
Benarkah Isteri Termasuk Bukan Mahram?
21 August 2007, 22:53 | Nikah | 6.803 views
Perintah Sujud Buat Malaikat, Kenapa Iblis yang Dihukum?
21 August 2007, 22:49 | Aqidah | 8.624 views
Hadits Mencari Ilmu di Waktu Kecil
20 August 2007, 22:43 | Hadits | 5.884 views
Dalil Tentang Shalat Shubuh Berjamaah
20 August 2007, 22:41 | Shalat | 6.014 views
Mengapa Syariat Sulit Ditegakkan?
20 August 2007, 00:05 | Negara | 5.121 views
Tentang Larangan Kencing Berdiri
20 August 2007, 00:03 | Thaharah | 7.023 views
Dasar Rujukan Adanya 25 Orang Nabi
20 August 2007, 00:01 | Aqidah | 7.588 views
Jamaah Tabligh Pakai Hadits Dhaif?
16 August 2007, 03:34 | Dakwah | 8.142 views
Pengajian Tarbiyah Vs Pengajian Habaib
16 August 2007, 03:34 | Kontemporer | 9.542 views
Hadits "Islam yang Asing" Vs "Yahudi Dikalahkan"
15 August 2007, 04:08 | Hadits | 6.313 views
Pelatihan Mawaris
14 August 2007, 04:44 | Mawaris | 5.269 views
Fenomena PKS & Kemiripannya dengan Ikhwanul Muslimun
12 August 2007, 22:59 | Negara | 6.804 views
Menyentuh Wanita Setelah Wudhu
10 August 2007, 02:43 | Thaharah | 6.942 views
Kehidupan Seks Pelaut dan Musafir
7 August 2007, 09:40 | Umum | 10.071 views
Perbedaan Islam Suni dan Islam Syi'ah
7 August 2007, 04:25 | Aqidah | 9.697 views
Situs Penghinaan terhadap Islam
1 August 2007, 08:48 | Umum | 4.684 views
Menikah di Waktu yang Berdekatan dengan Meninggalnya Orang Tua
1 August 2007, 08:00 | Nikah | 5.116 views
Apakah Termasuk yang Mengurangi Timbangan?
1 August 2007, 07:44 | Hadits | 5.409 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 37,150,749 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

20-10-2019
Subuh 04:12 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:48 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img