Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Sepi Saat Shalat Tarawih | rumahfiqih.com

Sepi Saat Shalat Tarawih

Thu 6 September 2007 02:56 | Shalat | 5.344 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ustad Sarwat, hal-hal yang biasa terjadi di tempat tinggal saya saat bulan Ramadhan adalah sepinya orang sholat tarawih.

Setelah saya usut ternyata yang menyebabkan itu adalah adanya "putusan" dari ustad yang mengajar bahwa haram hukumnya orang melakukan shalat sunat (termasuk tarawih) jika selama ini masih punya "utang" shalat wajib. Dalam arti masih meninggalkan shalat wajib dan harus "dilunasi" dulu baru bisa mengerjakan shalat sunat yang lain, termasuk shalat terawih.

Jazakumullah Khair

Le'Miun

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Mungkin ada logika yang bisa diterima dari apa yang disampaikan oleh ustadz yang anda ceritakan itu. Tetapi nampaknya, logika itu tidak selamanya bisa diterapkan dalam segala situasi.

Barangkali ustadz kita itu benar ketika berlogika bahwa amal-amal wajib harus didahulukan sebelum mengerjakan amal-amal sunnah. Kalau kita terapkan dengan contoh yang tepat, mungkin logika itu ada benarnya.

Misalnya kita harus mendahulukan zakat yang hukumnya wajib ketimbangmenyembelih kambing aqiqahyang hukumnya sunnah. Demikian juga kita wajib mendahulukan shalat wajib dari pada shalat sunnah, bila waktunya bersamaan.

Akan tetapi logika di atas tidak tepat rasanya bila diterapkan dalam kasus shalat tarawih. Bagaimana mungkin shalat tarawih menjadi haram dikerjakan apabila mengqadha' shalat yang hukumnya wajib belum dikerjakan?

Barangkali kalau jangan shalat tarawih kalau belum shalat Isya', mungkin logika itu masih bisa dipakai. Akan tetapi kalau jangan shalat tarawih kalau belum mengqadha' shalat-halat yang belum diqadha' di masa yang lampau, logika itu menjadi terlalu dipaksakan.

Dan logika itu akan tambah tidak masuk akal kalau diteruskan. Dengan logika itu berarti semua jenis shalat sunnah pun tidak boleh dilakukan. Apakah shalat tahiyat masjid, shalat sunnah rawatib qabliyah ba'diyah, shalat dhuha, shalat 'Iedul Fithr dan 'Iedul Adha jugamenjadi tidak boleh selama seseorang belum mengqadha' semua shalatnya?

Logika Qadha' Ramadhan

Kalau kita meminjam logika yang dikembangkan para ulama tentang masa pelaksanaan qadha' Ramadhan, maka keadaannya akan menjadi lebih jelas. Para ulama mengatakan bahkan orang yang karena udzur tertentu dibolehkan tidak puasa, mereka diberi kesempatan untuk mengqadha'nya hingga bertemu lagi dengan bulan Ramadhan tahun depan.

Artinya, masa untuk melakukan qadha' Ramadhan itu terbentang jauh di sebelas bulan setelah Ramadhan. Selama rentang waktu itu, silahkan saja untuk membayar hutang puasa. Dan sama sekali tidak ada halangan seandainya puasa qadha' belum dibayarkan, namun seseorang memilih untuk berpuasa sunnah di luar qadha'. Seperti niat puasa sunnah 6 hari bulan Syawwal, atau puasa Senin dan Kamis.

Meski pun memang yang lebih utama dikerjakan adalah membayar qadha'nya terlebih dahulu. Akan tetapi yang perlu digaris-bawahi, tidak ada keharaman untuk berpuasa sunnah meski masih punya hutang puasa Ramadhan.

Sehingga juga tidak ada larangan untuk melakukan shalat tarawih, meski seseorang merasa belum melakukan qadha' shalat yang pernah ditinggalkannya.

Lalu seandainya memang kita setuju dengan logika pak ustadz tersebut, yang jadi pertanyaan adalah mengapa tidak disegerakan saja qadha' shalat sebelum masuk bulan Ramadhan? Kenapa harus menunggu sampai masuknya bulan Ramadhan lalu malam-malamnya disia-siakan dengan tidak melakukan shalat tarawih? Ini perlu dijawab terlebih dahulu tentunya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Tadarus Al-Quran
5 September 2007, 01:09 | Quran | 13.102 views
Menyelenggarakan Walimah Harus Pakai Hijab?
4 September 2007, 23:57 | Nikah | 5.219 views
Niat Puasa Harus Tiap Malam atau di Awal Ramadhan Saja?
4 September 2007, 23:34 | Puasa | 6.261 views
Haruskah Mengganti Sholat yang Kita Tinggalkan?
4 September 2007, 11:13 | Shalat | 6.029 views
Memakai Batu Akik Sebagai Cincin?
3 September 2007, 01:49 | Umum | 7.631 views
Pemikiran Tentang Pembangunan Masjid
3 September 2007, 01:22 | Umum | 5.448 views
Apakah Harus Sholat Zhuhur Setelah Sholat Jumat?
31 August 2007, 02:04 | Shalat | 9.703 views
Berapa Bagian Isteri yang Tidak Punya Anak
31 August 2007, 02:04 | Mawaris | 5.208 views
Benarkah Nabi Isa Punya Ayah?
30 August 2007, 02:39 | Aqidah | 6.332 views
Qiyamullail Setelah Tarawih
30 August 2007, 01:23 | Shalat | 6.466 views
Jasad Para Nabi Apakah Masih Utuh?
29 August 2007, 03:18 | Aqidah | 7.484 views
Wanita Hamil dan Menyusui Membayar Puasa atau Fidyah?
29 August 2007, 01:06 | Puasa | 11.621 views
Apakah Membuat Komik Haram?
27 August 2007, 23:55 | Kontemporer | 9.924 views
Hadits Haramnya Bermusuhan Lebih dari Tiga Hari
27 August 2007, 22:27 | Hadits | 6.244 views
Apakah Harus Minta Ijin Orang Tua untuk Masuk Islam?
24 August 2007, 02:46 | Nikah | 5.351 views
Hukum Sholat Berjamaah
23 August 2007, 23:35 | Shalat | 15.466 views
Sholat Tarawih: 11 atau 23 Rakaat?
23 August 2007, 03:59 | Shalat | 11.661 views
Dana Yatim Dikelola untuk Usaha
23 August 2007, 03:02 | Zakat | 5.718 views
Hak Waris Anak Angkat
23 August 2007, 03:00 | Mawaris | 7.558 views
Penyaluran Zakat untuk Renovasi Rumah
21 August 2007, 23:38 | Zakat | 5.082 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 37,079,988 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-10-2019
Subuh 04:13 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:48 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img