Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Doa Qunut Dalam Witir di Pertengahan Ramadhan | rumahfiqih.com

Doa Qunut Dalam Witir di Pertengahan Ramadhan

Sun 30 September 2007 06:17 | Shalat | 13.351 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum, wr. Wb

Ustadz saya mau tanya tentang hukum membaca do'a qunut di dalam dalam shalat witir dipertengahan bulan Ramadhan, mulai tgl 16 ke atas. Apakah ada dasar hukumnya? Karena banyak sekali masjid-masjid yang saya jumpai melaksanakan hal tersebut.

Jazakallah

Wassalamu'alaikum, wr. Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Doa qunut yang dilakukan pada rakaat terakhir shalat witir adalah sunnah Rasulullah SAW. Dan dilakukan mulai malam ke-16 hingga akhir bulan Ramadhan.

Dalilnya adalah hadits berikut ini:

Dari Ubai bin Ka`ab radliyallahu `anhu berkata bahwa Rasulullah SAW melakukan qunut pada rakaat witir dan meletakkannya sebelum ruku`.”(HR Ibnu Abi Syaibah 12/41/1, Abu Dawud, An-Nasa’i di dalam Sunan Al-Kubra 218/1-2, Ahmad, At-Thabrani, Al-Baihaqi dan Ibnu Asakir dengan sanad yang shahih)

Bahkan sebagian ulama mengatakan bahwa qunut pada shalat witir disyariatkan bukan hanya pada bulan Ramadhan tetapi jugadi luar bulan Ramadhan.

Diriwayatkan oleh imam Ahmad dari hadits Hasan bin Ali berkata: Rasulullah mengajariku kata-kata (doa) yang aku ucapkan pada waktu salat witir:

Allahummah dina fiman hadaita, wa a’fina fiiman aafaita….

Imam Tirmidzi mengatakan: hadits ini derajatnya hasan. Imam Nawawi mengatakan: hadits ini sanadnya sahih.

Imam Ahmad berkata bahwa qunut pada shalat witir adalah madzhab Ibnu Mas’ud, Abu Musa, Ibnu Abas, al-Bara’, Anas bin Malik, Hasan al-Bashri, Umar bin Abdul Aziz, Tsauri dan Ibnu Mubarak, Madzhab Hanafiyah.

Lafadz Qunut

Adapun lafadz doa qunut, kita telah diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika beliau mengajarkannya kepada cucunda beliau Hasan bin Ali.

Ya Allah berilah aku hidayah, termasuk pada orang yang Engkau beri hidayah, dan berilah aku keselamatan, dan orang yang Engkau anugrahi keselamatan dan perbaikilah urusanku, termasuk dalam orang yang Engkau perbaiki urusannya, dan berkahilah aku pada apa yang Engkau anugerahkan kepadaku, dan hindarkan aku dari kejahatan apa yang Engkau putuskan, sungguh Engkaulah yang memutuskan dan bukan diputuskan, dan sungguh tidak akan hina orang yang Engkau tolong serta tidak akan mulia orang yang memusuhi-Mu, Maha Berkah Engkau dan Maha Tinggi, tiada tempat berlindung dari-Mu kecuali kepada diri-Mu. (Riwayat Abu Dawud, Nasai dan yang lainnya dengan sanad yang shahih. lihat “Sifat Shalat Nabi” hal: 95-96 cet. ke-7).

Dan tidak mengapa melakukan qunut setelah ruku', juga menambah melaknati orang-orang kafir, dan bersholawat kepada Nabi SAW serta mendoakan kaum muslimin pada pertengahan kedua dari bulan Ramadhan, karena hal itu telah dilakukan di masa Umar radhiyallahu ‘anhu. Dantelah tersebut pada hadist Abdurrahman bin Abdul Qari’: Dan mereka melaknati orang-orang kafir pada pertengahan Ramadhan”:

Ya Allah! Perangilah orang-orang kafir yang menghalangi dari jalan-Mu dan mendustakan para Rasul-Mu dan tidak beriman dengan janji-Mu. Cerai beraikan persatuan mereka, lemparkan rasa takut pada hati mereka, dan lemparkan adzab-Mu atas mereka wahai Illah yang haq.”

Kemudian dalam rangkaian doa qunut itu dilanjutkan dengan membaca shalawat kepada Nabi SAW dan berdoa untuk kaum muslimin semampunya dari kebaikan, lalu mintakan ampun untuk mereka.

Setelah selesai melaknati orang-orang kafir dan bersholawat kepada Nabi SAW, maka diteruskan dengan membaca:

Ya Allah! Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya untuk-Mu kami shalat dan sujud. Hanya kepada-Mu kami menuju dan menyegerakan langkah kami Kami mengharap rahmat-Mu wahai Tuhan kami dan kami takut adzab-Mu yang sangat. Sesungguhnya adzab-Mu akan mengenai orang yang memusuhi-Mu.”

Kemudian bertakbir dan menuju sujud. (Riwayat Ibnu Khuzaimah dalam kitab “Shahihnya” (2/155-156/1100)).

Wallahu a'lam bishshawab, Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apakah Boleh Tunangan?
27 September 2007, 23:23 | Nikah | 7.308 views
Menyesal Berbuat Zina
27 September 2007, 02:37 | Jinayat | 6.426 views
Bolehkah Menikah di Bulan Ramadhan?
27 September 2007, 01:15 | Nikah | 5.823 views
Lebaran Ikut Pemerintah?
26 September 2007, 06:12 | Puasa | 5.430 views
Bagaimana Menggantikan Puasa Bagi Orang yang Tidak Sanggup Berpuasa
26 September 2007, 02:06 | Puasa | 6.583 views
Bukankah Makan Sahur Sudah Berarti Niat?
24 September 2007, 23:09 | Puasa | 6.868 views
Adakah Perintah dari Rasulullah Tentang Sholat Malam Berjama'ah?
24 September 2007, 03:35 | Shalat | 6.153 views
Membatalkan Puasa untuk Berjima'
23 September 2007, 06:40 | Puasa | 8.698 views
Mengapa Fatimah Tidak Pernah Meriwayatkan Hadits?
21 September 2007, 03:29 | Hadits | 6.656 views
Suntik dan Obat Tetes Mata Saat Puasa
21 September 2007, 01:39 | Puasa | 20.816 views
Euthanasia Menurut Hukum Islam
19 September 2007, 22:45 | Kontemporer | 6.652 views
Hukum Membaca Al-Qur'an Tanpa Tahu Artinya
18 September 2007, 02:21 | Quran | 7.465 views
Wudhu
17 September 2007, 04:02 | Thaharah | 8.180 views
Hukum Menuruti Wasiat Tentang Pernikahan
16 September 2007, 09:30 | Nikah | 4.780 views
Berbuka dengan Daging dan Darah Bayi Palestina?
15 September 2007, 23:36 | Kontemporer | 5.543 views
Tidak Puasa Ramadhan Tetapi Menjalankan Sholat Tarawih, Apa Hukumnya?
13 September 2007, 23:16 | Puasa | 5.641 views
Tadarrus Menggunakan Pengeras Suara
13 September 2007, 22:30 | Quran | 6.610 views
Puasa Masih Ada Sisa Makanan di Mulut, Batalkah?
13 September 2007, 01:48 | Puasa | 6.901 views
Benarkah Hadits Ramadhan Awalnya Rahmat Adalah Hadits Dhaif?
13 September 2007, 01:31 | Hadits | 5.893 views
Niat Puasa untuk Sebulan Penuh
12 September 2007, 02:32 | Puasa | 11.228 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,143,630 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img