Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Puasa Pada Saat Ada yang Berlebaran Duluan | rumahfiqih.com

Puasa Pada Saat Ada yang Berlebaran Duluan

Wed 10 October 2007 02:32 | Puasa | 5.673 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr wb

Saya mau tanya semoga Pak Ustad berkenan menjawab pertanyaan yang mengganjal pikiran saya selama ini:

Benarkah haram hukumnya kalau kita tetap berpuasa ramadhan pada hari di mana ada satu kaum atau suatu negara telah menjalankan sholat ied duluan, seperti Muhammadiyah lebih awal dibanding pemerintah?

Terima kasih sebelumnyanya pak ustad,

wassalamualaikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Bagi yang bertaqlid kepada mujtahid bahwa lebaran jatuh pada hari Jumat, maka dia wajib konsekuen bahwa hari itu adalah tanggal 1 Syawwal, sehingga haram baginya untuk melakukan puasa.

Namun bagi yang bertaqlid kepada mujtahid bahwa lebaran jatuh pada hari Sabtu, maka dia juga harus konsekuen bahwa hari Jumat itu masih tanggal 30 Ramadhan. Dan haram bagi untuk tidak puasa di dalam bulan Ramadhan yang diyakininya.

Haramnya berpuasa di hari raya sama dengan haramnya tidak puasa secara sengaja di bulan Ramadhan. Tinggal pilih saja, mau taqlid dengan hasil ijtihad yang mana?

Tanpa harus menyalahkan hasil ijtihadnya kelompok yang menyatakan 1 Syawal 1428H jatuh pada hari Jum'at, 12 Oktober 2007, bila seseorang mau bertaqlid kepada hasil ketetapan pemerintah yang sah, maka dia harus konsekuen untuk tetap puasa di hari Jumat. Karena dalam keyakinannya, hari Jumat itu masih termasuk bulan Ramadhan.

Dan bagi seorang muslim, berpuasa di bulan Ramadhan itu hukumnya wajib. Bila ditinggalkan secara sengaja, maka hukumnya selain dosa besar juga belum tentu diterima Allah SWT ketika mengqadha'nya. Sebagimana hadits berikut ini:

Siapa yang membatalkan puasa 1 hari di bulan Ramadhan tanpa rukhshah (keringanan) atau sakit, tidak akan tergantikan walaupun dengan puasa selamanya, meski dia berpuasa. (HR Tirmizy, Abu Daud, Ibnu Majah, An-Nasai)

Adapun ada orang lain yang telah meyakini bahwa hari Jumat sudah lebaran, tidak ada pengaruhnya dan tidak menjadi sebab harus tidak puasa. Sebab mereka yang lebaran hari Juamt telah bertaqlid kepada ulama mereka. Sedangkan yang berlebaran di hari Sabtu, bertaqlid kepada ulama yang lain lagi. Masing-masing silahkan menjalankan ibadah sesuai dengan hasil ijtihad yang diyakininya.

Adapun dalil "Berpuasalah kamu bersama orang yang puasa dan berbukalah kamu bersama orang yang berbuka", tidak menjadi dalil atas keharusan tidak puasa di hari Jumat bagi yang meyakini lebaran jatuh di hari Sabtu.

Mengapa?

Karena dalil di atas tidak berlaku bila hanya ada sebagian orang yang sudah berbuka duluan, tetapi berlaku bila yang melakukannya mayoritas muslim bersama dengan pemerintahnya.

Nanti bagaimana kalau misalnya hari Rabu sudah ada yang berijtihad sudah lebaran, apakah umat Islam se-Indonesia harus tidak puasa sejak hari Rabu, Kamis dan Jumat? Berarti mereka secara sengaja tidak puasa di hari-hari Ramadhan. Bayangkan betapa besar dosanya.

Dalil di atas sebenarnya justru berlaku sebalinya dari apa yang disalah-pahami, bahwa seharusnya setiap muslim mengikuti ijtihad mayoritas muslimin dan pemerintahnya. Bukan sebaliknya, yang mayoritas harus ikut kepada yang minoritas.

Tetapi sekali lagi, urusan lebaran jatuh pada hari apa, adalah masalah ijtihadiyah dan khilafiyah. Mereka yang ijtihadnya benar, akan dapat 2 pahala dan yang salah tidak akan berdosa. Bahkan tetap akan dapat pahala meski cuma satu pahalanya saja. Yah, lumayan dari pada tidak sama sekali.

Sedangkan mereka yang bertaqlid karena memang bukan ahli ijtihad, tapi berakhlaq kurang terpuji, misalnya memaki-maki sambil mencela dan berkata kasar kepada saudaranya yang mungkin kebetulan tidak sama pilihan taqlidnya, itulah yang berdosa.

Semoga Allah SWT menjaga hati dan lisan kita dari bahaya saling melecehkan sesama hamba-Nya, Amien.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Bayar Zakat Fithr Selain Beras
10 October 2007, 00:27 | Zakat | 6.736 views
Rukun Khutbah Shalat Iedul Fitri
9 October 2007, 23:07 | Shalat | 7.605 views
Geser Posisi Shalat Sunnah
7 October 2007, 08:23 | Shalat | 6.323 views
Itikaf Terkendala Oleh Jam Kerja, Adakah Solusinya?
7 October 2007, 08:23 | Puasa | 6.174 views
Memakai Jilbab Wajib atau Tidak?
6 October 2007, 07:50 | Quran | 8.381 views
Peringatan 40 Hari Kematian, Perlukah?
6 October 2007, 07:06 | Umum | 7.368 views
Kapan Al-Qur'an Diturunkan?
3 October 2007, 22:39 | Quran | 8.484 views
Apa Saja yang Dilakukan Saat I'tikaf?
3 October 2007, 22:36 | Puasa | 6.267 views
Awal Syawal 1428 H
3 October 2007, 04:07 | Negara | 4.632 views
Lagi Tentang Hukum Waris
3 October 2007, 03:37 | Mawaris | 5.351 views
Apa Wajib Zakat Jika Hampir Seluruh Penghasilan untuk Bayar Hutang
2 October 2007, 01:57 | Zakat | 6.319 views
Pahala Ramadhan Menggantung Karena Belum Zakat?
30 September 2007, 22:58 | Zakat | 6.513 views
Bolehkah Wanita Membaca Alqur
30 September 2007, 22:52 | Wanita | 9.383 views
Doa Qunut Dalam Witir di Pertengahan Ramadhan
30 September 2007, 06:17 | Shalat | 13.731 views
Apakah Boleh Tunangan?
27 September 2007, 23:23 | Nikah | 8.441 views
Menyesal Berbuat Zina
27 September 2007, 02:37 | Jinayat | 6.851 views
Bolehkah Menikah di Bulan Ramadhan?
27 September 2007, 01:15 | Nikah | 6.045 views
Lebaran Ikut Pemerintah?
26 September 2007, 06:12 | Puasa | 5.595 views
Bagaimana Menggantikan Puasa Bagi Orang yang Tidak Sanggup Berpuasa
26 September 2007, 02:06 | Puasa | 6.903 views
Bukankah Makan Sahur Sudah Berarti Niat?
24 September 2007, 23:09 | Puasa | 7.142 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,077,472 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

6-12-2019
Subuh 04:06 | Zhuhur 11:45 | Ashar 15:12 | Maghrib 18:02 | Isya 19:15 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img