Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mengapa Allah Tidak Menjadikan Syetan Taat Kepadanya? | rumahfiqih.com

Mengapa Allah Tidak Menjadikan Syetan Taat Kepadanya?

Wed 14 November 2007 05:32 | Aqidah | 6.062 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Pak Ustadz, mengapa Allah tidak menjadikan Syetan taat kepadanya pada saat ia membangkang perintahnya?

Apakah Allah membiarkan itu terjadi?

Membiarkan syetan menggoda manusia untuk masuk neraka?

Apakah jika kita masuk Neraka/Syurga itu sudah menjadi ketentuan Allah sejak awal?

Terimakasih pak Ustadz

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Menciptakan makhluk bagi Allah SWT adalah hal yang mudah. Baik makhluk itu didesain jadi makhluk taat atau ingkar, keduanya sama mudahnya.

Dan mematikan makhluk pun juga mudah bagi Allah, termasuk mematikan syetan yang dijadikan Allah sebagai makhluk pembangkang.

Tapi lepas dari masalah kemudahan bagi Allah SWT untuk menciptakan makhluk dengan berbagai karakternya, kita harus tahu bahwa Allah SWT Maha Berkehendak. Dan Dia tidak perlu ditanya-tanyai tentang kenapa menciptakan yang begini atau yang begitu.

Semua itu adalah bagian dari skenario Allah SWT dalam drama kehidupan manusia di muka bumi. Allah SWT selain menciptakan Iblis, juga menciptakan makhluk yang menjadi pemangsa bagi makhluk lainnya. Kalau dilihat dari kaca mata hewan yang dimangsa, maka hewan pemangsa itu adalah hewan yang zhalim.

Tetapi kita tidak pernah mengatakan bahwa singa, macan atau harimau sebagai makhluh yang membangkang atau mungkar. Sebab kebuasan hewan-hewan itu sebenarnya atas kehendak Allah juga.

Maka ketika Allah SWT menciptakan Iblis yang kerjanya membangkang, sama sekali tidak menunjukkan Allah lemah. Tetapi sebaliknya, justru menunjukkan bahwa Allah SWT SANGAT BERKUASA. Segala sesuatu terpulang kepada-Nya dan Dia bukanlah pihak yang perlu ditanya atas kehendaknya.

Berbeda dengan kita manusia, yang harus mempertanggung-jawabkan semua tindakan kita. Kita adalah makhluk yang akan ditanya, kenapa melakukan ini dan itu. Tetapi Allah SWT bukan pihak yang boleh ditanya atas apa yang dilakukannya.

Sebab Dia adalah Tuhan. Dan berkehendak apapun, itu adalah hak preogratif Tuhan.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hubungan dengan Peristiwa Bom Bali
14 November 2007, 05:22 | Umum | 4.442 views
Peristiwa Serangan Gedung WTC Dilakukan Mujahidin atau Bush?
13 November 2007, 00:53 | Umum | 4.758 views
Siapakah Haba'ib atau Habib Itu?
12 November 2007, 00:06 | Umum | 10.635 views
Apakah Membagi Ilmu Islam Menjadi Usul dan Furu, Bid'ah?
11 November 2007, 22:28 | Ushul Fiqih | 5.263 views
Mengapa Indonesia Memusuhi Israel Tapi Berteman dengan Komunis?
11 November 2007, 00:44 | Negara | 5.692 views
Apakah Wali Songo Termasuk Generasi Salafussaleh?
9 November 2007, 00:56 | Umum | 8.392 views
Sepupu, Antara Wali Nikah dan Bukan Mahram?
8 November 2007, 22:24 | Nikah | 5.942 views
10 Kriteria Aliran Sesat
8 November 2007, 00:55 | Aqidah | 5.624 views
Bolehkah Ayat Alqur'an Dijadikan Ringtone?
8 November 2007, 00:55 | Quran | 5.006 views
Bertanya Lagi Tentang Hak Waris Ibu
6 November 2007, 22:59 | Mawaris | 4.744 views
Apakah Tabungan Perlu Dikeluarkan Zakatnya?
6 November 2007, 22:19 | Zakat | 5.956 views
Hadits Tidak Boleh Menikahi Sepupu, Shahihkah?
6 November 2007, 22:11 | Hadits | 5.258 views
Aliran Aliran Sesat di Indonesia
6 November 2007, 09:07 | Aqidah | 8.277 views
Mengapa Palestina Kelihatan Lemah?
6 November 2007, 01:19 | Negara | 7.226 views
Tawar Menawar Kewajiban Shalat 5 Waktu
5 November 2007, 00:12 | Hadits | 5.535 views
Iklan Berwisata ke Israel, Bolehkah?
4 November 2007, 22:19 | Negara | 4.483 views
Jumlah Ayat Quran Bukan 6666 Ayat?
4 November 2007, 02:19 | Quran | 6.257 views
Melangkahi Kakak Perempuan Menikah
2 November 2007, 21:23 | Nikah | 14.239 views
Tentang Shalat Qobliyah Jumat
2 November 2007, 00:42 | Shalat | 7.571 views
Menukil Hadist Nabi Tanpa Perawi
1 November 2007, 22:02 | Hadits | 4.891 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,876,637 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img