Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Kuburan Ditembok Seperti Makam Abu Ayyub Al-Anshari, Bolehkah? | rumahfiqih.com

Kuburan Ditembok Seperti Makam Abu Ayyub Al-Anshari, Bolehkah?

Thu 29 November 2007 08:46 | Aqidah | 6.993 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr wb

Pak Ustadz, kembali saya melayangkan pertanyaan seputar kuburan, karena pertanyaan beberapa pekan yang lalu juga belum di jawab, yaitu bagaimana hukum menembok kuburan sebagaimana foto dalam laporan Pak Ustadz ke Istambul, yaitu makam salah satu sahabat Rasulullah, SAW?

Bukankah Rasulullah melarang untuk melakukan hal tersebut. Juga kaitannya dengan jamaah haji yang senantiasa menziarahi makam Rasulullah SAW, tidakkah makam Beliau dibeton? Dan tidak pulakah makam Beliau itu di dalam Masjid Nabawi?

Kali ini kalau Pak Ustadz punya waktu dan ilmunya, mohon diberi pencerahan?

Wassalamu 'alaikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Kalau kita perhatikan, memang kebanyakan makam para tokoh memang ditembok tinggi. Masjid Al-Imam Asy-Syafi'i di Mesir pun demikian juga.

Yang kami lihat sebenarnya bukan makamnya yang ditembok atau didirikan bangunan. Tetapi yang ditembok adalah pagarnya. Makamnya sendiri malah tidak kelihatan, meski kami berusaha mengintipnya.

Lagian, kan cuma makam, sama sekali tidak ada nilai ibadah ritualnya. Kalau pun ada nilainya, lebih kepada nilai sejarah dari perjuangan beliau.

Dan rasanya, kami tidak melihat saat itu orang-orang datang ke kuburan Abu Ayyub Al-Anshari seperti yang umumnya kita lihat di makam-makam di negeri kita. Tidak ada orang datang minta barakah, atau bawa air untuk dibaca-baca, tidak ada orang minta jodoh, minta naik pangkat dan jabatan, minta anak atau minta jadi bupati.

Entah kalau di lain waktu ada yang berpraktek seperti itu, tapi yang kami lihat saat menjelang shalat Maghrib hari itu, tidak ada satu pun yang melakukannya.

Orang-orang hanya datang dan melihat-lihat saja, selebihnya mereka shalat di masjid di sebelah makam itu.

Kalau kita kembalikan kepada bentuk idealnya, sebenarnya yang paling ideal adalah seperti kubur para shahabat nabi di Makkah atau di Madinah. Semua makam jadi satu, tanpa nisan, tanpa tanda apapun. Yang ada cuma gundukan pasir dan tanah saja. Kita tidak tahu, makam siapa saja yang ada di pekuburan Baqi' Madinah dan pekuburan Ma'la di Makkah.

Itu yang paling ideal, sebagai bentuk implementasi dari hadits-hadits yang tidak membolehkan adanya bangunan di atas kuburan.

Namun agak berbeda dengan makam Rasulullah SAW, Abu Bakar dan Umar. Ketiganya dimakamkan di satu tempat, yaitu di rumah nabi Muhammad SAW, tepatnya di dalam kamar.

Dan kamar itu kini posisinya sudah berada di dalam masjid Nabawi Madinah. Padahal, dahulu rumah Nabi bukan di dalam masjid, tetapi di luar masjid.

Namun seiring dengan perkembangan masjid dari waktu ke waktu, masjid semakin melebar ke samping kanan, belakang dan samping kiri, yaitu tepat di posisi rumah nabi SAW.

Maka jadilah rumah nabi yang di dalamnya ada kuburan beliau dan kedua shahabatnya menjadi bagian dari masjid Nabawi. Untuk itu, maka kuburan mereka diberi pagar pembatas, sehingga orang tidak shalat menghadap ke kuburan. Dengan adanya pembatas itu, maka orang-orang yang shalat tepat di belakang makam tidak lagi dianggap sebagai orang yang shalat menghadap kuburan.

Jadi sebenarnya tidak benar kalau dikatakan bahwa makam nabi Muhammad SAW dibangun di atasnya bangunan. Yang benar adalah makam itu diberi pagar pembatas yang jelas fungsinya.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Wudhu Tanpa Melepas Sepatu
28 November 2007, 01:29 | Thaharah | 6.489 views
Arisan untuk Naik Haji
28 November 2007, 00:54 | Haji | 4.941 views
Badal Haji
28 November 2007, 00:15 | Haji | 7.935 views
Apakah Peristiwa Mi'raj Nabi SAW Tertulis di Dalam Al-Qur'an?
25 November 2007, 23:16 | Quran | 5.891 views
Mengharap Surga dan Takut Neraka atau Lillahi Ta'alla
25 November 2007, 23:02 | Aqidah | 6.306 views
Hadist Bukhari dan Muslim Pasti Shahih?
25 November 2007, 07:17 | Hadits | 5.939 views
Kata Ganti Orang Dalam Al-Quran
23 November 2007, 04:23 | Quran | 6.136 views
Mau Shalat Tapi Celana Kena Kencing
22 November 2007, 15:42 | Thaharah | 6.889 views
Cara Mencari Sanad dan Matan Dalam Hadist
22 November 2007, 13:05 | Hadits | 9.961 views
Shalat Arbain di Masjid Nabawi Bagi Jamaah Haji Wanita
20 November 2007, 23:29 | Haji | 5.506 views
Hukum Mawaris dan Sistem Keluarga Dalam Islam
20 November 2007, 00:39 | Mawaris | 5.094 views
Bagaimana Caranya untuk Mendapatkan Sholat Khusyu'
19 November 2007, 23:42 | Shalat | 6.524 views
Shalat Shubuh di Pesawat Terbang
16 November 2007, 09:30 | Shalat | 4.886 views
Tahallul: Menggunduli Rambut atau Mencukur Sebagian?
15 November 2007, 10:33 | Haji | 5.665 views
Pergi Haji Harus Pindah Mazhab?
15 November 2007, 10:01 | Haji | 5.182 views
Mengapa Allah Tidak Menjadikan Syetan Taat Kepadanya?
14 November 2007, 05:32 | Aqidah | 6.063 views
Hubungan dengan Peristiwa Bom Bali
14 November 2007, 05:22 | Umum | 4.442 views
Peristiwa Serangan Gedung WTC Dilakukan Mujahidin atau Bush?
13 November 2007, 00:53 | Umum | 4.758 views
Siapakah Haba'ib atau Habib Itu?
12 November 2007, 00:06 | Umum | 10.635 views
Apakah Membagi Ilmu Islam Menjadi Usul dan Furu, Bid'ah?
11 November 2007, 22:28 | Ushul Fiqih | 5.263 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,876,682 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img