Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Yesus Hanya Perantara Doa Nasrani? | rumahfiqih.com

Yesus Hanya Perantara Doa Nasrani?

Tue 18 December 2007 23:37 | Aqidah | 5.667 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum Wr Wb..

Saudara saya Katolik bilang bahwa mereka juga mengakui 1 tuhan Allah dan menganggap kalau Yesus itu hanya perantara doa saja seperti halnya nabi Muhammad dalam Islam. Sehingga mereka menganggap agama Islam dan Katolik itu sama-sama menyembah Allah. Bagaimana pendapat ustadz?

Terima kasih, wasalamualaikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saudara Anda yang Katholik itu termasuk bagian dari berjuta umat Kristiani yang bingung dan tidak bisa memastikan tentang siapa tuhan mereka. Hal itu sudah berlangsung lebihdari 2000 tahun.

Mereka didera perbedaan pendapat yang amat tajam tentang apa dan bagaimana konsep tentang ketuhanan. Sejak agama ini diboyong ke Eropa, begitu banyak paham theologi Barat yang paganis dimasukkan ke dalamnya. Maka tiap gereja punya konsep theologi sendiri-sendiri, satu dengan yang lain tidak pernah sama.

Jadi apa yang saudara anda katakan itu tidak bisa dijadikan standar bahwa seluruh umat Kristiani beraqidah seperti itu. Tergantung dari sekte dan alirannya. Dan jumlahnya bisa mencapai ribuan bahkan ratusan ribu kalau dihitung sejak awal sejarah Masehi.

Nanti Anda akan bertemu dengan kalangan Kristiani yang dengan tegas menyembah nabi Isa 'alaihissalam. Bahkan mengatakannya sebagai anak Allah SWT. Selain itu yang sudah jadi tred-mark adalah ungkapa mereka bahwa tuhan itu ada tiga buah. Kita sering menyebutnya sebagai Trinitas.

Meski banyak sekte dan aliran aqidah, namun ada main stream yang mewakili pandangan mayoritas agama itu, sebagaimana dicatat dalam Al-Quran:

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih berkata, "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.(QS. Al-Maidah: 72)

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(QS. Al-Maidah: 3)

Ayat ini tidak secara spesifik menyebutkan bahwa agama nasrani secara resmi menyembah nabi Isa dan beraqidah trinitas. Tetapi ayat ini secara tegas menyebutkan bahwa siapa pun yang menuhankan Nabi Isa, berarti mereka kafir. Demikian juga mereka yang berpaham trinitas, maka mereka kafir.

Dan sepanjang sejarah, yang paling sering menyembah Nabi Isa dan bertrinitas-ria adalah para penganut agama Nasrani. Walau pun ada sekte-sekte tertentu yang barangkali tidak demikian, seperti paham teman anda itu.

Mereka Tetap Sesat

Tapi jangan bangga dulu, sebab kalangan Kristiani yang tidak menyembah Nabi Isa dan tidak berpaham trinitas tetap masih sesat dan masih kafir, selama mereka belum mengakui kenabian shahabat nabi Isa, yaitu Muhammad SAW.

Dahulu Abu Jahal, Abu Lahab, Umayyah dan para gembong kafir Quraisy dikatakan kafir, padahal mereka juga menyembah Allah. Orang Arab jahiliyah sejak dahulu sudah menyembah Allah. Apakah agama mereka sama dengan agama Islam? Tentu tidak.

Mengapa tidak?

Karena selain masih menyembah tuhan yang lain, mereka juga kufur terhadap kenabian Muhammad SAW. Padahal itu harga mati buat keimanan. Tanpa iman atas kenabian Muhammad, tidak ada iman yang sesungguhnya.

Perlu diketahui bahwa kenabian Muhammad SAW menghapus berlakunya semua agama langit yang turun dari Allah SWT. Jadi selama umat Kristiani tidak mengakui kenabian Muhammad, mereka tetap kafir dan masuk neraka.

Umat Islam bukan hanya beriman kepada nabi Muhammad SAW saja, tetapi juga beriman kepada Nabi Isa bahkan beriman kepada semua nabi.

Dalam pandangan Islam, semua nabi berada dalam satu barisan yang sambung menyambung menjadi silsilah risalah dari langit. Mengingkari kenabian salah satu dari silsilah itu, adalah perbuatan sesat dan kufur.

Nabi Muhammad Tidak Menjadi Perantara Doa

Juga perlu diketahui bahwa fungsi nabi Muhammad SAW bukan untuk menjadi perantara doa, sebagaimana tuduhan saudara anda itu. Buat seluruh umat Islam, doa itu dipanjatkan langsung dari hamba kepada Allah SWT. Sebab Allah itu sangat dekat, bila seorang hamba meminta, Dia pasti akan menerimanya.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka, bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.(QS. Al-Baqarah: 186)

Allah SWT sendiri yang menyebutkan agar kita meminta langsung kepada-Nya, tidak lewat siapa pun termasuk lewat Nabi Muhammad SAW. Adapun ayat yang mengandung kata wasilah (perantaraan), bukan lewat perantaraan nabi Muhammad melainkan lewat amal shalih.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. Al-Maidah: 35)

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Menyerang Sistem Komputer Israel
18 December 2007, 01:49 | Negara | 4.625 views
Pendapat Tentang Hari Raya 'Ied
18 December 2007, 01:48 | Kontemporer | 4.674 views
Beda Pengertian Nabiyin dan Anbiya
16 December 2007, 23:12 | Aqidah | 5.445 views
Bagaimana Membedakan Antara Perbedaan Mazhab dengan Aliran Sesat?
16 December 2007, 11:16 | Aqidah | 6.132 views
Sholat Iedul Adha Mana yang Harus Diikuti
14 December 2007, 03:39 | Kontemporer | 5.440 views
Mendakwahi Suku Primitif
13 December 2007, 23:11 | Dakwah | 5.688 views
Talak Tiga Sekaligus dan Tanpa Saksi
13 December 2007, 00:06 | Nikah | 6.119 views
Makanan Parcel Natal Apakah Halal?
12 December 2007, 01:36 | Kuliner | 4.900 views
Film FTV Natal Kristenisasi
12 December 2007, 00:56 | Aqidah | 5.299 views
Beda Antara Keinginan, Niat dan Nadzar
11 December 2007, 11:36 | Kontemporer | 7.653 views
Shalat Dhuha' dan Mengikuti Taklim Saat Jam Kerja
10 December 2007, 11:34 | Kontemporer | 7.432 views
Bantuan untuk Perjuangan Palestina
10 December 2007, 11:09 | Umum | 4.196 views
Tingkatan Ulama Ahli Syariah
10 December 2007, 00:12 | Hadits | 6.560 views
Membacakan Al-Qur'an 30 Juz untuk Almarhum Selama 7 Hari
9 December 2007, 01:23 | Quran | 7.721 views
Bom Syahid Membunuh Wanita dan Anak-Anak?
7 December 2007, 23:14 | Umum | 4.665 views
Kenapa Mencium Hajar Aswad?
7 December 2007, 22:32 | Haji | 5.641 views
Hukum Makan Kepiting
7 December 2007, 12:03 | Kuliner | 7.290 views
Bolehkah Kita Menjual Kulit Hewan Qurban
6 December 2007, 11:06 | Qurban Aqiqah | 5.259 views
Apakah Dalam Quran Ada Bahasa Serapan Asing?
6 December 2007, 07:50 | Quran | 5.171 views
Bagaimana Hukum 'Latihan Berqurban' di Sekolah
5 December 2007, 23:26 | Qurban Aqiqah | 5.152 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,946,728 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

27-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:14 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img