Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Sisipan Dalam Al-Qur'an | rumahfiqih.com

Sisipan Dalam Al-Qur'an

Thu 3 January 2008 22:33 | Quran | 6.963 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Mengapa dalam Al-Qur'an terjemahan terdapat semacam sisipan (di dalam tanda kurung) dalam bagian arti dari ayat?

Terima Kasih

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Keberadaan sisipan pada teks terjemahan Quran biasanya digunakan untuk membantu penguatan makna. Berhubung ada sekian banyak pola kalimat dalam bahasa Arab yang kalau diterjemahkan secara harfiyah, masih meninggalkan ketidak-jelasan, atau bahkan malah tambah membingungkan.

Misalnya terjemahan dari kata qul yang berarti katakanlah, seringkali disisipi penjelasan di dalam tanda kurung: (wahai Muhammad). Berarti perintah untuk nabi Muhammas SAW untuk mengatakan sesuatu.

Memang rasanya jadi agak aneh dengan adanya sisipan itu,

Seringkali sisipan dalam tanda kurung itu dimasukkan karenakata yang berada di dalam kurung itu tidak ada dalam teks arab aslinya, sehingga karena bukan terjemahan dari kata aslinya. Namun karena keberadaan kata di dalam kurung itu cukup penting keberadaannya cukup penting, maka untuk membedakannya di letakkan di dalam kurung.

Tidak Merusak Al-Quran

Yang menarik, meski penerjemahan Al-Quran ini sering berubah dan berbeda antara satu versi dengan versi lainnya, namun keaslian Al-Quran tidak akan menjadi korban.Karena teks Al-Quran yang asli yaitu yang berbahasa arab sama sekali tidak mengalami perubahan, walau satu huruf sekalipun.

Yang berubah atau mengalami sisipan dan lainnya hanyalah terjemahannya saja. Danterjemahan bukan termasuk Al-Quran. Sehingga membaca terjemahan Al-Quran dibolehkan meski dalam keadaan junub. Juga menyentuh tulisannya saja tidak mengapa bagi yang berhadats kecil.

Jadisebenarnya kita tidak perlu terlalu khawatir dari segi kesucian dan keaslian Al-Quran

Kendala Terjemahan

Semua orang pasti mengakui bahwa adanya penerjemahan Al-Quran sangat membantu banyak orang yang tidak bisa bahasa arab untuk sedikit lebih mengerti dan mengenal Al-Quran.

Namun juga harus dipahami dengan baik bahwa penerjemahan itu tetap memiliki kelemahan di banyak sisi, terutama kalau kita sudah mulai serius mengkaji isi dan makna tiap ayat secara lebih mendalam.

Karena pada hakikatnya sebuah terjemahan tidak pernah bisa menjelaskan makna yang terkandung pada suatu ayat dengan tepat 100 persen. Pasti ada bias di sana sini karena ketebatasan bahasa.

Jadi yang lebih ideal adalah membuka kitab tafsir yang memang sangat banyak itu. Para mufassir telah mengurai kata demi kata, ayat demi ayat dan kumpulan ayat demi kumpulan ayat secara sangat rinci dan detail.

Apa yang selama ini hanya mampu kita baca secara selintas kilas, begitu kita buka kitab tafsir, maka semua akan segera terkuak. Apa yang selama ini hanya kita dengar dari bacaan Al-Quran, akan bisa kita perdalam secara luas dengan membuka kitab tafsir.

Kendala Bangsa Indonesia

Tapi sebagai bangsa Indonesia, kendala utama kita adalah ketidak-seriusan kita untuk belajar bahasa Arab. Padahal kita ini bangsa muslim terbesar di dunia, ke mana-mana di muka bumi ini selalu kita banggakan jumlah terbesar itu. Dan dunia Islam pun akan terkagum-kagum menyadari betapa besar jumlah komunitas muslim di negeri ini.

Tapi kendalanya masih klasik, bahwa 200 jutaan bangsa ini adalah bangsa yang ummi, tidak bisabaca dan tulishuruf arab. Kalau cuma mengeja dan bisa membunyikan, namanya bukan bisa membaca, cuma bisa mengeja. Yang dimaksud dengan melek huruf dan bisa baca tulis adalah bisa membaca sambil tahu artinya. Dan yang dimaksud dengan bisa tulis arab adalah bukan sekedar bisa imla', melainkan bisa berkomunikasi lewat tulisan berbahasa arab.

Jadi 200 juta bangsa muslimini adalah bangsa ummi, tidak bisa baca dan tidak bisa tulis. Menyedihkan memang...

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Quran Tidak Mewajibkan Kerudung Hanya Menganjurkan?
2 January 2008, 08:00 | Quran | 9.742 views
Pembagian Harta Waris
31 December 2007, 23:44 | Mawaris | 7.072 views
Bulan Terbelah
31 December 2007, 21:19 | Quran | 6.535 views
Pelajaran dari Perjalanan Nabi Musa dan Khidir
30 December 2007, 22:13 | Umum | 6.076 views
Kelemahan Hukum Islam?
28 December 2007, 23:42 | Jinayat | 6.243 views
Wali Songo, Apakah Memang Ada atau Hanya Khayalan?
27 December 2007, 23:14 | Umum | 10.619 views
Imam 4 Madhzab Apakah Setingkat Wali?
27 December 2007, 15:17 | Ushul Fiqih | 6.337 views
Benarkah Usia Umat Islam Hanya 1500 Tahun
25 December 2007, 23:44 | Hadits | 19.923 views
Amanah Itu Hadir di 666
25 December 2007, 02:42 | Aqidah | 6.182 views
Shalat 'Iedul Adha di Hari yang Tidak Kita Yakini, Bolehkah?
22 December 2007, 23:44 | Shalat | 5.528 views
Salah Satu Rukun Islam Tidak Terlaksana, Masihkah Sah KeIslaman Kita?
22 December 2007, 23:02 | Umum | 9.061 views
Menghadapi Masalah Narkoba
22 December 2007, 08:22 | Kontemporer | 5.391 views
Mencela Agama Orang Lain
21 December 2007, 22:29 | Aqidah | 5.934 views
Tenda di Luar Batas Mina
21 December 2007, 21:58 | Haji | 5.413 views
Adilkah Melarang Pembangunan Gereja di Indonesia?
21 December 2007, 10:25 | Aqidah | 6.973 views
Apakah Ibu Tiri Mahram untuk Suami
19 December 2007, 11:44 | Nikah | 5.732 views
Bisakah Kita Bertaubat Nanti Pada Kehidupan Alam Kubur?
19 December 2007, 00:11 | Aqidah | 5.959 views
Yesus Hanya Perantara Doa Nasrani?
18 December 2007, 23:37 | Aqidah | 6.040 views
Menyerang Sistem Komputer Israel
18 December 2007, 01:49 | Negara | 4.909 views
Pendapat Tentang Hari Raya 'Ied
18 December 2007, 01:48 | Kontemporer | 5.000 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,549,679 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-11-2019
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:41 | Ashar 15:05 | Maghrib 17:56 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img