Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Prosentase Biaya Titipan Barang yang Digadai dan Waktu Gadai | rumahfiqih.com

Prosentase Biaya Titipan Barang yang Digadai dan Waktu Gadai

Fri 18 January 2008 06:38 | Muamalat | 7.103 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalaamu 'alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh...

Sholawat dan Salam kepada Rasulullah dan pengikutnya semoga senantiasa tercurah sampai akhir zaman...

Ustadz, saya ingin bertanya.Seperti yang saya pahami, bahwa Hukum Gadai dalam Islam adalah diperbolehkan selama memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Hukum Islam.

Saat ini, saya memiliki usaha kecil berupa Kios Pulsa dan Handphone. Belakangan saya dihadapkan banyaknya Mahasiswa rantau (kebetulan Kios saya berdekatan dengan kampus dan kost-an Mahasiswa) dan warga sekitar yang berkeinginan menggadaikan Handphone sekedar untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka.

Namun, saya masih belum berani untuk memberikan pinjaman kecuali untuk hal yang saya anggap sangat mendesak dan itupun dengan niat sekedar membantu dan tidak berharap adanya keuntungan sama sekali. Karena saya kuatir terkena riba.

Dari banyaknya permintaan untuk menggadai ini, saya melihat adanya peluang usaha dengan memberikan pinjaman dengan Handphone sebagai jaminan.
Yang ingin saya tanyakan, berapa prosentase maksimal dari biaya penitipan yang diperbolehkan dalam Islam?? Di mana prosentase dari biaya penitipan atas barang yang digadai tersebut tidak termasuk riba.

Juga, berapa waktu minimal dan maksimal jatuh tempo yang layak sesuai dengan Hukum Islam??? termasuk berapa kali perpanjangan dari Jatuh Tempo yang diperbolehkan???

Demikian pertanyaan saya,

Mohon maaf dengan banyaknya penjelasan dari pertanyaan saya, dan terima kasih atas jawabannya kelak.

Dan semoga Allah Ta'ala senantiasa menjaga kesucian usaha kita seperti niat baik kita untuk berusaha karena-Nya. Dan seperti Rasulullah yang daripadanya Allah Ta'ala menjaganya dari berbuat kesalahan.

Amiiiin... Insya Allah...

Wassalaamu 'alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh...

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Benar bahwa transaksi gadai bisa menjadi salah satu solusi dalam masalah keuangan. Dan di dalam hukum Islam, asalkan syarat dan ketentuannya terpenuhi, secara umum hukum gadai memang dibenarkan.

Yang harus anda perhatikan adalah bahwa Anda tetap diharamkan meminjamkan uang dengan mengambil bunga, walau pun sudah ada jaminan berupa HP. Bunga adalah bunga dan hukumnya haram.

Yang boleh Anda lakukan adalah Anda meminjamkan uang tanpa serupiah pun mengambil bunga atau apa pun kamuflase istilahnya. Misalnya Anda meminjamkan uang sebesar sejuta rupiah, maka saat dikembalikan hak Anda hanya sejuta rupiah juga. Tidak ada hak apa pun di luar itu.

Maka tidak ada istilah prosentase dan lama masa peminjaman. Bahkan kalau pun uang yang Anda pinjamkan itu baru dikembalikan 100 tahun lagi, tetap saja Anda diharamkan mengambil kelebihannya.

Sebab kelebihan pengembalian uang pinjaman telah disepakati sebagai riba yang diharamkan dalam syariah. Dan sekali diharamkan, akan selamanya tetap diharamkan.

Lalu Dari Mana Bisa Dapat Pemasukan?

Pemasukan dalam masalah gadai di dapat dari biaya sewa tempat barang jaminan. Persis dengan tempat penyewaan lahan parkir, di mana orang yang punya kendaraan harus bayar ongkos sewa parkir.

Biasanya tarifnya memang tergantung lama waktu parkir dan juga jenis kendaraan. Sewa parkir mobil biasanya lebih mahal dari sepeda motor. Demikian juga semakin lama parkir maka harganya semakin mahal.

Tetapi ketentuan itu tidak selalu seragam. Sebab ada juga parkir yang tidak menerapkan kebijakan harga berdasarkan lama waktu. Jadi mau parkir dari pagi sampai sore tetap saja tarifnya sama.

Untuk gadai handphone, Anda bisa membuat tarif dengan memperhitungkan harga dan lama waktu penitipan. Misalnya, untuk yang harganya sekitar 1 jutaan, harga titipannya Rp 1.000 per hari. Maka dalam sebulan akan menjadi Rp 30.000, -.

Tetapi ini hanya sekedar perumpamaan saja, tetap saa tarif itu harus disepakati oleh kedua belah pihak sebagaimana umumnya tawar menawar dalam jual beli.

Tetapi intinya dalam hukum gadai, pemasukan didapat dari penyewaan titipan barang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak, bukan dari penyewaan uang hutangan. Sedangkan uruan tarif dan ketentuan, paa dasarnya tidak ada yang baku, semua kembali kepada kesepakatan kedua belah pihak, sebagaimana umumnya yang berlaku dalam perkara jual beli.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Islam Vs Ahmadiyah
17 January 2008, 12:52 | Aqidah | 6.343 views
JIL: Sesat atau Kebebasan Berpikir?
17 January 2008, 02:41 | Aqidah | 7.474 views
Apakah Ketika Azan Harus Berdiri?
16 January 2008, 10:21 | Shalat | 15.517 views
Pelarangan Khamar di Dunia Islam dan Negeri Sekuler
16 January 2008, 09:59 | Kuliner | 6.422 views
Allah Berbahasa Arab....?
16 January 2008, 08:24 | Umum | 7.553 views
Mudahnya Memvonis Golongan Lain Bid'ah
15 January 2008, 00:19 | Kontemporer | 6.424 views
Hadits Bukan Wahyu?
14 January 2008, 22:55 | Hadits | 5.279 views
Sholat Jamaah dan Permasalahannya
14 January 2008, 01:25 | Shalat | 8.083 views
Gadai Sawah
13 January 2008, 23:32 | Muamalat | 7.096 views
Syarat Menjadi Ahli Tafsir
13 January 2008, 12:29 | Quran | 10.211 views
Haramkah Menyapa Non Muslim dengan Ucapan Selamat Pagi?
12 January 2008, 11:45 | Umum | 8.274 views
Wajibkah Kita Tahu Hadits Wajib dan Sunah Dalam Shalat?
12 January 2008, 10:50 | Shalat | 6.215 views
Tingkatan dan Jenis Hadits
12 January 2008, 02:07 | Hadits | 50.145 views
Haruskah Memasang Hijab Pada Pesta Walimah?
10 January 2008, 23:54 | Nikah | 9.439 views
Shahihkah Semua Hadits Tentang Akhir Zaman
10 January 2008, 16:16 | Hadits | 9.914 views
Keadaan Ummat Islam Indonesia Saat Ini...
10 January 2008, 05:57 | Umum | 5.360 views
Pantaskah Menyebut Allah dengan ENGKAU atau NYA?
9 January 2008, 03:37 | Quran | 8.632 views
Bingung Ikut Liqo'
8 January 2008, 04:10 | Dakwah | 6.491 views
Manusia Luar Angkasa
4 January 2008, 23:39 | Kontemporer | 7.631 views
Apakah Imam Mahdi Adalah Seorang Nabi?
3 January 2008, 22:59 | Aqidah | 7.959 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,286,696 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-9-2019
Subuh 04:29 | Zhuhur 11:48 | Ashar 15:01 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img