Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Shalat Ghoib untuk Isteri Ustad Hidayat NW | rumahfiqih.com

Shalat Ghoib untuk Isteri Ustad Hidayat NW

Tue 22 January 2008 04:11 | Shalat | 6.052 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum wr. wb.

Ysh ustad H. Ahmad Sarwat, Lc

Sering kita temui, sebelum shalat Jumat pengurus masjid mengajak kita untuk shalat ghoib (setelah shalat Jumat) atas permintaan salah seorang jamaah yag keluarganya meninggal di kota lain.

Namun saya pernah membaca bahwa shalat ghoib hanyalah untuk orang yang meninggal di negeri yang jauh, dengan mengacu hadits ttg shalat ghoib Rasul SAW untuk raja Najasy.

Sampai di mana batasan negeri yang jauh itu? Apakah negeri di mana tidak ada org Islam? Hampir semua negeri sekarang ini ada orang Islam dan insyaallah sudah dishalatkan.

Apakah benar shalat ghoib hanya untuk raja Najasy saja?

Jazakallah khair,

Wassalam wr. wb.

Jawaban :

Assalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau kita lihat dan teliti kitab-kitab fiqih yang muktamad, kita mendapatkan kenyataan bahwa memang para fuqaha berbeda pendapat dalam masalah shalat ghaib.

Bahwa para fuqaha terbagi menjadi dua pendapat dalam masalah shalat ghaib:

1. Pendapat Yang Mendukung Shalat Ghaib

Para fuaha dari kalangan Asy-Syafi`iyah dan Al-Hanabilah berpendapat bahwa shalat ghaib untuk jenazah itu ada masyru`iyahnya dan merupakan shalat sunnah yang dianjurkan. Meski jenazahnya tidak berada di hadapan kita seperti di luar negeri.

Dasarnya adalah praktek shalt ghaib Rasulullah SAW kepada jenazah raja Habasyah, An-Najasyi.

Dari Jabir ra bahwa Rasulullah SAW menshalatkan An-Najasyi dan bertakbir 4 kali. (HR Muttafaqun 'alaih)

Mazhab pun membolehkan shalat ghaib untuk jenazah yang jaraknya tidak terlalu jauh, sehingga posisi jenazah tidak harus berada di luar negeri. Biasanya, mereka menggunakan jarak batas minimal safar, yaitu sejauh minimal sejauh 16 farsakh, atau setara dengan 89 km.

Mazhab ini juga membolehkan posisi jenazah tidak searah dengan arah kiblat, asalkan shalatnya tetap menghadapkiblat. Maka dalam pandangan mazhab ini, orang-orang yang tinggal di kota-kota yang ada di sebelah barat Kota Yogyakarta tetap dibenarkan menshalati jenazah almarhumah.

Bahkan fuqaha kalangan Al-Hanabilah membolehkan untuk shalat jenazah secara ghaib hingga rentang waktu sebulan setelah dimakamkannya jenazah itu.

2. Pendapat Yang Menolak Pensyariatan Shalat Ghaib

Mereka adalah para ulama dari kalangan Al-Hanafiyah dan Al-Malikiyah. Dalam pandangan mereka, syariat Islam tidak menetapkan adanya ibadahshalat ghaib.

Sedangkan praktek Rasulullah SAW yang dahulu pernah menshalatkan jenazah Raja Habasyah, Najasyi, menurut mereka adalah sebuah pengecualian atau sifatnya lughawiyah. Kalau pun dikerjakan, hukumnya adalah makruh.

Jadi mereka bukan mengingkari kenyataan bahwa Rasulullah SAW melakukan shalat ghaib, hanya saja menurut pandangan mereka, perbuatan itu merupakan kekhususan peristiwa yang hanya berlaku pada satu momen itu saja.

Buktinya, tidak pernah ada riwayat lain yang menyebutkan bahwa beliau pernah melakukan shalat ghaib selain hanya untuk An-Najasyi. Padahal begitu banyak shahabat nabi SAW yang meninggal dunia yang tidak tinggal di Madinah.

Dalam logika mereka, kalau seandainya memang benar ada pensyariatan shalat bhaib itu, seharusnya Nabi SAW tidak hanya melakukan hanya dalam satu kasus itu saja.

Untuk lebih jelasnya bagaimana perbedaan pendapat di kalangan para fuqaha itu, silahkan rujuk kitab-kitab berikut ini:

  • Ad-dur Al-Mukhtar jilid 41 halaman 813.
  • Al-Qawanin Al-Fiqhiyah halaman 94
  • Asy-Syarhu As-Shaghir jilid halaman 571
  • Al-Majmu` Syarah Muhazzab jilid 5 halaman 209
  • Al-Muhazzab jilid 1 halaman 134
  • Mughni Al-Muhtaj jilid 1 halaman 345
  • Al-Mughni jilid 2halaman 512
  • Kasysyaf Al-Qanna` jilid 2 halaman 126.

Wallahu a`lam bishshawab, wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Memakan Daging atau Darah Ular untuk Obat
22 January 2008, 03:02 | Kontemporer | 21.308 views
Keheranan Tentang Kristenisasi
21 January 2008, 01:16 | Aqidah | 6.451 views
Hukum Asuransi Dalam Al-Quran
20 January 2008, 15:16 | Muamalat | 15.604 views
Puasa Hari Jumat
18 January 2008, 06:39 | Puasa | 6.731 views
Prosentase Biaya Titipan Barang yang Digadai dan Waktu Gadai
18 January 2008, 06:38 | Muamalat | 6.940 views
Islam Vs Ahmadiyah
17 January 2008, 12:52 | Aqidah | 6.254 views
JIL: Sesat atau Kebebasan Berpikir?
17 January 2008, 02:41 | Aqidah | 7.345 views
Apakah Ketika Azan Harus Berdiri?
16 January 2008, 10:21 | Shalat | 14.885 views
Pelarangan Khamar di Dunia Islam dan Negeri Sekuler
16 January 2008, 09:59 | Kuliner | 6.285 views
Allah Berbahasa Arab....?
16 January 2008, 08:24 | Umum | 7.348 views
Mudahnya Memvonis Golongan Lain Bid'ah
15 January 2008, 00:19 | Kontemporer | 6.308 views
Hadits Bukan Wahyu?
14 January 2008, 22:55 | Hadits | 5.180 views
Sholat Jamaah dan Permasalahannya
14 January 2008, 01:25 | Shalat | 7.886 views
Gadai Sawah
13 January 2008, 23:32 | Muamalat | 6.816 views
Syarat Menjadi Ahli Tafsir
13 January 2008, 12:29 | Quran | 9.877 views
Haramkah Menyapa Non Muslim dengan Ucapan Selamat Pagi?
12 January 2008, 11:45 | Umum | 7.971 views
Wajibkah Kita Tahu Hadits Wajib dan Sunah Dalam Shalat?
12 January 2008, 10:50 | Shalat | 6.054 views
Tingkatan dan Jenis Hadits
12 January 2008, 02:07 | Hadits | 46.326 views
Haruskah Memasang Hijab Pada Pesta Walimah?
10 January 2008, 23:54 | Nikah | 9.161 views
Shahihkah Semua Hadits Tentang Akhir Zaman
10 January 2008, 16:16 | Hadits | 9.623 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,093,471 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img