Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mu'jizat Masa Kini Tanda Kiamat Sudah Dekat, Bagaimana Kita Menyikapinya? | rumahfiqih.com

Mu'jizat Masa Kini Tanda Kiamat Sudah Dekat, Bagaimana Kita Menyikapinya?

Wed 13 February 2008 09:57 | Aqidah | 6.843 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr wb

Pak Ustadz, semoga selalu diberikan kekuatan Iman dan Islamnya. amin.

Seperti Ustadz ketahui, banyak mukjizat ALLAH ditunjukkan pada kita akhir-akhir ini. Informasinya banyak bertebaran di internet. contohnya di youtube.com kalau kita search miracle ALLAH, banyak contoh-contoh ditunjukkan di situ. seperti seorang anak yang berubah menjadi tikus, kadal, awan membentuk huruf ALLAh, bayiyangbelum utuh tapi sdh dilahirkan dan hidup. dan lain sebagainya.

Apakah ini sebagai tanda-tanda akan terjadinya kiamat, atau ALLAH memperingatkan kita untuk lebih mengingatNYA?

Bagaimana kita menyikapinya Pak Ustadz, dalam rangka meningkatkan keImanan dan KeIslaman kita.

Terima kasih,

wassalamu'alikum wr wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Keanehan dan 'keajaiban' yang anda sebutkan itu perlu sedikit diluruskan isitlahnya. Jangan sebut mu'jizat, karena istilah mu'jizat itu hanya untuk nabi dan rasul saja. Istilah mu'jizat berasal dari kata 'ajiza yang artinya lemah. Mu'jiz berarti sesuatu yang melemahkan, dan kata mu'jizat adalah bentuk jama' (plural) dari mu'jiz.

Lalu apa hubungannya peristiwa aneh dengan melemahkan? Apanya yang lemah dan siapa yang dilemahkan?

Yang dilemahkan adalah hujjah atau argumentasi orang kafir yang tidak mau percaya bahwa seseorang telah ditetapkan Allah SWT menjadi nabi. Di masa lalu, setiap nabi memang dilengkapi dengan ID khusus, yaitu mu'jizat. Dengan peristiwa ajaib yang sengaja Allah SWT berikat, maka orang-orang dibuat percaya bahwa dia memang seorang nabi utusan Allah.

Misalnya kisah nabi Musa 'alaihissalam yang berdebat dengan para penyihir Fir'aun. Awalnya, para penyihir itu tidak percaya kalau Musa adalah seorang nabi resmi utusan Allah.

Tapi setelah tongkat Musa berubah jadi ular atas idzin Allah, barulah para penyihir itu menjadi lemah, argumentasinya kalah, hujjahnya bisa dipatahkan. Sehingga akhirnya mereka masuk Islam dan ikut agama nabi Musa.

Maka kalau ada kucing belang tujuh hari ini, tidak boleh kita sebut dengan istilah mu'jizat, karena sama sekali tidak membuktikan kenabian siapa pun. Berhubung saat ini memang sudah tidak ada lagi nabi yang hidup di muka bumi. Dan kita tidak bicara tentang nabi yang saat ini hidup di sisi Allah seperti Isa 'alaihissalam.

Istilah miracle dalam bahasa Inggris memang sering diterjemahkan jadi mukjizat. Tapi kita tahu bahwa yang namanya bahasa terjemahan memang kurang detail. Dalam bahasa Inggris, apa pun yang aneh bin ajaib, memang disebut dengan miracle. Tapi kalau keanehan itu khusus Allah SWT berikan kepada para nabi dan rasul-Nya, kita sebagai muslim punya istilah khusus, yaitu mu'jizat.

Nanti kalau keajaiban Allah SWT berikan kepada hamba-Nya yang bukan nabi atau rasul, istilahnya akan menjadi lain lagi. Kita menyebutnya dengan istilah 'karamah'.

Fenomena Hari Kiamat Sughra: Budak Melahirkan Tuannya

Beberapa tanda hari kiamat sudah disebutkan oleh Rasulullah SAW sejak 14 abad yang lalu. Dan bisa kita bagi menjadi dua bagian besar, pertama kiamat sughra dan kedua adalah kiamat kubra.

Kalau kiamat sughra, rasanya sih nyaris hampir semua fenomena sudah kita saksikan. Misalnya seperti yang disebutkan dalam hadits Jibril tentang para budak yang melahirkan tuannya.

Para ulama ahli hadits dalam banyak karya mereka menuliskan beberapa penafsiran yang berbeda. Kalau kita kumpulkan, paling tidak ada 4 makna yang saling berbeda yang seringkali diungkapkan oleh para ulama. Satu versi melihat dengan positif dan tiga versi melihat dengan pandangan negatif.

1. Sudah semakin tersebarnya agama Islam, karena perbudakan sudah tidak lagi melahirkan perbudakan, melainkan melahirkan orang-orang yang merdeka.

2. Tersebarnya sikap durhaka kepada orang tua, karena seorang anak menjadi ibunya seperti budak. Dan ini merupakan tafsir perlambang.

3. Tersebarnya kebodohan dan hinanya syariah Islam.

4. Tersebarnya zina dan nikah syubhat

Tanda Kiamat Kubra: Belum Ada Satu pun

Dari Huzaifah bin Asid Al-Ghifari ra. berkata bahwa RasulullahSAW mendatangi kamipada waktuberbincang-bincang. Lalu beliau bersabda, "Apa yang kamu perbincangkan?”. Kami menjawab: “Kami sedang berbincang tentang hari qiamat“. Lalu beliau bersabda: “Tidak akan terjadi hari qiamat sehingga kamu melihat sebelumnya sepuluh macam tanda-tandanya“. Kemudian beliau menyebutkannya: [1] asap, [2] Dajjal, [3] Binatang, [4] terbit matahari dari tempat tenggelamnya, [5] turunnya Isa bin Maryam alaihissalam, [6] Yakjuj dan Makjuj, [7] tiga kali gempa bumi, sekali di timur, [8] sekali di barat dan [9] yang ketiga di Semenanjung Arab [10] yang akhir sekali adalah api yang keluar dari arah negeri Yaman yang akan menghalau manusia kepada Padang Mahsyar mereka”. (H.R. Muslim)

Dari kesepuluh fenomena yang disebutkan di atas, belum ada satu pun yang terjadi. Istilah Dajjal yang sering disematkan kepada para durjana semacam Bush misalnya, sebenarnya hanya sebutan saja. Sebab jauh sebelum Bush lahir ke muka bumi, sudah banyak penguasa lalim sejak ratusan tahun yang lalu. Dan di masa, mereka pun sering dituduh sebagai Dajjal.

Matahari pun belum terbit dari tempat terbenamnya hingga saat ini. Begitu juga nabi Isa 'alaihissalam juga belum lagi turun dari langit. Jadi kesimpulannya, tanda-tanda kiamat kubra belum terjadi.

Sebab kalau sudah terjadi, maka kiamat kubra akan langsung segera terjadi saat itu juga. Coba pikir, kalau sampai matahari terbit di barat, maka berarti bumi berhenti berputar sejenak lalu balik arah. Atau setidaknya bumi akan terbalik terhadap garis edarnya dalam mengelilingi matahari.

Dan hal itu pasti berdampak sangat besar buat sistem kehidupan di dalam bumi. Cuaca mungkin akan kacau, gempa bumi juga pasti merebak.

Maka kita tetap harus percaya akan terjadinya hari kiamat, sebagaimana diceritakan di dalam banyak dalil yang shhaih, namun kita juga tidak perlu terlalu mendramatisir keadaan. Apalagi sekedar dijadikan komoditi materi kajian.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Kiblat Musholla Menyimpang 15 Derajat
13 February 2008, 02:36 | Shalat | 5.627 views
Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam
12 February 2008, 23:01 | Kontemporer | 5.840 views
Sahkah Nikah Bila Suami Berbohong Tentang Statusnya yang Sudah Beristri?
12 February 2008, 02:52 | Nikah | 9.344 views
Menikah Dalam Keadaan Hamil
10 February 2008, 20:12 | Nikah | 10.677 views
Secara Syar'i Apakah JIL Dapat Dikategorikan Kafir?
9 February 2008, 00:10 | Aqidah | 6.973 views
Pembagian Warisan
8 February 2008, 23:44 | Mawaris | 5.169 views
Sejarah Abu Hanifah dan Mazhabnya
8 February 2008, 00:20 | Ushul Fiqih | 9.341 views
Kapan Seorang Dibilang Kafir?
6 February 2008, 03:24 | Aqidah | 6.499 views
Wirid Rabithah Apa Bisa Menyatukan Dua Hati yang Bermusuhan?
6 February 2008, 02:35 | Umum | 19.732 views
Zakat ke Orang Tua
5 February 2008, 03:12 | Zakat | 7.338 views
Rajin Baca Al-Quran Tapi Tidak Mengamalkannya
5 February 2008, 02:50 | Quran | 14.130 views
Kedudukan Hadits Tentang Maulid Nabi
3 February 2008, 02:05 | Hadits | 9.689 views
Susah Meninggalnya Orang "berilmu"
1 February 2008, 22:28 | Kontemporer | 41.793 views
Adakah Situs Hadits Online?
31 January 2008, 23:13 | Hadits | 13.039 views
Kapan Kita Masuk Islam?
31 January 2008, 22:37 | Aqidah | 12.245 views
Hubungan Kakak Ipar dan Sepupu Dalam
31 January 2008, 05:14 | Nikah | 7.873 views
Cara Mengetahui Keshohihan Hadits
30 January 2008, 09:37 | Hadits | 16.878 views
Sikap terhadap Pemimpin yang Zalim
30 January 2008, 01:32 | Negara | 7.920 views
Hukum Menguburkan Jenazah Berikut Peti Matinya
29 January 2008, 01:31 | Umum | 12.633 views
Karangan Bunga Buat Almarhum Pak Harto
29 January 2008, 00:36 | Umum | 5.301 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,395,657 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-9-2019
Subuh 04:26 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:57 | Maghrib 17:52 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img