Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Ayah Saya Jadi Wali untuk Saya? | rumahfiqih.com

Bolehkah Ayah Saya Jadi Wali untuk Saya?

Wed 5 March 2008 00:56 | Nikah | 6.126 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr.Wb ustadz

Menanggapi pertanyaan sebelumnya. Ayah saya seorang muslim, menikah dengan ibu yang beragama Kristen. Pernikahannya dicatat oleh catatan sipil bukan KUA. Alhamdulillah sekarang ibu sudah menjadi muallaf taat.

Menurut teman-teman ibu yang dulu mengIslamkan ibu, nikah ayah ibu sudah syah tanpa harus mengulang nikah. Terus pertanyaan saya, apakah ayah saya yang menikah di catatan sipil bisa jadi wali nikah saya ustadz?Jazakallah

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Masalah anda tidak terlalu rumit. Sebab Ayah anda memang seorang muslim dan anda juga seorang muslimah. Itu saja sudah cukup menegaskan bahwa ayah anda adalah wali bagi anda dalam pernikahan anda. Sebab syarat pernikahan itu memang ada wali yang beragama Islam. Dan syarat itu sudah ada di dalam diri Ayah Anda. Maka urusannya sudah selesai.

Seandainya saja (mohon maaf), katakankahibu anda saat ini masih belum menjadi muallaf sekalipun, maka anda tetap menjadi puteri ayah anda yang sah. Karena pernikahan ayah dan ibu anda adalah pernikahan yang sah. Maka anda pun anak yang sah, di mana nasab anda tersambung kepada ayah anda.

Itulah mengapa dalam syariat Islam, pernikahan antar agama diperbolehkan tapi dengan syarat bahwa yang laki-laki harus muslim. Sebab kalau yang laki-laki boleh non muslim, maka akan menjadi masalah saat ingin menikahkan anak gadisnya yang beragama Islam.

Tentu saja kebolehan nikah antar agama ini juga mensyaratkan bahwa pihak wanita yang jadi isteri hanya khusus wanita ahli kitab (kitabiyah). Dan di luar wanita kitabiyah, tentu saja hukumnya tetap haram dan tidak diperkenankan.

Mungkin akan lain ceritanya kalau ibu anda saat dinikahi bukan wanita ahli kitab. Maka pernikahan ayah dan ibu anda memang tidak sah dalam pandangan syariat Islam. Dan akibatnya, tentu anda juga bukan anak yang sah secara nasab.

Tapi toh sekarang ibu anda pun sudah menjadi wanita muslimah. Dan memang benar bahwa pernikahan mereka tidak perlu diulang. Anda adalah puteri sah dari ayah anda, dan selamat menikah...

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Menikahi Wanita yang Sedang Koma Karena Sakit....
3 March 2008, 23:03 | Nikah | 8.651 views
Shalat Jumat di Kapal
3 March 2008, 21:53 | Shalat | 7.581 views
Film Ayat-Ayat Cinta Lebih Berbahaya dari Film Maksiat?
3 March 2008, 01:47 | Kontemporer | 11.067 views
Teknologi Dunia Jin
1 March 2008, 21:48 | Kontemporer | 12.027 views
Hewan yang Disetrum
1 March 2008, 00:29 | Kuliner | 7.404 views
Hukum Berziarah di Makam Ulama
28 February 2008, 22:55 | Kontemporer | 9.722 views
Haramkah Keluar Rumah untuk Bekerja Pada Masa Iddah?
28 February 2008, 22:15 | Nikah | 14.496 views
Keshahihan Hadits dan Kritik Matan
28 February 2008, 08:07 | Hadits | 7.591 views
Larangan Menggambar Nabi Muhammad
28 February 2008, 07:28 | Umum | 6.043 views
Stasiun TV Dakwah
27 February 2008, 09:51 | Dakwah | 6.695 views
Ramalan Cuaca, Bagaimana Hukumnya?
27 February 2008, 01:56 | Aqidah | 9.956 views
Keharamaan Masjid Al-Haram
27 February 2008, 00:33 | Haji | 11.168 views
Membaca Shadaqallahul 'Adzhim Bid'ah?
24 February 2008, 01:37 | Quran | 9.616 views
Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu
21 February 2008, 22:55 | Hadits | 16.640 views
Keshahihan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
21 February 2008, 04:47 | Hadits | 8.568 views
Qiyas dan Mazhab VS Hadits Shahih
21 February 2008, 02:12 | Ushul Fiqih | 10.021 views
Saksi Dalam Perceraian
20 February 2008, 10:44 | Nikah | 16.494 views
Hukum Mengadopsi Anak
20 February 2008, 00:11 | Nikah | 6.394 views
Apakah Donor Darah Haram?
19 February 2008, 00:12 | Kontemporer | 10.244 views
Puasa Jumat Dalam Puasa Dawud
18 February 2008, 22:34 | Puasa | 7.185 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 39,235,411 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

10-12-2019
Subuh 04:08 | Zhuhur 11:47 | Ashar 15:14 | Maghrib 18:04 | Isya 19:17 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img