Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Meneruskan Tema "Menikahi Wanita Ahli Kitab" | rumahfiqih.com

Meneruskan Tema "Menikahi Wanita Ahli Kitab"

Fri 7 March 2008 02:46 | Nikah | 6.091 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum WrWb,

Afwan Ustadz, ana jadi keterusan untuk mengikuti tema ini. Karena berawal dari pertanyaan terkait film "Ayat-ayat Cinta" hingga pertanyaan ini, membuat ana penasaran.

Ana setuju dengan jawaban Ustadz tentang kebolehan menikahi wanita ahli kitab yang nasrani atau yahudi. Namun jadi bertentangan dengan hati ana yang bikin tidak tenang.

Karena demikian hukumnya, lalu bagaimana dengan kedudukan hadis yang memberikan panduan untuk memilih calon isteri, pilihlah agamanya dahulu? Lalu apakah ini nanti akan menjadi senjata bagi para kaum liberal dan orientalis untuk membenarkan pernikahan beda agama? Padahal jelas sekali doktrin itu sedang dikembangkan oleh mereka. Begitu juga dengan para feminis yang sedang giat-giatnya mengubah UU Perkawinan agar disahkan pernikahan beda agama.

Mohon penjalasannya, Ustadz...supaya ana dapat jawaban yang jelas dan menenangkan batin. Syukron, jazakallah.. Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ada baiknya sebelum kita perang, kita berbekal senjata, atau setidaknya kita bisa menggunakan senjata. Perang tanpa senjata atau tanpa mampu menggunakannya, maka cuma bunuh diri jadinya.

Kita sepakat untuk berperang melawan liberalisme yang memang mau merusak syariah. Tapi menghadapi jaringan liberal, tentu saja anda harus juga belajar syariah. Biar anda punya peta yang pasti, yang anda bela itu apa.

Jangan-jangan kita ini sibuk perang melawan orang yang ingin merusak syariah, malah kita sendiri yang ikut merusaknya juga. Bukan apa-apa, justru karena kita sendiri malah tidak pernah belajar syariah secara serius. Cuma sekedar dengar-dengar ceramah sepotong-sepotong saja, lalu merasa diri sudah jadi ulama besar.

Menikahi Wanita Ahli Kitab

Apa yang kami sampaikan dalam pembahasan-pembahasan lalu tentang hukum menikahi wanita ahli kitab, bukan sekedar mengarang sesuai selera. Tetapi memang demikian adanya pendapat fiqih di kalangan ulama.

Kalau kita buka literatur hukum fiqih, maka semua itu memang ada dan telah diterima oleh mereka.

Jadi rasanya bukan merupakan sikap yang tepat untuk permasalahkan lagi tentang kebolehan hukum menikahi wanita ahli kitab. Sebaliknya, yang perlu kita lakukan adalah bersikap lebih teliti, mempelajari syariah dengan lebih mendalam, agar kita bisa membedakan mana yang benar-benar lahir dari kajian syariah dan telah diterima para ulama, dan mana yang hanya sekedar akal-akalan para gembong liberalisme.

Sikap dan tindakan ini penting bagi kita, agar kita tahu mana yang kita harus perangi dan mana yang harus dibela. Ibarat dalam pertempuran, yang penting bukan sekedar bisa nembak, tapi juga bisa membedakan mana kawan dan mana lawan.

Saran kami, setidaknya anda boleh membuka lagi literatu kitab fiqih dan lihat apa pendapat para ulama tentang hukum menikahi wanita ahli kitab. Dari sana kita akan tahu, manakah pernikahan antar agama yang haram dan mana yang memang dibenarkan dalam syariah.

Ternyata memang tidak semua bentuk pernikahan antar agama itu haram, ada juga yang halal, yaitu bila laki-laki muslim menikahi wanita ahli kitab. Tapi kalau yang laki-laki bukan muslim, jelas hukumnya haram. Atau bila wanita non muslim itu bukan ahli kitab, misalnya beragama HIndu, Budha, Konghuchu, Shinto, atau ateis, maka hukumnya juga haram.

Memang ada detail-detail hukum syariah yang perlu lebih kita teliti lagi.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Wallahu 'alambishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Ragu-Ragu dengan Bekas Najis di Mana-Mana
6 March 2008, 00:03 | Thaharah | 40.763 views
Jadi Bawahan dengan Tugas Menghitungkan Riba, Apakah Ikut Berdosa?
6 March 2008, 00:03 | Muamalat | 6.972 views
Status Wanita Ahli Kitab Setelah Dinikahi
5 March 2008, 00:58 | Nikah | 8.924 views
Bolehkah Ayah Saya Jadi Wali untuk Saya?
5 March 2008, 00:56 | Nikah | 5.907 views
Menikahi Wanita yang Sedang Koma Karena Sakit....
3 March 2008, 23:03 | Nikah | 8.248 views
Shalat Jumat di Kapal
3 March 2008, 21:53 | Shalat | 7.349 views
Film Ayat-Ayat Cinta Lebih Berbahaya dari Film Maksiat?
3 March 2008, 01:47 | Kontemporer | 10.641 views
Teknologi Dunia Jin
1 March 2008, 21:48 | Kontemporer | 11.188 views
Hewan yang Disetrum
1 March 2008, 00:29 | Kuliner | 7.129 views
Hukum Berziarah di Makam Ulama
28 February 2008, 22:55 | Kontemporer | 8.946 views
Haramkah Keluar Rumah untuk Bekerja Pada Masa Iddah?
28 February 2008, 22:15 | Nikah | 10.802 views
Keshahihan Hadits dan Kritik Matan
28 February 2008, 08:07 | Hadits | 6.969 views
Larangan Menggambar Nabi Muhammad
28 February 2008, 07:28 | Umum | 5.828 views
Stasiun TV Dakwah
27 February 2008, 09:51 | Dakwah | 6.426 views
Ramalan Cuaca, Bagaimana Hukumnya?
27 February 2008, 01:56 | Aqidah | 9.482 views
Keharamaan Masjid Al-Haram
27 February 2008, 00:33 | Haji | 10.829 views
Membaca Shadaqallahul 'Adzhim Bid'ah?
24 February 2008, 01:37 | Quran | 9.110 views
Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu
21 February 2008, 22:55 | Hadits | 15.002 views
Keshahihan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
21 February 2008, 04:47 | Hadits | 8.132 views
Qiyas dan Mazhab VS Hadits Shahih
21 February 2008, 02:12 | Ushul Fiqih | 9.437 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,251,499 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

16-9-2019
Subuh 04:30 | Zhuhur 11:49 | Ashar 15:03 | Maghrib 17:53 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img