Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tidur di Saat Kutbah Jum'at, Sahkah Sholat Jum'atnya? | rumahfiqih.com

Tidur di Saat Kutbah Jum'at, Sahkah Sholat Jum'atnya?

Fri 7 March 2008 03:14 | Shalat | 13.419 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalaamu'alaikum Wr Wb

Begini ustadz. Biasanya kalo saat kutbah jum'at, banyak para jama'ah (termasuk saya) yang ketiduran. dan begitu selesai kutbah langsung bangun dan segera sholat jum'at.

Bagaimana dengan sholat jum'at saya? Apa perlu wudhu lagi? Mohon penjelasan.

Terima kasih

Wassalaam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Memang secara hukum, bila seseorang telah ikut shalat Jumat bersama imam, maka hukum shalat Jumatnya telah sah, bahkan meski dia hanya ikut imam di rakaat terakhir pada saat imam sedang ruku'. Itu adalah batasan akhirnya.

Dan bila ikutnya seorang makmum kepada imam di shalat Jumat itu telah lewat dari ruku'nya imam, maka dia tidak mendapatkan shalat Jumat. Baginya wajib melakukan shalat Dzhuhur sebanyak empat rakaat.

Jadi kesimpulannya memang seorang yang tidak sempat ikut mendengarkan khutbah jumat, tetap terhitung telah mendapatkan shalat Jumat.

Hanya saja secara kualitas ibadah, tertidur saat mengengarkan khutbah Jumat patut disesalkan. Karena kesempurnaan ibadah shalat Jumat tentu saja dengan cara ikut dalam khutbah.

Namun melihat kasus tertidur saat mendengar khutbah jumat itu, kita tidak bisa main vonis begitu saja, sebab belum tentu kesalahan terletak pada diri orang yang tidur. Siapa tahu khatibnya juga bikin ngantuk jamaah. Entah karena suaranya pelan, penyampaiannya kurang menggugah, atau karena durasinya kelamaan, hingga orang bosan mendengarkan. Akhirnya, tidur pulas jadi pilihan 'secara fitrah'.

Durasi Khutbah

Seharusnya khutbah Jumat itu tidak perlu terlalu lama, cukup 15 menit saja, paling lama 20 menit. Semakin pendek khutbah, semakin baik. Kalau masih ingin memberikan ceramah agama yang panjang, atau pakai tanya jawab, maka silahkan lakukan setelah selesai shalat.

Sebenarnya tidak salah bila ada pengurus masjidpunya kebijakan untuk membatasi durasi khutbah jumat hanya 10 menit, lalu langsung dilakukan shalat jumat.

Selesai itu diumumkan kepada jamaah yang memang tidak terlalu terburu-buru, agarmendengarkan ceramah agama atau mau'izhah hasanah, atau juga tanya jawab, yang dilaksanakan setelah shalat Jumat usai. Tentu saja hukumnya bukan wajib, tetapi sunnah.

Dankewajiban shalat Jumat sudah terpenuhi terlebih dulu, sedangkan yang butuh ilmu agama secara lebih mendalam, boleh tetap diam di tempat untuk mendengarkan kuliah agama.Yang punya keperluan dan pekerjaan, boleh langsung meninggalkan arena.

Malah dengan cara itu, kita akan tahu, siapa saja yang butuh ilmu dan siapa saja yang datang memang karena untuk menggugurkan kewajiban. Dan dengan semakin pendeknya durasi khutba jumat, akan semakin kecil kemungkinan orang tertidur.

Kesalahan Jamaah

Tapi tidak selamanya kesalahan terletak pada diri khatib. Di Mesir misalnya, meski khutbah jumat relatif lebih panjang, tapi semua orang sudah mafhum, di samping mereka memang butuh ceramah agama dari para ulama besar.

Kesempatan bertemu dan mendengarkan khutbah Jumat dari para ulama besar dan ilmunya luas, memang pada saat shalat Jumat. Penyampaian khutbah itu menjadi pencerahan yang amat ditunggu-tunggu para jamaah.

Di samping itu, hari Jumat di Mesir adalah hari libur. Sehingga kalau shalat Jumat agak panjang, tidak ada yang gelisah mau balik ke kantor.

Suasananya memang sangat kontras dibandingkan dengan di negeri kita, yang umumnya orang pada ngobrol, kadang sibuk ngirim sms, atau juga malah berteleponan. Selain itu tidak jarang khatibnya pun kurang mampu menguasai masalah dan massa. Sebagian sudah gelisah kalau khatib agak memanjangkan khutbah.

Selain itu harus diakui juga adanya orang yang memang benar-benar 'pelor' alias nempel langsung molor. Tidak boleh ketemu dinding atau tiang, pokoknyaambil ancang-ancang dan langsung ngorok. Tak peduli khatib sedang teriak-teriak di atas mimbar.

Hukum Tidur Yang Membatalkan Wudhu'

Memang benar bahwa tidur itu akan membatalkan wudhu'. Dan bila wudhu' sudah batal, maka tidak sah bila langsung melaksanakan shalat, kecuali bila sebelumnya berwudhu' lagi.

Dalil bahwa tidur itu membatalkan shalat adalah hadits berikut ini:

Siapa yang tidur maka hendaklah dia berwudhu' (HR Abu Daud dan Ibnu Majah)

Namun para ulama mengatakan bahwa tidak semua bentuk tidur akan membatalkan wudhu'. Ada beberapa kriteria yang berbeda, di mana tidak selamanya tidur itu membuat batal wudhu'.

Tidur yang membatalkan wudhu adalah tidur yang membuat hilangnya kesadaran seseorang. Termasuk juga tidur dengan berbaring atau bersandar pada dinding.

Sedangkan tidur sambil duduk yang tidak bersandar kecuali pada tubuhnya sendiri, tidak termasuk yang membatalkan wudhu' sebagaimana hadits berikut:

Dari Anas ra berkata bahwa para shahabat Rasulullah SAW tidur kemudian shalat tanpa berwudhu' (HR Muslim) - Abu Daud menambahkan: Hingga kepala mereka terkulai dan itu terjadi di masa Rasulullah SAW.

Jadi upayakan sebisa mungkin untuk tidak tidur waku mendengarkan khatib shalat Jumat. Sebab tujuan dari mendengarkan khutbah adalah mendengarkan nasihat, wasiat dan penjelasan masalah agama.

Tapi para ulama sepakat bila seseorang tertidur saat khutbah dibacakan, tetap sah shalat jumatnya. Dan kalau tidurnya termasuk kriteria yang tidak membatalkan, maka tidak perlu wudhu' lagi.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Meneruskan Tema "Menikahi Wanita Ahli Kitab"
7 March 2008, 02:46 | Nikah | 4.437 views
Ragu-Ragu dengan Bekas Najis di Mana-Mana
6 March 2008, 00:03 | Thaharah | 13.216 views
Jadi Bawahan dengan Tugas Menghitungkan Riba, Apakah Ikut Berdosa?
6 March 2008, 00:03 | Muamalat | 4.798 views
Status Wanita Ahli Kitab Setelah Dinikahi
5 March 2008, 00:58 | Nikah | 6.119 views
Bolehkah Ayah Saya Jadi Wali untuk Saya?
5 March 2008, 00:56 | Nikah | 4.425 views
Menikahi Wanita yang Sedang Koma Karena Sakit....
3 March 2008, 23:03 | Nikah | 5.096 views
Shalat Jumat di Kapal
3 March 2008, 21:53 | Shalat | 5.115 views
Film Ayat-Ayat Cinta Lebih Berbahaya dari Film Maksiat?
3 March 2008, 01:47 | Kontemporer | 7.138 views
Teknologi Dunia Jin
1 March 2008, 21:48 | Kontemporer | 6.356 views
Hewan yang Disetrum
1 March 2008, 00:29 | Kuliner | 5.194 views
Hukum Berziarah di Makam Ulama
28 February 2008, 22:55 | Kontemporer | 5.341 views
Haramkah Keluar Rumah untuk Bekerja Pada Masa Iddah?
28 February 2008, 22:15 | Nikah | 4.672 views
Keshahihan Hadits dan Kritik Matan
28 February 2008, 08:07 | Hadits | 4.915 views
Larangan Menggambar Nabi Muhammad
28 February 2008, 07:28 | Umum | 4.141 views
Stasiun TV Dakwah
27 February 2008, 09:51 | Dakwah | 4.611 views
Ramalan Cuaca, Bagaimana Hukumnya?
27 February 2008, 01:56 | Aqidah | 6.041 views
Keharamaan Masjid Al-Haram
27 February 2008, 00:33 | Haji | 8.822 views
Membaca Shadaqallahul 'Adzhim Bid'ah?
24 February 2008, 01:37 | Quran | 6.069 views
Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu
21 February 2008, 22:55 | Hadits | 7.403 views
Keshahihan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
21 February 2008, 04:47 | Hadits | 5.417 views

TOTAL : 2.294 tanya-jawab | 22,841,059 views