Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Siapakah yang Disalib? | rumahfiqih.com

Siapakah yang Disalib?

Sun 23 March 2008 01:38 | Aqidah | 13.404 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum....

Siapakah sebenarnya yang disalib, Nabi Isa atau muridnya. Mohon penjelasannya.Terima Kasih.

Wasssalamualaikum

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kitab Al-Quran telah dengan tegas menyebutkan bahwa mereka tidak pernah membnuh nabi Isa, bahkan tidak pernah menyalibnya. Yang mereka bunuh atau mereka salib itu adalah orang yang lain yang diserupakan dengan wajah nabi Isa 'alaihissalam.

Dan sebagai umat Qurani, kita seharusnya tersinggung dengan sikap yang dilakukan oleh saudara kita yang nasrani. Karena mereka telah melakukan kebohongan yang teramat fatal, dengan mengatakan bahwa mereka telah membunuh atau menyalibnya.

Apalagi sampai ada cerita Nabi Isa berjalan di jalan dengan kawat berduri, memanggul kayu salib, ditambahi dengan cerita penebusan dosa. Tentu saja semua cerita itu jelas bertentangan dengan kebenaran hakiki, baik menurut para ahli sejarah apalagi menurut Quran.

Di dalam Al-Quran, jelas-jelas disebutkan bahwa nabi Isa tidak pernah disalib oleh siapa pun. Dan juga beliau tidak pernah dibunuh.

dan karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah ", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa. (QS. An-Nisa': 157)

Ayat ini mengisyaratkan dengan tanpa ditutupi, bahwa semua itu hanya merupakan kebohongan, khayalan, imajinasi dan cerita nenek moyang yang tidak jelas asal-usulnya. Setidaknya tidak pernah terdapat jalur riwayat sanad yang shahih yang bisa dijadikan sandaran tentang kisah-kisah itu.

Kalau kita bandingkan dengan ilmu kritik hadits di dalam agama kita, riwayat tentang penyaliban nabi Isa itu ibarat hadits yang dhaif jiddan (lemah banget), para perawinya bergelar akdzabunnas (manusia paling dusta) yang tidak akan pernah lolos dari seleksi al-jarhu watta'dil. Bahkan sanadnya tidak nyambung, alian munqathi' atau pun juga mursal.

Bahkan menurut para ahli hadits lainnya sudah bisa dikategorikan hadits maudhu' (palsu). Dan dalam agama Islam, hadits palsu sudah pasti tertolak mentah-mentah, jangankan dipakai, dilirik pun tidak.

Tapi sayangnya, karena saudara kita yang beragama nasrani itu memang tidak punya sistem kritik hadits seperti yang kita punya, makanya cerita-cerita dari berbagai versi habis memporak-porandakan sejarah agama mereka, bahkan sampai ke wilayah yang paling mendasar, yaitu masalah aqidah.

Maka setiap tahun ketika saudara-saudara kita memperingati hari wafat Isa almasih, kita sebagai muslim akan berbangga, karena kita punya ilmu kritik hadits. Sehingga semua kisah, cerita atau periwayatan yang tidak jelas pertanggung-jawabnnya, tidak akan pernah bisa masuk ke dalam ajaran agama Islam.

Dan ilmu kritik hadits ini sudah membuktikan kepiawaiannya selama 14 abad ini untuk menjaga kemurnian agama ini dari beragam cerita hayal yang tidak jelas ujung pangkalnya. Dan tragesi ketidak-jelasan sumber adalah tragedi terbesar yang menimpa dua agama samawi, nasrani dan yahudi.

Namun sebagai muslim, kita tetap wajib menghormati apa yang menjadi keyakinan mereka. Kita dilarang mengganggu apalagimenghalagi apa yang mereka lakukan. Namun yang namanya diskusi, dialog dan studi sejarah bukan berarti harus berhenti.

Setidaknya kita akan bilang bahwa silahkan saja anda membuat beragam versi cerita, tapi saran kami agar agama Anda tidak ditinggalkan oleh pemeluknya, cobalah buat cerita yang punya pertanggung-jawaban ilmiyah. Sebab semakin jujur kita terhadap sejarah, maka akan semakin membuat orang yakin dengan kebenaran agama kita.

Sebaliknya, semakin kita tidak punya perhatian terhadap keaslian sejarah, maka orang-orang akan semakin meninggalkan apa yang kita dakwahi.

Lalu Siapa Yang Disalib

Al-Quran tidak secara tegas menyebutkan siapa yang disalib. Yang ditegaskan Al-Quran adalah bahwa yang disalib itu bukan nabi Isa 'alaihissalam. Al-Quran menegaskan bahwa beliau telah diangkat ke sisi-Nya.

TetapiAllah telah mengangkat 'Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. An-Nisa': 158)

Maka ada berbagai riwayat tentang siapakah orang yang disalib itu. Sebagian riwayat mengatakan bahwa yang disalib adalah murid nabi Isa yang paling mirip dengan beliau. Murid-murid beliau yangdiriwayatkan berjumlah hanya 12 orang ini berebut untuk menjadi martir, mengaku sebagai nabi Isa untuk melindungi guru mereka.

Tapi dalam riwayat yang lain, yang disalib adalah seorang yang bernama Yudas Eskariot, seorang yahudi yang diserupakan oleh Allah SWT menjadi mirip nabi Isa.

Dan ada sekian banyak versi lainnya. Tapi lepas dari mana yang benar, yang pasti yang disalib atau dibunuh itu bukan nabi Isa 'alaihissalam. Sehingga kepercayaan tentang penebusan dosa yang memang tidak dikenal dalam semua risalah agama samawi, jelas-jelas tidak menemukan relevansinya.

Kepercayaan tentang penebusan dosa itu datang dari kepercayaan kuno bangsa Eropa, ketika agama ini kemudian dibawa ke sana. Atau dimasukkan oleh Paulus yang memang terlalu banyak mengubah agama ini menjadi sebuah agama baru, yang nyaris 100% terlepas dari esensi agama aslinya yang Allah turunkan.

Bahkan seorang Micheal Hart yang bukan muslim sekali pun dengan tegas menyebutkan bahwa Paul (Paulus?) itulah sebenarnya pendiri agama Kristen dewasa ini, dan bukan nabi Isa. Karena esensi paling mendasar dari agama itu di hari ini, sudah tidak ada lagi yang sama dengan yang dibawa oleh nabi Isa.

Dalam bukunya 100: A Ranking of the Most Influental Person in History, Michael Hart menuliskan:

"Pengaruh Paul dalam perkembangan Agama Nasrani dapat diukur dari tiga hal. Pertama, sukses besarnya dalam penyebaran agama. Kedua, tulisan-tulisannya yang menyusun bagian-bagian penting Perjanjian Baru. Ketiga, peranannya dalam hal pengembangan teologi Kristen.

Dari 27 buku Perjanjian Baru, tak kurang 14 dihubungkan dengan jasa Paul. Meskipun ilmuwan modern berpendapat 4 atau 5 buku dari 14 itu ditulis oleh orang lain, namun tak diragukan lagi bahwa Paul-lah orang terpenting secara pribadi menulis Perjanjian Baru.

Pengaruh Paul di bidang teologi Kristen betul-betul tak terperikan besarnya. Ide-idenya termasuk hal-hal sebagai berikut: Isa tidak cuma nabi yang mengesankan tapi juga suci. Isa wafat demi dosa-dosa kita dan penderitaannya dapat membebaskan kita. Manusia tidak bisa melepaskan diri dari dosa-dosa hanya dengan mencoba melaksanakan perintah-perintah yang tertera dalam Injil, tapi hanya bisa dengan jalan menerima Isa sepenuh jiwa.

Sebaliknya, apabila manusia menerima dan percaya Isa, segala dosa-dosanya akan dimaafkan. Paul juga menjelaskan doktrin-doktrinnya mengenai ihwal dosa (lihat Romans 5: 12:19)."

Di dalam halaman lainnya, Micheal Hart menambahkan:

"Paul, lebih dari orang-orang lainnya, bertanggung jawab terhadap peralihan Agama Nasrani dari sekte Yahudi menjadi agama besar dunia. Ide sentralnya tentang kesucian Isa dan pengakuan berdasar kepercayaan semata tetap merupakan dasar pemikiran Kristen sepanjang abad-abad berikutnya."

Jadi, mari kita bangun dialog dan diskusi yang lebih ilmiyah, bukan sekedar iman secara buta, tetapi iman yang melek dengan realitas sejarah.

Wallahu 'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Membaca Amin Setelah Imam Selesai Fatihah
23 March 2008, 00:23 | Shalat | 12.825 views
Shalat Witir Hukumnya Wajib?
22 March 2008, 01:45 | Shalat | 8.549 views
Ingin Membuat Buku Digital dan Online
20 March 2008, 02:04 | Umum | 5.074 views
Bagaimana Menghadapi Tukang Santet
19 March 2008, 23:50 | Aqidah | 18.730 views
Wali Hakim Wanita
18 March 2008, 00:32 | Nikah | 5.177 views
Ka'bah Itu Apa Isinya?
18 March 2008, 00:01 | Haji | 7.303 views
Menegakkan Syariah Islam di Indonesia
17 March 2008, 02:09 | Jinayat | 6.729 views
Pembagian Warisan Antara Anak Kandung dan Anak Tiri
16 March 2008, 22:34 | Mawaris | 12.979 views
Apakah Ahli Waris yang Telah Meninggal Mendapat Bagian?
15 March 2008, 01:06 | Mawaris | 48.803 views
Akses Ustadz Menjawab Melalui Hape
13 March 2008, 23:09 | Umum | 4.917 views
Beranjak Dewasa Tapi Belum Aqiqah
13 March 2008, 01:58 | Qurban Aqiqah | 9.384 views
Haramnya Pupuk Kandang
11 March 2008, 22:34 | Thaharah | 10.473 views
Menyentuh Kemaluan, Batalkah Wudhu' Saya?
11 March 2008, 22:30 | Thaharah | 13.914 views
E-Book Kitab Berbahasa Arab Gratis
11 March 2008, 04:09 | Kontemporer | 8.972 views
Tentang Kebolehan Menggauli Budak
11 March 2008, 02:16 | Kontemporer | 7.938 views
Tindakan Konkrit terhadap Keadaan di Palestina
10 March 2008, 00:09 | Negara | 5.108 views
Air di Bak Mandi Kecil Apakah Suci dan Mensucikan?
9 March 2008, 01:31 | Thaharah | 86.131 views
Benarkah Ka'bah Itu Adalah Kuburan?
8 March 2008, 23:17 | Haji | 13.031 views
Tidur di Saat Kutbah Jum'at, Sahkah Sholat Jum'atnya?
7 March 2008, 03:14 | Shalat | 23.826 views
Meneruskan Tema "Menikahi Wanita Ahli Kitab"
7 March 2008, 02:46 | Nikah | 5.941 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,008,313 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-7-2019
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img