Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Ribakah yang Saya Bayar? | rumahfiqih.com

Ribakah yang Saya Bayar?

Thu 24 April 2008 23:45 | Muamalat | 6.305 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamualaikum wr. wb.

Pak Ustad,

Saya membeli sebuah kios disuatu pertokoan yang sedang dibangun dan akan selesai dalam beberapa bulan lagi.

Penjual memberi harga (misalnya) Rp 100.000, - Pembayarannya boleh dicicil selama sekian waktu. Namun bila saya bermaksud membayar kontan, maka diberi potongan 10%.

Pertanyaan saya:

Apakah jual-beli bangunan yang belum jadisama denganjual-beli 'IJON'? (maaf kalau salah istilah, maksud saya seperti membeli buah/padi yang belum panen)

Dan apakah jual-beli ini mengandung unsur riba? Apabila hal ini dilarang agama, apa yang harussaya lakukan apabila sudah terlanjurmembayar dengan memilih cara mencicil?

Mohon penjelasan P'Ustad. Jazakumullah Khairan Katsirah.

Wass.Wr.Wb

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau Anda bertanya apakah sistem ini dinamakan IJON atau bukan, wah terus terang kami tidak tahu. Sebab istilah IJON itu istilah yang tidak baku. Dan dalam sistem syariah Islam, kita tidak mengenal istilah itu.

Tapi kalau pertanyaannya, apakah cara demikian boleh dan halal, maka barulah kami akan jawab. Tapi sebelumnya, perkenankan kami membuat beberapa perbandingan terlebih dahulu.

Kehalalan Mencicil Harga

Mencicil harga suatu benda yang dibeli hukumnya jelas boleh. Sebab yang namanya akad jual beli itu tetap sah meski pembayaran belum langsung lunas. Pembayaran boleh dilakukan tunai, dan juga boleh dilakukan secara angsuran alias cicilan.

Dan dalam beberapa bentuk akad transaksi, pembayaran dalam bentuk cicilan memang sangat mutlak dan penting. Bahkan terkadang justru untuk kepentingan pihak penjual sendiri.

Yang penting ketika akad, pilihan untuk membayar tunai atau cicilan, harus sudah dijatuhkan. Agar tidak terjadi kerancuan dalam sistem akadnya.

Kehalalan Menjual Dengan Harga Berbeda

Di sisi lain, hukum Islam juga membolehkan penjualan harga barang yang berbeda-beda untuk tiap waktu. Kadang harga tinggi, tapi kadang harga turun.

Dan urusan menaikkan atau menurunkan harga ini adalah hak pedagang. Dan selama pembelinya rela dan sepakat dengan harga yang ditawarkan pedagang, sehingga timbul kesepakatan harga yang disebut dengan istilah 'an-taradhin', dari kedua belah pihak, maka akad itu halal.

Perbandingannya begini, misalnya Anda menjual bahan kebutuhan pokok. Tentu harga itu akan berbeda tiap harinya. Kadang naik dan kadang turun. Apalagi menjelang liburan Idul Fitri, biasanya harga-harga kebutuhan pokok bergerak naik.

Harga Total Cicilan Lebih Tinggi

Dari dua kehalalan di atas, maka juga dibolehkan untuk menggabungkan keduanya. Dihalalkan untuk membedakan nilai harga jual antara bila pembayaran dilakukan kontan dan pembayaran dilakukaan dengan cara cicilan.

Asalkan dengan satu syarat, yaitu nilai total harga hatus ditetapkan di awal dan tidak boleh berubah lagi. Anda harus memilih satu dari dua pilihan harga pembayaran, dan otomatis juga harus memilih salah satu cara, apakah mau tunai atau mau cicilan.

Dalam pembelian kios Anda tadi, ada dua penawaran yang harus anda pilih salah satunya. Pilihan pertama, harganya 100 ribu, pembayarannya boleh dicicil beberapa kali, hingga nilainya mencapai 100 ribu.

Lalu ada pilihan kedua yang harganya 90 ribu, tapi syaratnya harus dibayar tunai di awal. Berarti hemat 10% persen seperti yang anda sebutkan.

Maka akad jual beli ini halal hukumnya, selama Anda menetapan salah satu pilihan. Dan selama anda menghindari terjadinya riba. Riba bisa terjadi seandainya nilai harga beli kios itu semakin bertambah terus kalau tidak lunas-lunas. Pada saat itu yang terjadi adalah riba yang diharamkan Allah SWT.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Haramkah Laba yang Saya Peroleh?
24 April 2008, 08:49 | Muamalat | 5.660 views
Halalkah Bekicot?
23 April 2008, 00:13 | Kuliner | 10.048 views
Hukum Menggauli Isteri yang Sedang Haid
22 April 2008, 22:26 | Thaharah | 6.505 views
Waris terhadap Keluarga
21 April 2008, 23:54 | Mawaris | 5.471 views
Arti Janabah
21 April 2008, 23:14 | Thaharah | 24.135 views
Belajar Bahasa Arab Autodidak?
21 April 2008, 01:09 | Kontemporer | 9.666 views
Apakah Ustad Anti Wahabi?
21 April 2008, 00:30 | Kontemporer | 29.135 views
Bisakah Akhwat Masuk LIPIA?
21 April 2008, 00:29 | Wanita | 17.168 views
Nikah, Main-Main Pun Jadi?
20 April 2008, 01:33 | Nikah | 10.287 views
Kekhalifahan JAI VS Kekhalifahan Rasullullah
20 April 2008, 00:31 | Negara | 6.448 views
Bingung Menyikapi Perbedaan
19 April 2008, 01:16 | Ushul Fiqih | 6.791 views
Rindu Teori dan Sistem Pendidikan Islam
19 April 2008, 00:57 | Negara | 5.663 views
Kekuatan Asing di Belakang Ahmadiyah?
18 April 2008, 00:00 | Aqidah | 6.556 views
Mengulang Shalat Karena Kurang Khusyu'
17 April 2008, 01:06 | Shalat | 26.005 views
Adegan Lesbianisme di Video Klip PADI
16 April 2008, 21:41 | Kontemporer | 6.677 views
Apakah Perbedaan Itu Rahmat Ataukah Adzab?
15 April 2008, 23:04 | Ushul Fiqih | 8.183 views
Ahmad Heriyawan, Ustadz yang Jadi Gubernur
15 April 2008, 00:38 | Negara | 6.479 views
Mengapa Manusia Berbeda-Beda?
14 April 2008, 19:44 | Umum | 23.259 views
Mama Lauren Bukan Dukun?
14 April 2008, 01:58 | Aqidah | 7.883 views
Zakat Mobil
14 April 2008, 01:53 | Zakat | 6.443 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,283,037 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-11-2019
Subuh 04:05 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:01 | Maghrib 17:53 | Isya 19:04 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img