Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Akhawat Ikut Demonstrasi? | rumahfiqih.com

Bolehkah Akhawat Ikut Demonstrasi?

Thu 16 February 2006 05:23 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 5.852 views

Pertanyaan :

Assalamualaikum Wr.Wb

Bagaimana dengan akhwat, mana yang lebih syar'i ikut demo/aksi atau diam saja di rumah atau kuliah mengingat aksi di jalan otomatis akan menjadi tontonan orang banyak sementara wanita lebih banyak auratnya dari laki-laki. Memang kalau kita lihat dari sejarah isteri rasul sendiri ada yang ikut berperang, apakah ini bisa dijadikan alasan?

Wassalamualaikum Wr Wb

Jawaban :

Lepas dari hukum demonya, namun keluarnya para wanita keluar rumah dan tampil di publik diatur oleh Islam batas-batasnya. Semua itu tidak lain demi menjaga kehormatan dan martabat para wanita Islam yang mulia dan terhormat.

Kalau pun memang diperlukan untuk keluar rumah dan berdemosntrasi di ruang publik, maka hendaklah para wanita memperhatikan hal-hal berikut ini.

1. Menutup Aurat Secara Sempurna

Sebab menutup aurat itu hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim dan muslimah yang sudah baligh. Sedangkan aurat muslimah yang wajib ditutup adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Dalam kondisi sekarang di mana tidak ada lagi larangan menutup aurat/memakai jilbab di kantor-kantor atau kampus maka tidak ada darurat untuk membuka aurat.

Jangan sampai demo yang membela Islam itu dilakukan dengan cara yang melanggar aturan Islam sendiri.

2. Tidak Bercampur Baur

Misalnya tidak boleh sampai terjadi ikhtilath, yaitu berbaurnya kelompok lelaki dan perempuan.Sebagaimana wanita dibolehkan keluar rumah pergi ke masjid untuk shalat berjamaah dengan laki-laki. Namun di dalam masjid barisan mereka dipisahkan. Tidak boleh laki-laki dan wanita berada di dalam shaff yang sama.

Maka demikian pula dalam aktifitas lainnya. Kelompok wanita jangan dicampur-baurkan dengan kelompok laki-laki. Biarkan mereka berada terpisah agak jauh dari laki-laki. Demikianlah Rasulullah SAW mengajarkan agamanya kepada kita.

3. Adanya Izin dari Orang Tua/ Suami

Para wanita tidak dihalalkan keluar rumah kecuali atas seizin ayahnya sebagai wali. Atau bila sudah bersuami, harus dengan seizin suami. Jangan sampai aktifitas demo yang jdulnya untuk menegakkan Islam, tetapi para wanita yang ikut demo keluar rumah tanpa izin dari orang tua atau suaminya. Tentu saja hal ini malah terbalik dan justru melecehkan adab Islam.

4. Tugas dan Amanah Utama Jangan Sampai Terlantar

Para wanita biasanya punya tugas dan amanah utama. Buat para istri misalnya, tuga utama mereka adalah mendampingi dan mengasuh anak. Tugas ini sangat mulia dan sangat manusiawi. Namun seringkali dianggap sebagai tugas pembantu.

Padahal mendampingi anak-anak menjalani masa pertumbuhan dan pendidikannya adalah tugas kelas tinggi. Hanya profesor dan ahli pendidikan saja yang mampu melakukannya. Sebab di masa anak masih kecil itulah sesungguhnya karakternya sedang dibentuk.

Akan menjadi pemandangan mengharukan bila ibu-ibu asyik berdemo di jalanan, sementara anak-anak mereka terlantar ditinggal bersama pembantu.

Apalagi bila sampai menelantarkan suami di rumah. Bukankah kewajiban mereka salah satunya adalah melayani suami? Bagaimana mungkin mereka mengejar hal yang sunnah tetapi meninggalkan yang wajib?

Dalam kondisi normal, yang seharusnya tampil didepan umum yang terdiri dari kaum lelaki. Namun dalamkondisi khusus danm tertentu serta sesekali, dimungkinkan adanya peran serta langsung para wanita.Dalam skala umum di mana peran mereka secara langsung memang hanya bisa dilakukan hanya oleh para wanita yang bersangkutan, ia boleh tampil di depan umum untuk menyampaikan da‘wah atau memberikan pelajaran dengan memperhatian ketentuan-ketentuan Islam.

Akan tetapi kondisi ini tidak perlu terjadi tiap hari. Cukup sesekali saja. Sebab semakin sering wanita keluar rumah dan tampil di muka umum, apalagi dalam bentuk demonstrasi, biasanya akan selalu timbul berbagai ekses dan fitnah sebagai efek. Dan semakin besar kemungkinan terjadinya pandangan yang diharamkan, juga masalah tabarruj yang tidak lagi terkontrol dan lainnya.

Karena itu bila tidak terlalu penting dan tidak terlalu signifikan, sebaiknya jangan mengajak para wanita turun ke jalan untuk berdemo. Biarlah tugas berat seperti itu dilakukan oleh para lelaki yang secara fitrah memang lebih cocok.

Wallahu a'lam bishshawab. Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Pembuat Kartun Menghina Nabi, Apakah Boleh Dibunuh?
15 February 2006, 08:33 | Jinayat > Qishash | 6.906 views
Menikah tanpa Penguhulu
14 February 2006, 04:55 | Pernikahan > Akad | 5.842 views
Perbedan Antara (Harta) Waris(an) dengan (Harta) Hibah
14 February 2006, 04:51 | Mawaris > Harta waris | 7.333 views
Status Pernikahan dan Anak karena Married by Accident
13 February 2006, 08:58 | Pernikahan > Terkait zina | 7.763 views
Syarat Sah Kalimat Syahadat
13 February 2006, 07:59 | Aqidah > Syahadat | 14.072 views
Pernikahan Beda Agama
10 February 2006, 03:32 | Umum > Non muslim | 6.971 views
Apakah Bagi Waris Harus Menunggu Kedua Orang Tua Wafat?
10 February 2006, 03:26 | Mawaris > Masalah terkait waris | 6.647 views
Mani yang Keluar di Luar Mimpi
10 February 2006, 03:22 | Thaharah > Hadats | 8.542 views
Makna Valentine Menurut Islam
9 February 2006, 04:04 | Kontemporer > Fenomena sosial | 6.001 views
Gambar dan Patung untuk Alat Pendidikan, Bolehkah?
8 February 2006, 06:10 | Umum > Hukum | 10.581 views
Etika Memberikan Quran pada Teman Nasrani Agar Tidak Tersinggung
8 February 2006, 06:05 | Dakwah > Metode dakwah | 5.603 views
Hukumnya Shaum Tasyu`a dan 'Asyura
8 February 2006, 05:16 | Puasa > Puasa Sunnah | 7.576 views
Warisan Dibagi Tidak Berdasarkan Hukum Islam
8 February 2006, 05:12 | Mawaris > Masalah terkait waris | 12.102 views
Hukum Memancing Ikan
7 February 2006, 06:16 | Umum > Non muslim | 17.347 views
Bagaimana Hukumnya Membatalkan Nadzar Sebelum Terlaksana Apa Yang Dinginkan??
7 February 2006, 05:59 | Umum > Hukum | 38.505 views
Shalat Jum'at untuk Wanita Musafir
2 February 2006, 06:11 | Shalat > Shalat Jumat | 6.581 views
Menanyakan Malam Pertama ke Orang Lain
2 February 2006, 06:07 | Pernikahan > Terkait jima | 7.345 views
Bolehkah Menghadiahkan Quran kepada Keluarga Non Muslim Biar Dapat Hidayah?
1 February 2006, 08:23 | Umum > Halal Haram | 5.634 views
Bisakah Mimpi Dijadikan Petunjuk?
1 February 2006, 08:20 | Aqidah > Ghaib | 8.128 views
Standar Pornografi
1 February 2006, 08:17 | Kontemporer > Perspektif Islam | 7.038 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,520,071 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

1-12-2020
Subuh 04:05 | Zhuhur 11:43 | Ashar 15:09 | Maghrib 17:59 | Isya 19:12 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img