Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bersalaman Setelah Sholat Berjama'ah | rumahfiqih.com

Bersalaman Setelah Sholat Berjama'ah

Fri 30 May 2008 00:42 | Shalat | 7.431 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum

Ustadz, semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, Amin.

Begini Ustadz seperti sudah menjadi kebiasaan, selepas sholat berjamaah banyak dari jama'ah maupun imam saling berjabat tangan dengan jama'ah yang ada di sebelah kiri dan kanan dst.

Apakah kebiasaan ini pernah dicontohkan pada zaman Rasullullah atau pada masa para sahabat? Apakah saudara-saudara muslim kita dinegara lain melakukan hal yang sama? Mohon penjelasannya Ustadz.

Terima kasih.

Wassalamu'alaikum.

Sangaji

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Bersalaman adalah bagian syariat Islam. Perbuatan itu memang disunnahkan dalam agama Islam, bahkan banyak sekali hadits yang menyebutkan keutamaannya.

Hadits-hadits Keutamaan Bersalaman

Dari Anas Radhiyallahu anhu dan Asy-Sya'bi rahimahullah berkata."Adalah para sahabat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam apabila berjumpa mereka saling bersalaman, dan apabila mereka kembali dari bepergian, mereka berpelukan".(HR Bukhari dan Muslim)

Tidaklah dua orang muslim berjumpa lalu bersalaman, kecuali akan berguguranlah dosa-dosa keduanya sebagaimana bergugurannya dedaunan dari pohonnya" (HR Abu Daud)

Dari Al-Barra’ bin Azib radhiyallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda bahwa dua orang yang bertemu dan bersalaman akan diampuni dosa mereka sebelum berpisah. (HR Ibnu Majah)

Bersalaman Setelah Shalat

Namun lepas dari keutamaan bersalaman, lalu bagaimana hukumnya kalau bersalaman itu dilakukan setiap selesai shalat?

Sepanjang yang kami ketahui, entah benar atau tidak, kami belum pernah mendapatkan dalil tentang isyarat, perintah atau contoh dari Rasulullah SAW, atau pun dari para shahabat yang mulia tentang bersalaman setelah shalat.

Kami tidak tahu kalau seandainya ada riwayat yang menyebutkan hal itu. Tapi sampai saat ini kami belum menemukannya.

Sehingga bersalaman sesudah shalat -sementara ini- kami katakan tidak ada tuntunan atau pensyariatanya. Setidaknya, itulah yang kami ketahui.

Kalau memang demikian, lalu kenapa kita masih saja melihat orang-orang bersalaman setelah shalat? Terkadang bersalaman dilakukan setelah selesai salam, terkadang dilakukan setelah dzikir bersama-sama, lalu mereka membuat barisan antrian untuk saling bersalaman satu dengan yang lain.

Kira-kira apa hujjah mereka yang melakukan itu? Dan apakah yang mereka lakukan itu melanggar ketentuan tentang shalat yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW?

Syeikh Abdullah bin Baz ketika ditanya tentang masalah ini hanya mengatakan bahwa disunnahkan bersalaman setelah shalat di masjid, apabila sebelumnya belum sempat bersalaman. Perhatikan kutipan fatwa beliau:

Disukai bersalaman ketika berjumpa di masjid atau di dalam barisan. Jika keduanya belum bersalaman sebelum shalat, maka bersalaman setelahnya.

Hal ini sebagai pelaksanaan sunnah yang agung itu di samping karena hal ini bisa menguatkan dan menghilangkan permusuhan.

Kemudian jika belum sempat bersalaman sebelum shalat fardhu, disyariatkan untuk bersalaman setelahnya, yaitu setelah dzikir yang masyru'.

Sedangkan yang dilakukan oleh sebagian orang, yaitu langsung bersalaman setelah shalat fardu, tepat setelah salam kedua, saya tidak tahu dasarnya.

Yang tampak malah itu makruh karena tidak adanya dalil, lagi pula yang disyariatkan bagi orang yang shalat pada saat tersebut adalah langsung berdzikir, sebagaimana yang biasa dilakukan oleh Nabi Shallallahu alaihi wa sallam setelah shalat fardhu.

Adapun shalat sunnah, maka disyariatkan bersalaman setelah salam jika sebelumnya belum sempat bersalaman, karena jika telah ersalaman sebelumnya maka itu sudah cukup.

[Fatawa Muhimmah Tatallqu Bish Shalah, hal. 50-52, Syaikh Ibnu Baz]

Pendapat Al-Imam An-Nawawi

Sedangkan Al-Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan bahwa bersalaman sangat baik dilakukan. Ketika ditanyakan tentang hukum bersalaman yang dilakukan usai shalat, beliau mengatakan bahwa bersalaman usai shalat adalah bid’ah mubahah dengan rincian hukum sebagai berikut:

Jika dua orang yang bersalaman sudah bertemu sebelum shalat maka hukum bersalamannya mubah saja, dianjurkan saja, namun jika keduanya belum bertemu sebelum shalat berjamaah hukum bersalamannya menjadi sunnah, sangat dianjurkan. (Lihat Fatawa al-Imam an-Nawawi)

Dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin disebutkan bahwa bersalaman disunnahkan setelah shalat karena orang yang sholat itu sama saja dengan orang yang ghaib alias tidak ada di tempat karena bepergian atau lainnya.Setelah sholat, seakan-akan dia baru datang dan bertemu dengan saudaranya. Maka ketika itu dianjurkan untuk berjabat tangan.

Dalam halaman yang lainnya dari kitab yang sama disebutkan:

Berjabatan tangan yang biasa dilakukan setelah salat subuh dan salat ashar adalah sama sekali tidak ada dasarnya. Ibn Abdis Salam menyebutkan bahwa jabatan tangan tersebut adalah termasuk bid'ah yang diperbolehkan atau yang dianggap bagus oleh Imam Nawawi. Sepatutnya diperinci di antara orang yang beserta dia sebelum salat, maka jabatan tangan di antara keduanya sesudah salat tersebut adalah mubah; dan orang yang tidak beserta dia sebelum salat, maka hukumnya sunnah. Karena jabatan tangan itu adalah disunahkan secara ijma' (kesepakatan para ulama) pada waktu bertemu.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Wali Nikah Tidak Setuju, Bagaimana Ini?
28 May 2008, 01:29 | Nikah | 6.531 views
Fenomena Kubah Terbang di Ambon, Bolehkah Dipercaya?
27 May 2008, 01:13 | Aqidah | 7.633 views
Perbedaan Tentang Batasan Bid'ah
26 May 2008, 23:49 | Umum | 13.131 views
Berapa Hak Waris Seorang Isteri?
25 May 2008, 21:20 | Mawaris | 87.205 views
Makan di Standing Party
25 May 2008, 20:37 | Kuliner | 9.486 views
Ibadah dan Amalan Apa Saja yang Bisa Ditransfer Pahalanya ke Orang Lain
24 May 2008, 03:28 | Aqidah | 13.348 views
Mohon Semua "Ustad Menjawab" Dibukukan
23 May 2008, 00:17 | Kontemporer | 6.357 views
Apa yang Dibaca Imam Ketika Diam Sebentar Setelah Membaca Fatihah?
22 May 2008, 23:36 | Shalat | 9.625 views
Bacaan Basmallah di Timur Tengah Ada yang Dikeraskan dan Ada Juga yang Tidak
22 May 2008, 03:09 | Shalat | 6.934 views
Apakah yang Dimaksud Golongan Ingkarsunnah?
22 May 2008, 00:37 | Hadits | 5.561 views
Memahami Sifat Shalat Nabi
21 May 2008, 00:42 | Shalat | 8.960 views
Gusdur Vs FPI
20 May 2008, 23:46 | Negara | 7.385 views
Mengapa Partai Islam Melegalkan Tahlil, Yasinan dan Maulid Nabi?
19 May 2008, 23:49 | Negara | 12.098 views
Khilafah Islam, Haruskah Ditegakkan (lagi)?
19 May 2008, 10:56 | Negara | 8.798 views
Sistem Demokrasi: Apakah Sesuai Syariah?
19 May 2008, 03:11 | Negara | 7.052 views
Menjadi TKI Ilegal, Halalkah Rejeki Saya?
15 May 2008, 22:41 | Muamalat | 8.511 views
Bayar Riba dengan Uang Riba, Bolehkah?
14 May 2008, 23:57 | Muamalat | 6.835 views
Isteri Sudah Bersih Tapi Belum Mandi Wajib
14 May 2008, 01:33 | Thaharah | 6.920 views
Benarkah PKS Dapat Dana dari AS?
13 May 2008, 01:49 | Negara | 7.361 views
Menjama Maghrib dan Isya Saat Summer di Austria
13 May 2008, 01:07 | Shalat | 5.803 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,818,169 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img