Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Peringatan 40 Hari Kematian, Perlukah? | rumahfiqih.com

Peringatan 40 Hari Kematian, Perlukah?

Sat 6 October 2007 07:06 | Umum > Ritual | 7.897 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Wr Wb

Pak Ustad, saya seorang ibu yang baru saja kehilangan buah hati saya yang meninggal karena sakit, usianya baru 6 tahun 4 bulan. Terkadang saya berpikir apa dosa saya sehingga saya diberi cobaan yang begitu beratnya. Rasa rindu dan kehilangan selalu membuat mata menitikan air mata.

Keluarga besar saya meminta untuk membuat peringatan 40 hari kematiannya, saya tidak setuju, tetapi mereka memaksa dengan mengatakan "kasihan anak saya" dan hal terssebut harus diadakan.

Awalnya saya menolak bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan ajaran Rasulullah saw, tetapi karena banyaknya desakan dari keluarga saya pun melemah.

Menurut Pak Ustad, apakah peringatan kematian perlu diadakan?

Apakah saya berdosa masih terus menangisi kematian anak saya?

Terimakasih -Wassalamu alaikum wr wb

Jawaban :

Asalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Perkenankanlah kami ikut menyatakan belasungkawa atas wafatnya kedua anak anda. Tentu anda merasa bersedih kehilangan dua buah hati yang selama ini menjadi tumpahan rasa kasih sayang.

Namun kalau kita analisa lebih dalam, seharusnya justru andaberbahagia. Mengapa?Karena anak anda sudah dipastikan masuk surga. Bahkan dibandingkan dengan kita yang dewasa ini, justru kedua anak anda malahsudah pasti akan masuk surga.

Yang seharusnya merasa kasihan justru kedua anak anda kepada anda. Bukan sebaliknya. Sebab belum tentu anda masuk surga, karena anda belum lagi sampai ajal. Jadi belum ketahuan apakah anda akan mengakhiri hidup ini dengan husnul khatimah atau tidak. Tentu anda berharap untuk dapat meraih surga Allah SWT.

Adapun anak anda, karena belum baligh dan lahir dalam keadaan muslim, maka tempatnya adalah surga. Disebutkan di dalam Al-Quran tentang anak yang meninggal dunia sebagai anak-anak yang abadi atau wildanun mukhalladun.

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda (QS. Al-Waqi'ah: 17)

Dan mereka dikelilingi oleh anak-anak yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan. (QS. Al-Insan: 19)

Peringatan 40 Hari Kematian

Maka dengan demikian, pada dasarnya anda tidak perlu lagi melakukan peringatan 40 hari kematian. Karena anak itu sudah pasti masuk surga. Jadi dia pada dasarnya sudah tidak perlu lagi dengan segala bentuk acara peringatan kematian.

Sementara itu, Rasulullah SAW juga tidak pernah memberikan anjuran atau perintah dalam bentuk apapun, termasuk juga tidak pernah memberi contoh untuk melakukan hal-hal yang terkait dengan peringatan hari kematian anak.

Tidak ada anjuran memang bukan lantas haram, tetapi kalau diyakini bahwa tidak melakukan peringatan itu akan menimbulkan hal-hal yang tidak dikehendaki, tentu sudah masuk wilayah haram.

Wallahu a'lam bishshawab, wasalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Kapan Al-Qur'an Diturunkan?
3 October 2007, 22:39 | Al-Quran > Nuzulul Quran | 9.371 views
Apa Saja yang Dilakukan Saat I'tikaf?
3 October 2007, 22:36 | Puasa > Itikaf | 6.390 views
Awal Syawal 1428 H
3 October 2007, 04:07 | Negara > Polemik | 4.947 views
Lagi Tentang Hukum Waris
3 October 2007, 03:37 | Mawaris > Substansi ilmu waris | 5.723 views
Apa Wajib Zakat Jika Hampir Seluruh Penghasilan untuk Bayar Hutang
2 October 2007, 01:57 | Zakat > Pengertian Zakat dan Batasannya | 6.750 views
Pahala Ramadhan Menggantung Karena Belum Zakat?
30 September 2007, 22:58 | Zakat > Pengertian Zakat dan Batasannya | 6.886 views
Bolehkah Wanita Membaca Alqur
30 September 2007, 22:52 | Wanita > Hukum | 9.786 views
Doa Qunut Dalam Witir di Pertengahan Ramadhan
30 September 2007, 06:17 | Shalat > Qunut | 14.373 views
Apakah Boleh Tunangan?
27 September 2007, 23:23 | Pernikahan > Pra nikah | 9.065 views
Menyesal Berbuat Zina
27 September 2007, 02:37 | Jinayat > Zina | 7.777 views
Bolehkah Menikah di Bulan Ramadhan?
27 September 2007, 01:15 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 6.394 views
Lebaran Ikut Pemerintah?
26 September 2007, 06:12 | Puasa > Idul Fithr | 5.902 views
Bagaimana Menggantikan Puasa Bagi Orang yang Tidak Sanggup Berpuasa
26 September 2007, 02:06 | Puasa > Qadha Fidyah Kafarat | 7.393 views
Bukankah Makan Sahur Sudah Berarti Niat?
24 September 2007, 23:09 | Puasa > Niat Puasa | 7.579 views
Adakah Perintah dari Rasulullah Tentang Sholat Malam Berjama'ah?
24 September 2007, 03:35 | Shalat > Shalat Malam | 6.812 views
Membatalkan Puasa untuk Berjima'
23 September 2007, 06:40 | Puasa > Membatalkan Puasa | 9.556 views
Mengapa Fatimah Tidak Pernah Meriwayatkan Hadits?
21 September 2007, 03:29 | Hadits > Rawi | 7.737 views
Suntik dan Obat Tetes Mata Saat Puasa
21 September 2007, 01:39 | Puasa > Membatalkan Puasa | 22.072 views
Euthanasia Menurut Hukum Islam
19 September 2007, 22:45 | Kontemporer > Hukum | 8.239 views
Hukum Membaca Al-Qur'an Tanpa Tahu Artinya
18 September 2007, 02:21 | Al-Quran > Tilawah | 8.309 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,298,679 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-10-2020
Subuh 04:10 | Zhuhur 11:38 | Ashar 14:50 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img