Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Jarak Antar Musholla Berdekatan | rumahfiqih.com

Jarak Antar Musholla Berdekatan

Mon 28 January 2013 02:30 | Kontemporer | 9.064 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Di daerah tempat saya kost banyak sekali musholla. Jarak antar musholla hanya sekitar 10 rumah. Shalat berjamaah pun biasanya sepi, hanya satu atau dua shaf saja, mungkin karena jamaahnya menyebar terdistribusi ke mushola terdekat, tidak terpusat. Yang saya ingin tanyakan:

1. Bagaimana hukumnya jika dalam suatu lingkungan terdapat banyak musholla?

2. Bagaimana tindakannya untuk menghadapi hal tersebut?

Wassalam

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

1. Hukum Suatu Tempat Banyak Mushalla

Tidak ada masalah bila terdapat banyak mushalla, karena memang tidak ada larangan untuk membangunnya. Setiap masyarakat berhak membangun mushalla sebagai tempat mereka melakukan shalat berjamaah.

Namun kalau dibandingkan dengan masjid, maka yang lebih afdhal tentu saja berjamaah di masjid. Dan semakin banyak jumlah jamaahnya, tentu semakin lebih besar keutamaannya. Dan tentu saja semakin besar pula gedung masjid yang harus dibangun.

Secara otomatis, biaya yang dibutuhkan untuk membangun masjid yang besar pun semakin besar. Karena tentu saja juga membutuhkan lahan yang juga luas. Sementara harga lahan itu tidak murah.

Oleh karena itu, kita harus maklumi bila yang bisa dibangun masyarakat sebatas hanya gedung tempat shalat kecil-kecilan, yang kemudian disebut sebagai mushalla. Kalau masyarakat mampunya hanya sebatas itu, yang kita tidak bisa menyalahkan mereka.

Idealnya memang negara membiayai pembangunan masjid yang besar, karena negara tentu punya dana yang besar, dimana sumber dananya tentu dari masyarakat juga. Tetapi tidak tertutup kemungkinan ada serombongan orang kaya, atau bahkan satu orang yang kaya raya, yang membiayai pembangunan masjid dari awal hingga akhir, serta mampu mengeluarkan juga biaya operasional masjid yang tentunya juga tidak sedikit. Tentu semua akan lebih baik.

Namun syariat Islam tidak mewajibkan suatu masyarakat untuk membangun masjid, apabila mereka memang tidak mampu untuk membangunnnya. Sebab biaya pembangunan masjid itu memang tidak sedikit, apalagi kaalu kita sudah bicara tentang biaya operasional. Logikanya, semakin besar suatu gedung, maka semakin besar pula biaya pemeliharaan.

2. Tindakan Kita?

Ketika masyarakat sudah rajin ke mushalla untuk shalat berjamaah tiap waktu, maka kita harus bersyukur kepada Allah SWT. Jangan pula kita salahkan mereka, karena tidak berjamaah di masjid.

Barangkali kalau ada yang membangun masjid, pastilah orang-orang lebih memilih untuk shalat di masjid. Tentu saja masjid itu harus besar, bagus, terawat dan terpelihara.

Dan satu lagi yang paling utama, jangan sampai ada orang yang mengklaim dirinya adalah pemilik masjid secara pribadi. Sehingga dia merasa berhak memaksakan kehendak, walaupun pendapatnya tidak disepakati oleh masyarakat.

Wallahu 'alma bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc. MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Berbekam Bukan Sunnah Nabi?
27 January 2013, 09:05 | Hadits | 13.249 views
Adakah Kedokteran Nabawi?
26 January 2013, 02:33 | Umum | 6.068 views
Ahli Waris : Istri, Ibu Kandung, Dua Anak Perempuan dan Saudara/i
24 January 2013, 23:51 | Mawaris | 25.182 views
Ambil Keuntungan Dari Bisnis Dari Orang Dalam
24 January 2013, 23:14 | Muamalat | 5.580 views
Hak Waris Saudara Kandung
24 January 2013, 22:04 | Mawaris | 14.604 views
Mohon Saya Dihukum Cambuk 100 Kali Karena Zina
23 January 2013, 18:02 | Jinayat | 10.647 views
Bingung Cari di Google Tentang Pro Kontra Perayaan Maulid
23 January 2013, 01:42 | Umum | 15.657 views
Melamar Gadis Yang Ayahnya Bercerai Tinggal Bapak Tiri
22 January 2013, 05:09 | Nikah | 7.059 views
Bukankah Mazhab Itu Membawa Perpecahan?
22 January 2013, 01:19 | Ushul Fiqih | 8.426 views
Cara Melamar Calon Istri Yang Islami
21 January 2013, 03:54 | Nikah | 119.474 views
Manhaj Majelis Tarjih Muhammadiyah
21 January 2013, 01:48 | Ushul Fiqih | 16.951 views
Hak Waris Anak
20 January 2013, 21:31 | Mawaris | 8.005 views
Minuman 0.00% Alkohol dengan Rasa Beer
19 January 2013, 13:20 | Kuliner | 11.187 views
Nikah Gantung
19 January 2013, 12:13 | Nikah | 18.082 views
Cara Bayar Hutang Kepada Almarhum
19 January 2013, 01:55 | Muamalat | 22.247 views
Ternyata Suami Istri Saudara Sesusuan, Bagaimana Nasib Pernikahan Mereka?
19 January 2013, 01:11 | Nikah | 16.042 views
Benarkah Quran Menetapkan Bahwa Matahari Mengelilingi Bumi?
18 January 2013, 21:12 | Quran | 12.539 views
Sampai Kapan Kita Masih Jadi Musafir?
16 January 2013, 20:51 | Shalat | 37.273 views
Minta Dana Pembangunan Masjid di Tengah Jalan Bikin Macet
15 January 2013, 23:17 | Kontemporer | 10.813 views
Bolehkah Menabung di Bank Tanpa Ambil Bunga?
15 January 2013, 21:31 | Muamalat | 15.469 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 36,372,494 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2019
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img