Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Menyembelih Hewan Tanpa Baca Bismillah? | rumahfiqih.com

Bolehkah Menyembelih Hewan Tanpa Baca Bismillah?

Tue 12 March 2013 00:16 | Qurban Aqiqah | 9.347 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :

 

Assalamu 'alaikum wr. wb.
Teman saya pernah bilang bahwa ada sebagian ulama yang berpendapat bahwa menyembelih hewan tanpa baca bismillah itu halal. Buat saya agak aneh pendapat ini. Lalu siapa yang berpendapat seperti ini dan apa dalilnya?

Mohon penjelasan yang lebih menyeluruh tentang masalah ini, ustadz.

Wassalam

 

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Membaca lafadz basmalah (بسم الله) merupakan hal yang umumnya dijadikan syarat sahnya penyembelihan oleh para ulama.

Namun ada perbedaaan antara jumhur ulama dengan mazhba Asy-Syafi’yah dalam hal ini, yang tidak menjadikannya syarat tetapi hanya sebatas sunnah saja.

1. Jumhur : Basmalah Syarat Sah

Jumhur ulama seperti mazhab Al-Hanafiyah, Al-Malikiyah dan Al-Hanabilah menetapkan bahwa membaca basmalah merupakan syarat sah penyembelihan. Sehingga hewan yang pada saat penyembelihan tidak diucapkan nama Allah atau diucapkan basmalah, baik karena lupa atau karena sengaja, hukumnya tidak sah.

Dalilnya adalah firman Allah:

وَلاَ تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ

Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (QS. Al-An’am: 121)

Begitu juga hal ini berdasarkan hadis Rafi’ bin Khudaij bahwa Nabi SAW bersabda:

مَا أَنْهَرَ الدَّمَ وَذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ فَكُلُوهُ

Segala sesuatu yang dapat mengalirkan darah dan disebut nama Allah ketika menyembelihnya, silakan kalian makan. (HR. Bukhari)

2. Asy-Syafi’iyah : Basmalah Sunnah

Sedangkan Imam Asy Syafi’i dan salah satu pendapat dari Imam Ahmad menyatakan bahwa hukum tasmiyah (membaca basmalah) adalah sunah yang bersifat anjuran dan bukan syarat sah penyembelihan.

Sehingga sembelihan yang tidak didahului dengan pembacaan basmalah hukumnya tetap sah dan bukan termasuk bangkai yang haram dimakan.

Setidaknya ada tiga alasan mengapa mazhab ini tidak mensyaratkan basmalah sebagai keharusan dalam penyembelihan.

a. Hadits Aisyah

Mereka beralasan dengan hadis riwayat ummul-mukminin ‘Aisyah radhiyallahuanha :

أَنَّ قَوْمًا قَالُوا لِلنَّبِىِّ  إِنَّ قَوْمًا يَأْتُونَا بِاللَّحْمِ لاَ نَدْرِى أَذُكِرَ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ أَمْ لاَ فَقَالَ : سَمُّوا عَلَيْهِ أَنْتُمْ وَكُلُوهُ . قَالَتْ وَكَانُوا حَدِيثِى عَهْدٍ بِالْكُفْرِ .

Ada satu kaum berkata kepada Nabi SAW, “Ada sekelompok orang yang mendatangi kami dengan hasil sembelihan. Kami tidak tahu apakah itu disebut nama Allah ataukah tidak. Nabi SAW mengatakan, “Kalian hendaklah menyebut nama Allah dan makanlah daging tersebut.” ’Aisyah berkata bahwa mereka sebenarnya baru saja masuk Islam.(HR. Bukhari)

Hadits ini tegas menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak terlalu peduli apakah hewan itu disembelih dengan membaca basmalah atau tidak oleh penyembelihnya. Bahkan jelas sekali beliau memerintahkan untuk memakannya saja, dan sambil membaca basamalah.

Seandainya bacaan basmalah itu syarat sahnya penyembelihan, maka seharusnya kalau tidak yakin waktu disembelih dibacakan basmalah apa tidak, Rasulullah SAW melarang para shahabat memakannya.

Tetapi yang terjadi justru sebaliknya, beliau SAW malah memerintahkan para shahabat untuk memakan saja, setelah masing-masing membaca basmalah.

b. Yang Haram : Yang Disembelih Untuk Berhala

Mazhab ini beralasan bahwa dalil ayat Quran yang melarang memakan hewan yang tidak disebut nama Allah di atas (ولا تأكلوا مما لم يذكر اسم الله عليه), mereka tafsirkan bahwa yang dimaksud adalah hewan yang niat penyembelihannya ditujukan untuk dipersembahkan kepada selain Allah.

Maksud kata "disebut nama selain Allah" adalah diniatkan buat sesaji kepada berhala, dan bukan bermakna "tidak membaca basmalah".

c. Halalnya Sembelihan Ahli Kitab

Halalnya sembelihan ahli kitab yang disebutkan dengan tegas di dalam surat Al-Maidah ayat 5.

وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ

Dan sembelihan ahli kitab hukumnya halal bagimu. (QS. Al-Maidah : 5)

Padahal para ahli kitab itu belum tentu membaca basmalah, atau malah sama sekali tidak ada yang membacanya. Namun Al-Quran sendiri yang menegaskan kehalalannya.

Namun demikian, mazhab Asy-Syafi'iyah tetap memakruhkan orang yang menyembelih hewan bila secara sengaja tidak membaca lafadz basmalah. Tetapi walau pun sengaja tidak dibacakan basmalah, tetap saja dalam pandangan mazhab ini sembelihan itu tetap sah.

Itulah ketentuan sah atau tidak sahnya sebuah penyembelihan yang sesuai dengan syariah. Ketentuan lain merupakan adab atau etika yang hanya bersifat anjuran dan tidak memengaruhi kehalalan dan keharaman hewan itu.

 

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Hukum Barang Temuan Jam Tangan Di Mall
11 March 2013, 00:34 | Muamalat | 7.301 views
Perempuan Nikah Lagi Sebelum Resmi Cerai
10 March 2013, 11:51 | Nikah | 19.300 views
Satu Dari Empat Penduduk Dunia Adalah Muslim?
8 March 2013, 02:14 | Kontemporer | 7.066 views
Ayah Saya Non Muslim, Lalu Siapa Yang Jadi Wali Saya?
8 March 2013, 00:32 | Nikah | 13.336 views
Hukum Menerima Uang PILKADES
6 March 2013, 22:34 | Muamalat | 27.037 views
Apa Batasan Haramnya Tasyabbuh Dengan Non Muslim?
6 March 2013, 10:05 | Ushul Fiqih | 17.453 views
Panduan Agar Pengobatan Alternatif Tidak Melanggar Syariah
5 March 2013, 23:46 | Umum | 11.036 views
Apakah Orang Bertakwa Pasti Kaya?
5 March 2013, 23:08 | Umum | 7.167 views
Hukum Mengedit Photo Menggunakan Software
5 March 2013, 00:22 | Kontemporer | 14.506 views
Apakah NII Masih Ada dan Apakah Termasuk Kelompok Sesat?
5 March 2013, 00:20 | Dakwah | 26.189 views
Jadi Calo Tiket vs Agen Tiket Resmi
3 March 2013, 21:29 | Muamalat | 8.664 views
Apakah Umat Terdahulu Islam Juga?
3 March 2013, 03:43 | Aqidah | 8.666 views
Memberi Salam Lebih Dahulu kepada Non Muslim
2 March 2013, 21:01 | Aqidah | 11.014 views
Menanam Modal dengan Keuntungan Tetap, Ribakah?
2 March 2013, 11:13 | Muamalat | 6.948 views
Dilemma Jadi PNS Yang Jujur
2 March 2013, 00:41 | Muamalat | 9.287 views
Hukum Menyekolahkan Anak di Sekolah Non Muslim
1 March 2013, 03:11 | Aqidah | 10.593 views
Berapa Warisan Untuk Istri Kedua?
1 March 2013, 02:55 | Mawaris | 14.849 views
Pengertian Mushaf dan Wujud Fisiknya
1 March 2013, 02:35 | Quran | 76.407 views
Panduan Menyelenggarakan Walimah
28 February 2013, 03:58 | Nikah | 13.129 views
Apakah Bila Telah Jatuh Talak Masih Bisa Bersatu Kembali
28 February 2013, 00:33 | Nikah | 23.245 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 34,956,157 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

16-7-2019
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:56 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img