Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Bolehkah Tujuh Orang Patungan Sapi Dengan Niat Berbeda-beda? | rumahfiqih.com

Bolehkah Tujuh Orang Patungan Sapi Dengan Niat Berbeda-beda?

Mon 28 August 2017 04:50 | Qurban Aqiqah | 5.513 views

Pertanyaan :

 

Assalamu 'alaikum wr. wb.
Di tempat saya pernah ada kejadian patungan qurban yang unik. Sebagian berniat untuk qurban tapi sebagian yang lain niatnya untuk aqiqah, dam dan sekedar untuk dimakan atau menjual dagingnya.

Apa hukum tujuh orang berpatungan satu ekor sapi dengan niat yang berbeda-beda? Apakah hal ini dibenarkan dalam syariat Islam?

Mohon penjelasan, ustadz. Terima kasih sebelumnya.

Wassalam

 

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

 

Meskipun jumhur ulama sepakat membolehkan adanya persekutuan dalam penyembelihan hewan qurban, namun menetapkan syarat dan ketentuannya ternyata berbeda pendapat satu dengan yang lainnya.

 

Sebagian ulama mensyaratkan sharing satu sapi atau unta untuk beberapa niat yang berbeda, asalkan masih dalam satu kerangka besar ibadah. Sementara sebagian ulama lain membolehkan niat tiap peserta itu berbeda-beda. Tidak mengapa yang satu niat ibadah dan lain niat sekedar makan daging atau berjualan daging.

1. Mazhab Al-Hanafiyah

Mazhab Al-Hanabilah umumnya membolehkan adanya sharing satu ekor sapi dengan niat yang berbeda-beda. Syaratnya adalah asalkan sama-sama menyembelih dengan niat taqarrub dan tidak boleh tercampur dengan niat-niat lain di luar kerangka taqarrub. Ini adalah pendapat Abu Hanifah dan kedua murid beliau, Abu Yusuf dan Muhammad.

Contoh penyembelihan dalam rangka taqarrub misalnya qurban, aqiqah, membayar dam tamattu', dam qiran, kaffarah sumpah, kaffarah dam karena pelanggaran melewati miqat, dan seterusnya.

Maka dalam pandangan mazhab ini, selama para peserta punya niat yang tidak keluar dari ruang lingkup penyembelihan di atas, maka hukumnya dibolehkan.

Namun diriwayatkan bahwa Abu Hanifah meski membolehkan, namun beliau tetap memakruhkannya. Beliau menyatakan seandainya semua punya satu niat yang sama, yaitu menyembelih qurban, maka lebih beliau sukai. [1]

2. Mazhab Asy-Syafi'iyah & Al-Hanabilah

Sedangkan mazhab Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah dalam hal ini berbeda dengan mazhab Al-Hanafiyah. Dalam pandangan kedua mazhab ini, niat para peserta tidak harus sama-sama dalam rangka bertaqarrub kepada Allah.

An-Nawawi (w. 676 H) salah satu ulama besar di dalam mazhab Asy-Syafi'iyah menyebutkan di dalam kitabnya, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab sebagai berikut :

وتجزئ البدنة عن سبعة وكذا البقرة سواء كانوا أهل بيت أو بيوت وسواء كانوا متقربين بقربة متفقة أو مختلفة واجبة أو مستحبة أم كان بعضهم يريد اللحم ويجوز أن يقصد بعضهم التضحية وبعضهم الهدي

Boleh menyembelih unta atau sapi untuk 7 orang, baik mereka satu rumah atau beberapa rumah, baik semuanya berniat ibadah yang sama, atau ibadah yang berbeda-beda, baik hukumnya wajib atau mustahab, baik sebagiannya hanya butuh daging. Dan boleh bila sebagian berniat qurban dan yang lain hadyu. [2]

Boleh saja niat dari masing-masing peserta saling berbeda-beda, sebagian bertaqarrub dan sebagiannya lainnya bukan untuk taqarrub.[3]

Misalnya dari tujuh orang itu, ada yang berniat menyembelih sebagai qurban, aqiqah, kaffarat, tetapi ada juga yang niatnya hanya ingin makan-makan sekeluarga, bahkan niatnya cuma untuk dijual. Bila kesemuanya bersekutu dan menyembelih satu ekor hewan, maka semuanya sah sesuai dengan niat masing-masing.

Demikian jawaban singkat ini semoga menjadi jelas.

 

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ahmad Sarwat, Lc., MA

 

[1] Ibnu Abdin, Hasyiyatu Ibnu Abdin, jilid 5 hal, 207

[2] An-Nawawi, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 8 hal. 397

[3] Ibnu Qudamah, Al-Mughni, jilid 11 hal. 97-118


Baca Lainnya :

Hubungan Iedul Adha dengan Ibadah Haji
25 August 2017, 12:54 | Haji | 6.934 views
Persamaan dan Perbedaan Shalat Idul Fithri dan Idul Adha
23 August 2017, 02:02 | Shalat | 14.580 views
Benarkah Haram Potong Rambut dan Kuku Bila Mau Berqurban?
17 August 2017, 15:01 | Qurban Aqiqah | 31.595 views
Bisakah Kita Menjalankan Haji Hanya Dalam 4 Hari?
16 August 2017, 18:25 | Haji | 893 views
Berbagai Keringanan dan Rukhshah Dalam Ibadah Haji
13 August 2017, 15:00 | Haji | 767 views
Perbedaan Antara Qurban Dengan Zakat
11 August 2017, 10:45 | Qurban Aqiqah | 10.679 views
10 Penyimpangan Pembagian Waris di Indonesia
8 August 2017, 05:30 | Mawaris | 47.729 views
Iedul Adha Jatuh Hari Jumat, Gugurkah Kewajiban Shalat Jumatnya?
7 August 2017, 17:30 | Shalat | 12.560 views
Kenapa di Indonesia Shubuh Datang Lebih Awal?
4 August 2017, 17:50 | Kontemporer | 1.917 views
Mau Berangkat Haji, Apakah Disunnahkan Shalat Sunnah Sebelumnya?
3 August 2017, 04:30 | Haji | 999 views
Benarkah Nilai Mahar Nabi SAW 40 Juta?
21 July 2017, 06:48 | Nikah | 22.987 views
Hukum Pakaian Berbahan Campuran 50% Sutra dan 50% Katun, Bolehkah?
11 July 2017, 03:45 | Umum | 1.636 views
Pembagian Waris Untuk Suami, Tiga Anak Laki dan Satu Anak Perempuan
10 July 2017, 06:29 | Mawaris | 1.413 views
Benarkah Aisyah Bolehkan Laki-laki Dewasa Menyusu Pada Wanita Biar Jadi Mahram?
9 July 2017, 17:02 | Nikah | 21.825 views
Berdosakah Kita Bila Tidak Mengamalkan Hadits Shahih?
3 July 2017, 01:01 | Hadits | 3.606 views
Benarkah Puasa Syawwal Belum Boleh Dikerjakan Sebelum Qadha Ramadhan?
1 July 2017, 21:20 | Puasa | 1.755 views
Selama Mudik di Kampung Halaman Apakah Kita Boleh Tetap Menjamak-qashar Shalat?
28 June 2017, 04:53 | Shalat | 3.119 views
Mudik Tapi Tidak Shalat, Apakah Berdosa?
27 June 2017, 12:34 | Shalat | 1.845 views
Makna Idul Fithri Bukan Kembali Menjadi Suci?
26 June 2017, 09:35 | Puasa | 57.990 views
Wajibkah Makan Dulu Sebelum Shalat Idul Fithri?
24 June 2017, 20:50 | Shalat | 19.357 views

TOTAL : 2.290 tanya-jawab | 22,001,945 views