Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Sudah Terlanjur Shalat Witir Masih Bolehkah Tahajjud? | rumahfiqih.com

Sudah Terlanjur Shalat Witir Masih Bolehkah Tahajjud?

Wed 9 July 2014 06:40 | Shalat | 19.394 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ustadz, saya mau bertanya terkait dengan masalah shalat witir.

Di bulan Ramadhan ini kalau kita shalat tarawih berjamaah di masjid, biasanya diakhiri dengan shalat witir. Sepengetahuan saya, shalat witir itu adalah shalat penutup yang tidak ada lagi shalat sesudahnya.

Kalau kita sudah shalat witir bersama imam tarawih, apakah masih diperbolehkan malamnya kita bangun untuk tahajjud? Dan kalau boleh, apakah harus ditutup lagi dengan witir atau tidak?

Demikian pertanyaan saya, sebelumnya saya ucapkan syukran jazakallahu ahsanal jaza'.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Memang benar bahwa Rasulullah SAW memerintahkan bagi kita untuk menjadikan shalat witir sebagai penutup dari rangkaian shaalt malam, sebagaimana hadits berikut ini.

Dari Umar ra. dari Nabi SAW beliau bersabda, "Jadikanlah shalatmu malammu yang terakhir adalah shalat witir." (HR Muttafaq ''alaihi)

Yang jadi pertanyaan, bila setelah shalat Isya’ seseorang sudah melaksanakan shalat witir, kemudian dia tidur, namun di akhir malam dia masih bisa bangun, apakah diperbolehkan melakukan shalat malam atau tahajjud?

Jawabannya adalah bahwa memang hadits ini disepakati oleh para ulama dari segi keshahihannya, tapi urusan bagaimana menarik kesimpulannya, mereka berbeda pendapat.

Memang ada yang memandang secara harfiyah bahwa shalat witir itu adalah shalat penutup. Oleh karena itu tidak boleh lagi shalat apapun di malam itu kalau sudah shalat witir.

Dan ada lagi yang berpendapat lain. Mereka memperkenalkan istilah ‘pembuka’ witir, yaitu untuk membatalkan shalat witir yang terlanjur dilakukan. Caranya dengan melakukan shalat satu rakaat saja, niatnya untuk mengubah posisi ganjil dari shalat witir menjadi genap. Shalat satu rakaat tambahan inilah yang mereka sebut dengan shalat pembuka. Maksudnya, dengan shalat satu rakaat, maka shalat witir yang tadi menjadi genap (witir=ganjil).

Namun yang lebih muktamad dari semua itu adalah bahwa tidak mengapa melakukan tahajjud seusai shalat witir. Hadits itu tidak berada dalam posisi untuk melarang shalat malam setelah witir. Hadits itu hanya mengatakan bahwa kalau mau disusun, maka sebaiknya shalat witir itu diletakkan di bagian akhir dari rangkaian shalat malam. Hal ini senada dengan sabda beliau SAW yang lain:

Dari Abi Said Al-Khudhri ra. berkata bahwa Nabi SAW bersabda, "Shalat witirlah sebelum shalat shubuh." (HR. Muslim)

Tapi bila terlanjur telah melakukan shalat witir sebelumnya, hadits di atas sana sama sekali tidak berfungsi untuk mengharamkan shalat sunnah di malam itu setelahnya. Maka kalau mau shalat malam, silahkan saja. Tidak perlu melakukan shalat witir pembuka lagi. Dan ternyata justru ada larangan untuk melakukan shalat witir dua kali.

لاَ وِتْرَانِ فيِ لَيْلَةٍ

Dari Thariq bin Ali berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada dua witir dalam satu malam.'' (HR Ahmad) 

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Baru Tahu Ternyata Uang Tabungan Harus Dizakati
7 July 2014, 05:43 | Zakat | 20.115 views
Hadits Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah
5 July 2014, 21:43 | Puasa | 15.934 views
Merokok Membatalkan Puasa, Kalau Terhisap Asap Rokok?
4 July 2014, 08:00 | Puasa | 31.661 views
Ramadhan dan 'Setan' Televisi
3 July 2014, 06:00 | Puasa | 9.681 views
Kewajiban Zakat Hadiah Qiyas Dari Zakat Rikaz, Benarkah?
2 July 2014, 07:00 | Zakat | 10.462 views
Tujuh Perbedaan Antara Zakat dan Pajak
1 July 2014, 05:00 | Zakat | 11.002 views
Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadhan
29 June 2014, 13:11 | Puasa | 12.614 views
Posisi Tangan Ketika Beri'tidal Bersedekap atau Tidak?
28 June 2014, 06:35 | Shalat | 20.870 views
Disebut Tarawih Berarti Istirahat, Apa Hubungannya?
27 June 2014, 07:00 | Shalat | 18.971 views
Banyak Pilihan Pendapat, Mana Yang Paling Benar?
26 June 2014, 07:07 | Ushul Fiqih | 8.625 views
Puasa Sunnah Menjelang Ramadhan, Tidak Bolehkah?
22 June 2014, 07:11 | Puasa | 30.258 views
Ziarah Kubur Menjelang Ramadhan, Bid'ahkah?
21 June 2014, 06:00 | Puasa | 57.867 views
Lafadz Ulama Dalam Al-Quran dan Hadits
20 June 2014, 06:00 | Quran | 15.903 views
Apakah Jilbab Itu Harus Berupa Gamis Lebar dan Cadar?
19 June 2014, 05:30 | Wanita | 22.407 views
Wajibkah Rejeki Dari Hadiah, Bonus dan THR Dizakatkan?
18 June 2014, 06:00 | Zakat | 22.472 views
Ramadhan Belum Sempat Mandi Janabah Terlajur Shubuh
17 June 2014, 05:40 | Puasa | 11.564 views
Hafal Quran Tapi Tidak Tahu Hukum Agama
16 June 2014, 06:34 | Quran | 15.409 views
Bolehkah Aqiqah Kambing Diganti Sapi?
15 June 2014, 07:07 | Qurban Aqiqah | 102.429 views
Hukum Menshalati Jenazah Yang Sudah Dikubur
14 June 2014, 05:00 | Shalat | 10.295 views
Bagian Mana Dari Tubuh Calon Istri Yang Boleh Dipandang?
13 June 2014, 05:00 | Nikah | 42.427 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 31,353,616 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

17-2-2018 :
Subuh 04:40 | Zhuhur 12:08 | Ashar 15:21 | Maghrib 18:19 | Isya 19:28 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab