Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mati Bunuh Diri, Haruskah Jenazahnya Dishalatkan? | rumahfiqih.com

Mati Bunuh Diri, Haruskah Jenazahnya Dishalatkan?

Sat 6 December 2014 01:00 | Shalat | 9.597 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Menyambung pertanyaan sebelumnya tentang shalat jenazah bayi yang mati dalam kandungan, saya ingin bertanya terkait dengan hukum shalat jenazah atas orang yang matinya secara bunuh diri. Apakah orang yang mati bunuh diri, apakah kita wajib menshalati jenazahnya, ataukah dilarang hukumnya?

Mohon informasi dan penjelasan, ustadz.

Syukran dan terima kasih.

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dalam hal ini para ulama sedikit berbeda pendapat, ada yang dishalatkan dan ada yang bilang tidak.

1. Mazhab Al-Hanafyah

Mazhab Al-Hanafyah, khususnya Al-Imam Abu Hanifah dan muridnya, Muhammad, berpandangan bahwa orang yang mati dengan cara membunuh dirinya sendiri, walaupun dengan sengaja, tetap dishalatkan jenazahnya dan dimandikan dulu sebelumnya. Urusan dosanya kita kembalikan kepada Allah SWT.

Disebutkan dalam kitab Fatawa AlHindiyah jilid 1 halaman 163 :

وَمَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ عَمْدًا يُصَلَّى عَلَيْهِ عِنْدَ أَبِي حَنِيفَةَ وَمُحَمَّدٍ - رحمهما الله - وَهُوَ الأَصَحُّ

Orang yang membunuh dirinya sendiri secara sengaja, jenazahnya dishalatkan menurut Abu Hanifah dan Muhammad rahimahumallah. Dan ini adalah pandangan yang lebih sahih.

Namun murid Al-Imam Abu Hanifah, yaitu Al-Imam Abu Yusuf punya pandangan berbeda. Dalam pandangan beliau, jenazah orang yang mati bunuh diri tidak dishalatkan, tetapi dimandikan dulu lalu langsung dikuburkan.

2. Mazhab Al-Mallikiyah

Al-Imam Malik menyebutkan bahwa jenazahnya boleh dishalatkan. Di dalam kitab Al-Mudawwanah Al-Kubra jilid 1 halaman 177 disebutkan bawah beliau ditanya orang terkait hukum orang yang bunuh diri, apakah jenazahnya dishalati atau tidak. Maka beliau berkata :

يُصَلَّى عَلَى قَاتِل نَفْسِهِ وَيُصْنَعُ بِهِ مَا يُصْنَعُ بِمَوْتَى الْمُسْلِمِينَ وَإِثْمُهُ عَلَى نَفْسِهِ

Dishalatkan jenazah orang yang membunuh dirinya sendiri dishalatkan dan diperlakukan sebagaimana jenazah orang-orang Islam, sedangkan dosanya adalah urusan dirinya sendiri.

Pendapat yang senada dengannya adalah pendapat Atha' bin Abi Rabah,

Namun beliau berkata sebaiknya Imam dari umat Islam tidak melakukannya. Cukup orang-orang muslim saja yang melakukannya.

3. Mazhab Al-Hanabilah

Al-Imam Ahmad menyebutkan tentang hukum menyalatkan jenazah orang yang mati bunuh diri :

لاَ يُسَنُّ لِلإْمَامِ الأْعْظَمِ وَإِمَامِ كُل قَرْيَةٍ وَهُوَ وَالِيهَا فِي الْقَضَاءِ الصَّلاَةُ عَلَى غَالٍّ وَقَاتِل نَفْسِهِ عَمْدًا وَإِنْ صَلَّى عَلَيْهِمَا فَلاَ بَأْسَ بِهِ

Tidak disunnahkan bagi al-imam al-a'dzham (kepala negara) atau imam tiap kampung yang menjadi hakim untuk menyalatkan jenazah penilep harta ghanimah dan orang yang mati bunuh diri. Namun kalau dishalatkan oleh orang lain tidak mengapa.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Kafirkah Indonesia Karena Tidak Menjalankan Hukum Islam?
4 December 2014, 05:00 | Aqidah | 11.625 views
Benarkah Al-Quran Perintahkan Bunuh Semua Orang Kafir?
3 December 2014, 10:30 | Quran | 95.184 views
Mencari Sosok Ustadz Ideal
2 December 2014, 11:03 | Dakwah | 10.139 views
Bolehkah Kita Memakai Kartu Kredit?
1 December 2014, 08:30 | Muamalat | 105.136 views
Belajar Agama Lewat Internet Sesat Karena Tanpa Guru?
28 November 2014, 06:22 | Ushul Fiqih | 66.899 views
ISIS Penggal Kepala Manusia Dalam Perang, Bolehkah?
27 November 2014, 10:00 | Umum | 14.755 views
Melihat Calon Isteri Tanpa Jilbab
26 November 2014, 11:02 | Nikah | 13.406 views
Menitipkan Jualan di Koperasi, Apakah Riba?
24 November 2014, 21:00 | Muamalat | 8.881 views
Membobol Bank Amerika Dengan Alasan Rampasan Perang
23 November 2014, 17:50 | Muamalat | 8.367 views
Dosa Tidak Shalat Ashar Sama Dengan Meruntuhkan Ka'bah?
22 November 2014, 13:30 | Shalat | 16.453 views
Bolehkah Menjama' Shalat Jumat Dengan Shalat Ashar?
21 November 2014, 06:06 | Shalat | 36.749 views
Mengubah Bentuk Tubuh Yang Dibolehkan Syariat
19 November 2014, 10:30 | Kontemporer | 26.405 views
Ayah Meninggal Dulu, Cucu Tidak Mendapat Warisan?
18 November 2014, 10:10 | Mawaris | 11.991 views
Benarkah Jumatan di Kantor Tidak Sah Karena Bukan Penduduk Setempat?
17 November 2014, 06:30 | Shalat | 21.061 views
Hukum Menutup Jalan Untuk Pengajian dan Tabligh Akbar
16 November 2014, 05:20 | Umum | 16.988 views
Bagaimana Menentukan Arah Kiblat?
14 November 2014, 08:50 | Shalat | 9.329 views
Bolehkah Menunda Shalat Berjamaah Menunggu Jamaah Kumpul Semua?
13 November 2014, 11:20 | Shalat | 22.539 views
Benarkah Olahraga Renang Sunnah Nabi?
12 November 2014, 08:45 | Kontemporer | 68.376 views
Menggelar Resepsi Pernikahan Dengan Menutup Jalan
10 November 2014, 17:33 | Nikah | 18.023 views
Pembagian Waris Suami Istri
8 November 2014, 10:55 | Mawaris | 13.830 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,805,155 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img