Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mengubah Bentuk Tubuh Yang Dibolehkan Syariat | rumahfiqih.com

Mengubah Bentuk Tubuh Yang Dibolehkan Syariat

Wed 19 November 2014 10:30 | Kontemporer | 23.782 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Mohon izin bertanya terkait masalah operasi plastik atau surgery. Selama ini yang saya ketahui dari banyak ceramah agama bahwa Islam mengharamkan operasi plastik, lantaran hal itu dianggap mengubah ciptaan Allah. Intinya, kita harus terima apa pun yang Allah takdirkan pada diri kita dan tidak boleh melakukan perubahan apapun. 

Pertanyaan saya :

1. Lalu bagaimana dengan perubahan seperti memotong kemaluan (khitan), atau melubangi telinga buat anting pada anak perempuan. Apakah termasuk juga hal yang dilarang dalam agama Islam?

2. Bagaimana juga dengan operasi bibir sumbing yang merupakan aib bawaan sejak lahir?

3. Bagaimana hukum memakai organ palsu buatan manusia seperti kaki palsu, gigi palsu dan sebagainya? Bukankah hal itu juga seperti mengubah ciptaan Allah?

4. Bagaimana dengan operasi perbaikan gigi yang tumbuh berantakan, apakah juga termasuk hal yang dilarang dalam agama?

Mohon penjelasan dari ustadz dan sebelumnya terima kasih.

Wassalam

 

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Memang benar sekali bahwa Islam pada dasarnya melarang kita untuk mengubah bentuk tubuh, sebagaimana umumnya dalil larangan yang terdapat di dalam ayat Al-Quran berikut ini :

وَلأَمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللهِ

Dan akan aku (setan) suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. (QS. An-Nisa: 119).

Laranan itu juga biasanya diperkuat dengan hadits nabawi seperti hadits shahih berikut ini :

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

Allah telah melaknat mengutuk orang-orang yang membuat tato dan orang yang minta dibuatkan tato, orang-orang yang mencabut bulu mata, orang-orang yang minta dicabut bulu matanya, dan orang-orang yang merenggangkan gigi demi kecantikan yang merubah ciptaan Allah." (HR. Muslim)

Namun dalam prakteknya tidak semua aktifitas mengubah tubuh itu termasuk perbuatan terlarang. Ada aktifitas yang diberbolehkan berdasarkan ketentuan syariat juga. Intinya, yang terlarang memang ada tetapi tidak semua pengubahan pada bentuk dari bagian tubuh itu terlarang dalam syariat. Kalau ada tujuan tertentu yang membolehkan, maka larangannya menjadi tidak berlaku.

Di antara hal-hal yang membolehkan antara lain bila ada izin khusus dalam nash, atau dengan tujuan perbaikan dari aib yang memalukan, atau bertujuan memfungsikan anggota tubuh yang cacat dan rusak.

1. Izin Khusus Dalam Nash

Mengubah dengan menambahi atau mengurangi bagian-bagian tertentu pada tubuh manusia, tidak selamanya termasuk mengubah ciptaan Allah yang diharamkan.

a. Khitan

Pada hakikatnya khitan itu memotong atau membuang sebagian kulit kemaluan anak laki-laki atau yang lebih dikenal khitan. Sekilas berarti khitan itu termasuk mengubah ciptaan Allah.

Namun karena khitan disyariatkan dalam agama, maka khitan termasuk perkara mengubah ciptaan Allah yang dibolehkan.

أَنَّ النَّبِيَّ خَتَنَ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ يَوْمَ السَّابِعِ مِنْ وِلاَدَتِهِمَا

Sesungguhnya Nabi Muhammad Saw mngkhitan Hasan dan Husein pada hari ke tujuh dari kelahirannya (HR. Al-Hakim dan Baihaqi)

أَلْقِ عَنْكَ شَعْرَ الْكُفْرِ وَاخْتَتِنْ

Buanglah darimu rambut kekufuran dan berkhitanlah! (HR. Ahmad an Abu Daud)

الْخِتَانُ سُنَّةٌ فِي الرِّجَالِ مَكْرُمَةٌ فِي النِّسَاءِ

Khitan merupakan sunnah (yang harus diikuti) bagi laki-laki dan perbuatan mulia bagi wanita (HR. Ahmad dan Baihaqi)

b. Melubangi Telinga Wanita

Demikian juga dengan melubangi telinga wanita untuk dipakaikan anting atau giwang, atau yang disebut dengan tatsqibul udzun (تثقيب الأذن).

Walau pun perbuatan melubangi itu secara harfiyah termasuk mengubah atau merusak ciptaan Allah, namun karena mendapat izin khusus, maka hukumnya tidak terlarang.

Dalam hadits yang terkait dengan shalat Idul Fithr, disebutkan bahwa Rasulullah SAW mendatangi para wanita dan memerintahkan mereka untuk bersedekah.

ثُمَّ أَتَى النِّسَاءَ فَأَمَرَهُنَّ بِالصَّدَقَةِ فَجَعَلَتِ الْمَرْأَةُ تُلْقِي قُرْطَهَا

Kemudian beliau SAW mendatangi para wanita bersama Bilal dan memerintahkan mereka untuk bersedekah. Para wanita mencopot anting mereka. (HR. Bukhari)

2. Perbaikan Dari Aib Yang Memalukan

Mengubah ciptaan Allah pada tubuh kita ini asalkan niatnya untuk mengubah aib yang memalukan tentu hukumnya tidak dilarang. Misalnya ada punya bibir sumbing, baik karena bawaan lahir atau karena kecelakaan. Tentu orang yang berpenampilan sumbing ini sangat tertekan dalam pergaulan.

Maka syariat Islam tidak melarang bila orang sumbing ini dioperasi sedemikian rupa, agar aibnya itu hilang. Sebab bibir sumbing itu bukan sesuatu yang wajb diterima dengan pasrah. Kalau masih bisa diperbaiki, tentu tidak ada larangannya.

3. Membuat Anggota Tubuh Palsu

Ketika ada orang mengalami patah kaki sehingga tidak bisa berjalan kecuali dengan tongkat, maka tidak ada larangan bagi untuk membuat kaki palsu. Tentu kaki palsu akan sangat bermanfaat, agar dia bisa berjalan sebagaimana umumya orang normal.

Membuat kaki palsu ini tentu tidak termasuk larangan karena dianggap telah mengubah ciptaan Allah. Justru sebaliknya, hukumnya sangat baik dan dianjurkan, karena prinsipnya membantu orang yang cacat.

Begitu juga menambahkan alat bantu dengar bagi mereka yagn punya kelainan dalam pendengaran, tentu hukumnya tidak dimasukkan dalam larangan mengubah ciptaan Allah.

4. Merapikan Bentuk Gigi Yang Berantakan

Demikian juga dengan orang yang lahir dengan susunan gigi yang berantakan, tentu akan sangat minder dalam pergaulan. Selain itu juga akan berpengaruh dalam proses pencernaan, karena proses pengunyahan makanan menjadi tidak sempurna.

Maka kalau ada upaya untuk membentuk ulang susunan gigi yang berantakan, tentu tidak termasuk upaya mengubah ciptaan Allah SWT. Tetapi lebih kepada upaya untuk menormalkan yang cacat dan mengembalikan fungsi-fungsi yang seharusnya berfungsi dengan benar.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Ayah Meninggal Dulu, Cucu Tidak Mendapat Warisan?
18 November 2014, 10:10 | Mawaris | 10.904 views
Benarkah Jumatan di Kantor Tidak Sah Karena Bukan Penduduk Setempat?
17 November 2014, 06:30 | Shalat | 18.749 views
Hukum Menutup Jalan Untuk Pengajian dan Tabligh Akbar
16 November 2014, 05:20 | Umum | 15.154 views
Bagaimana Menentukan Arah Kiblat?
14 November 2014, 08:50 | Shalat | 8.759 views
Bolehkah Menunda Shalat Berjamaah Menunggu Jamaah Kumpul Semua?
13 November 2014, 11:20 | Shalat | 20.885 views
Benarkah Olahraga Renang Sunnah Nabi?
12 November 2014, 08:45 | Kontemporer | 61.928 views
Menggelar Resepsi Pernikahan Dengan Menutup Jalan
10 November 2014, 17:33 | Nikah | 16.538 views
Pembagian Waris Suami Istri
8 November 2014, 10:55 | Mawaris | 12.369 views
Sujud Syukur dengan Sujud Tilawah, Apa Bedanya?
7 November 2014, 06:15 | Shalat | 16.498 views
Seorang Wanita Naik Haji tanpa Suami
6 November 2014, 03:19 | Haji | 9.385 views
Hanya Menggunakan Al-Quran karena Menganggap Hadits Banyak yang Palsu
5 November 2014, 03:37 | Hadits | 10.118 views
Menolak Jadi Istri Kedua
4 November 2014, 02:28 | Nikah | 10.041 views
Bolehkah Isteri Merahasiakan Gajinya kepada Suami?
3 November 2014, 03:31 | Nikah | 12.244 views
Punggung Tangan Terbuka Ketika Sholat
2 November 2014, 03:27 | Shalat | 11.518 views
Foto Mesra dalam Undangan Pernikahan
1 November 2014, 00:36 | Nikah | 10.408 views
Minum Dari Bekas Minum Orang Kafir, Najiskah?
31 October 2014, 04:23 | Thaharah | 9.539 views
Cium Tangan Orang Tua dan Ustadz, Adakah Dianjurkan?
30 October 2014, 07:24 | Umum | 16.358 views
Hukum Merayakan Ulang Tahun
29 October 2014, 07:06 | Kontemporer | 23.509 views
Kewajiban Menyebarkan SMS
28 October 2014, 03:31 | Kontemporer | 8.412 views
Apakah Organisasi Sosial Wajib Mengeluarkan Zakat?
27 October 2014, 03:02 | Zakat | 7.710 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 30,329,921 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema