Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tujuh Wanita Yang Jadi Mahram Karena Sebab Persusuan | rumahfiqih.com

Tujuh Wanita Yang Jadi Mahram Karena Sebab Persusuan

Tue 20 January 2015 02:22 | Nikah | 7.811 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Ustadz yang dirahmati Allah SWT.

Sebagaimana sudah kita ketahui bahwa menyusui bayi orang lain akan berakibat kemahraman. Yang jadi pertanyaan saya, siapa saja wanita yang akan menjadi mahram dari bayi yang disusui itu, apakah hanya sebatas wanita yang menyusuinya, ataukah ada wanita lainnya lagi yang ikut menjadi mahram kepada bayi itu?

Mohon penjelasan dan sebelumnya kami ucapkan jazakalahu ahsanal jaza'.

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Memang benar sekali bahwa bila seorang bayi laki-laki disusui oleh seorang wanita,  maka wanita itu akan berstatus mahram alias haram menikah dengan bayi itu.

Selain wanita yang langsung menyusuinya, kemahraman juga terjadi secara otomatis dengan beberapa wanita lainnya yang masih ada hubungan nasab, atau mushaharah atau pun dengan sesama bayi lain yang menyusu kepada wanita itu.

Maka kalau kita daftarkan semuanya, para wanita yang menjadi mahram karena sebab penyusuan sebagai berikut :

1. Wanita Yang Menyusui

Wanita yang secara langsung menyusui bayi orang lain secara otomatis menjadi mahram terhadap bayi tersebut.

Jumlah wanita yang menyusui tidak harus hanya satu orang saja, tetapi dimungkin ada beberapa orang. Contohnya adalah Rasulullah SAW, beliau pernah disusui oleh setidaknya dua wanita, yaitu Tsuwaibah Al-Aslamiyah budak Abu Lahab dan juga Halimah As-Sa'diyah.

2. Anak Wanita Dari Wanita Yang Menyusui

Bila wanita yang menyusui itu punya anak perempuan, maka anak perempuan itu otomatis menjadi saudari sesusuan dengan bayi itu, sehingga hubungan mereka menjadi mahram selama-lamanya.

Dalam hal ini, Rasulullah SAW punya saudari perempuan sesusuan, yaitu puteri dari Halimah As-Sa'diyah, yang bernama Syaima'.

3.: Saudari Wanita Dari Wanita Yang Menyusui

Demikian juga bila wanita yang menyusui bayi itu punya saudari perempuan, baik sebagai kakak ataupun adik, maka dia pun ikut jadi mahram juga.

4. Ibu Dari Wanita Yang Menyusui

Meski tidak menyusui langsung bayi itu, tetapi ibu dari wanita yang menyusui juga berstatus mahram kepada bayi itu.

5. Ibu Dari Suami Wanita Yang Menyusui

Dan kemahraman ini juga menjalar kepada kerabat suami dari wanita yang menyusui, yaitu ibunya suami serta saudarinya.

Cukup menarik untuk diperhatikan, bahwa kemahraman ini juga menjalar ke pihak keluarga suami. Ibu dari suami wanita yang menyusui bayi itu pun ikut jadi mahram juga kepada si bayi.

6. Saudari Dari Suami Wanita Yang Menyusui

Demikian juga dengan saudari wanita dari suami yang istrinya menyusui bayi itu, ikut juga menjadi mahram atas si bayi.

7. Bayi Wanita Yang Menyusu Pada Wanita Yang Sama

Bila ada dua bayi disusui oleh satu orang wanita yang sama, maka kedua bayi itu menjadi saudara sesusuan.

Bila bayi pertama laki-laki dan bayi kedua perempuan, maka hubungan keduanya menjadi mahram, alias haram terjadi pernikahan untuk selama-lamanya.

Namun hubungan saudara sesusuan ini hanya berdampak dalam masalah kemahraman saja, dan tidak menimbulkan pengaruh apapun terhadap masalah waris. Maksudnya, saudara sesusuan bukan termasuk ahli waris, sehingga tidak akan terjadi hubungan saling mewarisi antara bayi tersebut dengan orang-orang yang sudah disebutkan di atas.

Untuk mudahnya mengingat, Penulis coba buatkan diagram sederhana tentang siapa saja wanita yang menjadi mahram akibat persusuan.

 








Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Batalkah Wudhu Kita Bila Makan Daging Unta?
19 January 2015, 04:19 | Thaharah | 9.439 views
Sepuluh Kriteria Yang Perlu Dipertimbangkan Ketika Memilih Istri
18 January 2015, 04:37 | Nikah | 32.175 views
Bolehkah Melihat Langsung Calon Istri Dan Bagaimana Teknisnya?
17 January 2015, 16:00 | Nikah | 16.804 views
Apakah Shalat Harus Pakai Sutrah?
16 January 2015, 18:00 | Shalat | 27.771 views
Haruskah Mata Kaki Jamaah Saling Menempel Sepanjang Shalat?
15 January 2015, 09:06 | Shalat | 27.530 views
Manusia Berasal dari Kera?
14 January 2015, 08:40 | Aqidah | 25.016 views
Menjama' Shalat Karena Hujan, Bolehkah?
13 January 2015, 06:15 | Shalat | 10.840 views
Membersihkan Diri dengan Kertas Toilet
12 January 2015, 03:59 | Thaharah | 9.844 views
Apakah Isteri Kedua Dapat Warisan?
11 January 2015, 03:31 | Mawaris | 7.921 views
Shalat Fardhu di Atas Kendaraan, Apakah Sah Hukumnya?
10 January 2015, 06:04 | Shalat | 20.015 views
Proses Pensyariatan Jihad Dalam Islam
9 January 2015, 04:07 | Negara | 8.014 views
Kedudukan Hadits Tentang Perselisihan Umat
7 January 2015, 01:00 | Hadits | 11.875 views
Bagaimana Kita Menjamin Keaslian Al-Quran?
6 January 2015, 06:00 | Quran | 16.272 views
Najiskah Tubuh Orang Kafir?
4 January 2015, 03:50 | Thaharah | 11.106 views
Dasar Perintah Memberi Fatwa dan Keutamaannya
2 January 2015, 02:00 | Ushul Fiqih | 4.819 views
Perbedaan Antara Fatwa, Qanun, Qadha dan Ijtihad
1 January 2015, 00:01 | Ushul Fiqih | 31.647 views
Cerai Tanpa Pernah Jima' : Apakah Mahar Harus Dikembalikan?
29 December 2014, 08:14 | Nikah | 21.724 views
Benarkah Orang Yang Punya Hutang Berhak Mendapatkan Zakat?
28 December 2014, 04:17 | Zakat | 17.786 views
Adakah Nabi Perempuan?
27 December 2014, 19:16 | Aqidah | 13.403 views
Kenapa Bahasa Arab Mutlak Diperlukan?
25 December 2014, 04:30 | Ushul Fiqih | 7.173 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 35,093,422 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-7-2019
Subuh 04:45 | Zhuhur 12:01 | Ashar 15:23 | Maghrib 17:57 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img