Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Mencium Bau Gosong Saat Shalat, Diteruskan Shalatnya Atau Batalkan? | rumahfiqih.com

Mencium Bau Gosong Saat Shalat, Diteruskan Shalatnya Atau Batalkan?

Wed 15 April 2015 20:00 | Shalat | 10.487 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Saya ingin bertanya tentang masalah membatalkan shalat dengan sengaja. Bolehkah ketika shalat kita dengan sengaja membatalkannya, karena ada hal-hal tertentu yang dirasa penting untuk kita hentikan shalat.

Kemari istri saya ketika shalat tiba-tiba mencium bau masakah hangus dan gosong. Ketika masak di dapur, ada beberapa jenis masakan yang butuh waktu agak lama, sehingga ditinggal untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Kebetulan pas lagi shalat, rupanya dia kelupaan mematikan api kompor sebelumnya. Istri saya bingung saat itu, apakah meneruskan shalatnya ataukah membatalkan shalat untuk mematikan api kompor.

Jadi ustadz, mohon kiranya kami ini diberikan arahan, bolehkah kita membatalkan shalat hanya gara-gara bau gosong? Dan hal-hal apa saja yang membolehkan kami membatalkan shalat? Kapan kita wajib membatalkan shalat?

Atas jawabannya kami ucapkan terima kasih banyak.

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Prinsipnya bahwa shalat yang kita lakukan tidak boleh dengan tanpa alasan lalu kita batalkan, apalagi bila shalat itu merupakan shalat fardhu. Namun demikian, tetap saja ada hal-hal dimana kita diwajibkan untuk membatalkan shalat, karena alasa yang sangat logis, syar'i dan masuk akal. Sementara ada juga hal-hal yang kita bukan diwajibkan tetapi dibolehkan untuk membatalkan shalat.

A. Kewajiban Membatalkan Shalat

Kewajiban membatalkan shalat adalah hal-hal penting yang apabila terjadi, maka kita diwajibkan untuk membatalkan shalat.

Para ulama menuliskan hal-hal tersebut dalam kitab turats mereka antara lain. Salah satunya yang ditulis oleh Asy-Syaranbilali dalam kitabnya Maraqi Al-Falah :

1. Istighatsah

Makna kata istighatsah adalah panggilan minta tolong yang bersifat darurat. Maksudnya, ketika kita sedang mengerjakan shalat, lalu terdengar orang berteriak minta tolong, maka kita wajib membatalkan shalat dan segera bertindak untuk memberikan pertolongan.

Contoh kongkritnya bila ada orang yang tenggelam di dalam air. Meski teriakan minta tolongnya tidak secara khusus ditujukan kepada orang yang sedang shalat, namun yang bersangkutan mendengarnya, wajiblah segera menolong dan wajib membatalkan shalat.

2. Takut Atas Kecelakaan Orang Lain

Ketika terjadi ketakutan atas kecelakaan pada orang lain dan dibutuhkan pertolongan segera, maka orang yang dekat dengannya dan mampu memberikan pertolongan wajib segera menolongnya, walau pun sedang dalam keadaan shalat.

Misalnya kita khawatir ada orang tercebur di dalam sumur, atau terjatuh karena jalanan yang licin, atau tertabrak ketika menyeberang jalan tol ataupun pintu perlintasan kereta api, maka bila kita mampu menyelematkannya, silahkan dilakukan dan tinggalkan shalat.

Shalat juga boleh dibatalkan apabila demi untuk mencegah orang membunuh dirinya sendiri. Maka dalam keadaan itu hukum membatalkan shalat menjadi wajib, demi menghindari dari kecelakaan yang batal menimpa orang lain.

3. Kebakaran

Kebakaran biasanya akan merugikan semua pihak. Oleh karena itulah bila terjadi kebakaran, orang yang sedang shalat dan terancam binasa wajib segera menyelamatkan diri dan meninggalkan shalatnya. Membiarkan diri hangus terbakar dengan alasan sedang shalat dan tidak mau menyelamatkan diri, hukumnya termasuk bunuh diri yang dilarang agama.

4. Serangan Hewan Buas

Rasulullah SAW pernah memerintahkan para shahabat untuk membunuh kalajengking dan ular, walau pun dalam keadaan shalat. Namun apabila hewan buas itu tidak bisa dimatikannya, dan yang bisa dilakukan hanya dengan menghindarinya, maka hukum menghindarinya menjadi wajib, walau pun dengan membatalkan shalat.

B. Kebolehan Membatalkan Shalat

Kebolehan membatalkan shalat adalah hal-hal yang apabila terjadi, kita dibolehkan untuk membatalkan shalat, walaupun tidak sampai tingkat kewajiban.

1. Pencurian

Bila seseorang sedang shalat, lalu teringat hartanya yang belum disimpannya dengan benar, sehingga dia khawatir hartanya itu dicuri, maka boleh hukumnya membatalkan shalat.

Apalagi bila pencurinya sudah masuk rumah, tentu lebih boleh lagi membatalkan shalat, demi menghindari pencurian.

2. Gosongnya Masakan

Ketika shalat dan tercium bau gosong dari masakan, maka dibolehkan untuk membatalkan shalat. Sebab kalau dibiarkan, maka makanan yang gosong itu tidak bisa dimakan.

3. Khawatir Anak

Seorang yang sedang shalat dibolehkan untuk membatalkanya, manakala dia khawatir akan keselamatan anaknya. Contoh mudahnya ketika shalat kita melihat ada bayi dengan ceroboh bermain dengan pisau yang tajam sehingga khawatir terkena pisau, atau meloncat-loncat di atas meja sehingga khawatir jatuh ke lantai, atau bermain korek api sehingga dikhawatirkan akan terjadi kebakaran.

4. Kekhawatiran Musafir Atas Pencoleng

Musafir yang sedang shalat boleh tiba-tiba membatalkan shalatnya, bila dia merasa khawatir akan dijarah oleh pencoleng (perampok).

5. Kebelet

Dalam keadaan kebelet, baik untuk buang air kecil, buang air besar, melahirkan, atau pun terkena penyakit lainnya, maka seorang yang sedang shalat dibolehkan membatalkan shalatnya.

Namun kalau masih bisa dipercepat shalatnya, tentu lebih baik.

6. Panggilan Orang Tua Dalam Shalat Sunnah

Dalam shalat sunnah, dibolehkan membatalkan shalat itu, apabila orang tua memanggil dan memerlukannya segera. Hal ini karena memenuhi panggilan orang tua dianggap lebih utama dari pada melakukan shalat sunnah. Maka silahkan batalkan shalat dan lebih mendahulukan memenuhi panggilan orang tua.

Namun kebolehan ini tidak berlaku di dalam kasus shalat fardhu. Dalam shalat fardhu, panggilan orang tua dikalahkan dengan panggilan Allah SWT untuk mengerjakan shalat wajib.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc., MA

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Isteri Saya Nasrani, Islamkah Anak Saya?
14 April 2015, 17:37 | Aqidah | 18.785 views
Berbicara Dalam Shalat, Mana Yang Membatalkan Mana Yang Tidak?
13 April 2015, 11:10 | Shalat | 25.976 views
Bisakah Hari Ini Kita Memiliki Budak Dan Menyetubuhinya Tanpa Dinikahi?
10 April 2015, 08:25 | Nikah | 188.274 views
Pernah Khilaf Berzina Dengan Pacar, Apakah Jadi Haram Menikahinya?
9 April 2015, 18:30 | Nikah | 149.877 views
Haruskah Meniatkan Puasa Secara Khsusus Untuk Tiap Hari Puasa Ramadhan?
8 April 2015, 06:20 | Puasa | 10.661 views
Mengapa Rumah Fiqih Selalu Menampilkan Perbedaan Pendapat?
7 April 2015, 05:05 | Ushul Fiqih | 14.168 views
Hukum Membaca Ushalli Dalam Shalat, Bid'ahkah?
6 April 2015, 11:33 | Shalat | 24.065 views
Delapan Perkara Yang Harus Dilakukan Ketika Bertaubat
5 April 2015, 05:15 | Umum | 26.684 views
Bersalaman Seusai Shalat : Antara Boleh Dan Haram, Mana Yang Benar?
3 April 2015, 05:38 | Shalat | 26.392 views
Kenapa Imam As-Sudais Membaca Basmalah Dengan Keras?
2 April 2015, 05:45 | Shalat | 36.359 views
Berdosakah Seorang Ibu Yang Tidak Membagi Harta Waris Suami Kepada Anak-anaknya?
31 March 2015, 10:53 | Mawaris | 80.021 views
Kapan Laki-laki Boleh Memakai Sutera?
30 March 2015, 09:49 | Umum | 12.241 views
Agar Terbebas Cambuk 80 Kali Karena Terlanjur Menuduh Orang Berzina
29 March 2015, 17:46 | Jinayat | 8.593 views
Kapankah Orang Yang Meninggalkan Shalat Itu Menjadi Kafir?
28 March 2015, 14:53 | Shalat | 30.919 views
Mazhab Manakah Yang Paling Benar Untuk Hari Ini?
26 March 2015, 09:18 | Ushul Fiqih | 31.931 views
Hal-hal Apa Saja Yang Dapat Membatalkan Tayammum?
25 March 2015, 11:22 | Thaharah | 76.032 views
Mana Yang Benar Waktu Shalat, Tangan di Dada Atau di Bawah Dada?
24 March 2015, 10:28 | Shalat | 48.912 views
Benarkah Jumhur Ulama Salaf Sepakat Tarawih 20 Rakaat?
23 March 2015, 10:10 | Shalat | 23.027 views
Mohon Rincian Khilafiyah Najisnya Anjing
20 March 2015, 10:01 | Thaharah | 11.093 views
Shalat Menggunakan Pakaian Bergambar Makhluk Bernyawa
18 March 2015, 05:15 | Shalat | 13.745 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 38,262,290 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

15-11-2019
Subuh 04:05 | Zhuhur 11:39 | Ashar 15:01 | Maghrib 17:53 | Isya 19:04 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img