Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Kebetulan Suami Istri Tidak Puasa Karena Musafir, Kalau Jima Apa Tetap Kena Kaffarat? | rumahfiqih.com

Kebetulan Suami Istri Tidak Puasa Karena Musafir, Kalau Jima Apa Tetap Kena Kaffarat?

Sat 27 June 2015 13:46 | Puasa | 12.630 views | Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com

Pertanyaan :
Assalamualaikum.wr.wb.

Mau tanya.. Apakah kita wajib membayar kaffarat ketika melakukan hubungan intim dengan pasangan di bulan Ramadhan. Dengan catatan bahwa keduanya sedang tidak melakukan puasa, misalnya karena dalam keadaan musafir ke luar kota. Mohon jawaban.

Wassalam

Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
 
Masalah ini menjadi perbedaan para ulama. Namun mazhab Asy-syafi'iyah dalam hal ini menyebutkan bahwa kaffarah itu adalah denda yang diakibatkan adanya unsur merusak puasa di siang hari bulan Ramadhan. Kalau unsur merusak puasa itu tidak terjadi, maka kaffarah pun tidak wajib dilakukan.

An-Nawawi (w. 676 H) salah satu ulama besar dalam mazhab Asy-syafi'iyah di dalam kitabnya Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab menuliskan sebagai berikut :

إذا أبطل الصوم بالأكل أو غيره صار خارجا منه فلو جامع بعده في هذا اليوم لا كفارة عليه ...والكفارة إنما تجب على من أفسد الصوم بالجماع وهذا لم يفسد بجماعه صوما  

Bila seseorang membatalkan puasanya dengan makan atau cara lainnya, jadilah dia tidak puasa. Bila setelah batal itu dia berjima' di siang hari, tidak ada kewajiban kaffarah atasnya.. Kaffarah itu diwajibkan karena adanya perusakan puasa dengan jima'. Dalam kasus ini jima' yang dilakukan tidak merusak puasa. [1]

Namun bila seseorang tanpa udzur yang syar'i merusak puasanya, misalnya dengan makan dan minum secara sengaja, maka tentu saja dia berdosa.

Sebaliknya bila seseorang di siang hari bulan Ramadhan mengalami sakit atau musafir, maka dia boleh tidak berpuasa. Karena udzur ini memang disebutkan secara terang di dalam Al-Quran. Kalau pada saat dia tidak berpuasa itu kemudian dia melakukan hubungan suami istri, maka hal itu tidak membatalkan puasa, karena posisinya memang sedang tidak puasa. Dia tetap wajib mengganti puasanya nanti seusai Ramadhan berakhir, namun tidak ada kewajiban membayar kaffarah.

Nanti ada mazhab lain yang punya pandangan agak berbeda, dimana mereka mengatakan bahwa kaffarah itu terjadi bukan karena merusak puasa, melainkan karena merusak kehormatan bulan Ramadhan. Sehingga meski keduanya tidak berpuasa, tetap saja dilarang untuk melakukan jima' dan terkena kaffarah.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc., MA 

[1] An-Nawawi, Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, jilid 6 hal. 297

Kirim Pertanyaan : tanya@rumahfiqih.com


Baca Lainnya :

Apa Benar Talak Yang Langsung Dirujuk Sebelum Iddah Belum Terhitung Talak Satu?
25 June 2015, 02:00 | Nikah | 11.381 views
Diberi Kelebihan Saat Pembayaran Hutang, Apakah Tetap Riba Hukumnya?
24 June 2015, 08:15 | Muamalat | 13.041 views
Puasa Tetapi Tidak Shalat, Apakah Puasanya Sah?
22 June 2015, 09:12 | Puasa | 12.388 views
Shalat Witir Tiga Rakaat Pakai Tahiyat Awal, Bolehkah?
20 June 2015, 14:20 | Shalat | 49.056 views
Tradisi Bermaafan Sebelum Puasa, Ada Syariatnya Atau Hanya Tradisi?
18 June 2015, 10:35 | Puasa | 29.296 views
Apakah Bayi Dalam Kandungan Dapat Harta Waris?
15 June 2015, 18:12 | Mawaris | 7.820 views
Mengapa Tulisan di Situs Ini Tidak Dilengkapi Tarjih dan Kajian Haditsnya?
13 June 2015, 07:00 | Hadits | 15.296 views
Awal Puasa Berbeda Apakah Berpengaruh Pada Lailatul Qadarnya?
11 June 2015, 06:28 | Puasa | 6.632 views
Pembagian Waris Untuk Para Cucu Ketika Orang Tua Mereka Wafat Lebih Dulu
10 June 2015, 20:00 | Mawaris | 65.289 views
Keliru Mengira Sudah Maghrib Langsung Makan, Batalkah Puasa Saya?
9 June 2015, 10:50 | Puasa | 11.211 views
Bagaimana Puasanya Umat Sebelum Kita?
8 June 2015, 17:25 | Puasa | 40.283 views
Metode Penetapan Ramadhan & Syawwal Yang Resmi
7 June 2015, 05:01 | Puasa | 9.744 views
Merenggangkan Gigi Haram, Maksudnya Bagaimana?
4 June 2015, 07:22 | Wanita | 20.550 views
Masbuk Mengganti Rakaat Yang Mana?
3 June 2015, 10:50 | Shalat | 36.394 views
Jihad di Jalan Allah Wajibkah Minta Izin?
1 June 2015, 11:00 | Negara | 9.646 views
Bolehkah Berzakat untuk Pembuatan Film Dakwah?
30 May 2015, 08:53 | Zakat | 5.239 views
Benarkah Wanita Haidh dan Nifas Tetap Wajib Mengganti Shalatnya?
25 May 2015, 10:05 | Wanita | 13.425 views
Shalat Dua Rakaat, Duduk Tasyahudnya Tawarruk atau Iftirasy?
20 May 2015, 10:26 | Shalat | 40.369 views
Terlambat ke Masjid Bolehkah Ikut Jamaah Gelombang Kedua?
19 May 2015, 07:32 | Shalat | 11.539 views
Baca Quran Langgam Jawa, Haramkah?
18 May 2015, 10:39 | Quran | 135.797 views

TOTAL : 2.302 tanya-jawab | 33,802,048 views

KATEGORI
1. Aqidah 25 subtema
2. Quran 8 subtema
3. Hadits 11 subtema
4. Ushul Fiqih 7 subtema
5. Thaharah 9 subtema
6. Shalat 28 subtema
7. Zakat 11 subtema
8. Puasa 15 subtema
9. Haji 12 subtema
10. Muamalat 17 subtema
11. Nikah 20 subtema
12. Mawaris 9 subtema
13. Kuliner 7 subtema
14. Qurban Aqiqah 3 subtema
15. Negara 11 subtema
16. Kontemporer 7 subtema
17. Wanita 8 subtema
18. Dakwah 5 subtema
19. Jinayat 7 subtema
20. Umum 23 subtema

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-5-2018 :
Subuh 04:35 | Zhuhur 11:51 | Ashar 15:13 | Maghrib 17:47 | Isya 18:59 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img