Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Cara Membedakan Al-Qur'an yang Asli dengan Al-Qur'an Yang Sudah Diubah Tangan-Tangan Tak Bertanggungjawab? | rumahfiqih.com

Cara Membedakan Al-Qur'an yang Asli dengan Al-Qur'an Yang Sudah Diubah Tangan-Tangan Tak Bertanggungjawab?

Mon 6 March 2006 02:36 | Al-Quran > Mushaf | 7.229 views

Pertanyaan :

Sekarang ini kan banyak kristenisasi. Nah, setahu saya salah satu caranya dengan mengubah isi dari al-Qur'an. Terus, bagaiman car membedakan al-Qur'an yang masih asli dengan al-Qur'an yanng sudah diubah?

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

1. Ketahuilah bahwa satu-satunya kitab yang telah berusia lebih dari 15 abad, namun tetap masih utuh hingga hari ini adalah Al-Quran Al-Kariem. Tidak ada lagi buku di dunia ini yang masih utuh teksnya hingga ratusan tahun. Injil dan Taurat pun sudah tidak ada lagi, kecuali hasil kompliasi dan penerjemahan yang keasliannya sangat diragukan.

2. Al-Quran adalah satu-satunya buku yang bisa dihafal oleh manusia dalam jumlah jutaan orang di berbagai belahan dunia. Tidak ada satu pun buku di dunia ini yang dihafal oleh banyak orang secara serentak.

3. Al-Quran bukan sekedar buku, melainkan nafas dan perkataan yang setiap hari dibaca dan dikumandangkan oleh setiap muslim di dunia. Dalam sehari seorang muslim pasti membacanya minimal 5 kali, di dalam shalat. Tidak ada satu pun buku yang dibaca sehari lima kali, bahkan oleh penulisnya sekalipun.

4. Al-Quran disampaikan lewat sistem periwayatan yang mutawatir, di mana satu sumber yaitu Nabi Muhammad SAW mengajarkannya kepada ratusan atau bahkan ribuan shahabat, lalu ribuan shahabat itu kemudian meriwayatkan lagi kepada para tabi'in, lalu kepada atba'ut tabi'in, hingga sampai kepada kita di abad 21 masehi.

Yang menarik, periwayatan itu menggunakan sistem oral, yaitu suara yang diperdengarkan oleh guru Al-Quran dengan benar, lalu dipelajari oleh para muridnya sebagaimana bunyinya secara sangat ketat. Bahkan sampai kepada panjang pendeknya suatu huruf, tebal tipisnya, karakteristiknya, dengung atau tidaknya, sampai kepada cara menggerakkan anatomi mulut sebagai tempat keluarnya huruf-huruf Al-Quran.

Dengan semua realita di atas, mestinya pertanyaannya di balik, yaitu masih mungkinkah Al-Quran itu dipalsukan? Sebab Al-Quran itu bukan buku yang disimpan di dalam perpustakaan kuno dan bulukan, melainkan sudah menjadi bagian dari lidah setiap muslim. Tidak ada seorang muslim pun kecuali lidahnya setiap hari basah dengan Al-Quran. Tidak ada kepala seorang muslim pun kecuali di dalam memori otaknya ada Al-Quran. Meski masing-masing punya kapasitas yang berbeda.

Justru upaya untukmemalsukan Al-Quran itu merupakan sebuah kemustahilan yang nyata. Bisakah seseorang memalsukan matahari yang bisa dilihat oleh semua orang? Tentu tidak akan pernah bisa.

Dan begitulah Al-Quran, keberadaannya sama seperti keberadaan matahari di atas langit. Semua orang kenal Al-Quran sebagaimana semua orang kenal matahari. Bagaimana cara memalsukan matahari? Hanya orang bodoh saja yang sempat terpikir untuk memalsukan matahari. Apalagi berpikir ingin mengganti matahari yang asli dengan matahari buatannya sendiri.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Perihal Seperangkat Alat Sholat dan Al-Qur'an sebagai Mas Kawin
3 March 2006, 07:21 | Pernikahan > Mahar | 9.305 views
Adakah Dasar Sunnah untuk Memboikot Denmark?
3 March 2006, 07:18 | Kontemporer > Dalil | 5.201 views
Bolehkah Makan Pemberian non Muslim dan Menjabat Tangan Mereka?
2 March 2006, 00:44 | Umum > Non muslim | 19.472 views
Besaran Bagian Warisan bagi Para Ahli Waris
2 March 2006, 00:33 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 6.438 views
Wali Nikah Beda Agama
28 February 2006, 03:55 | Pernikahan > Wali | 5.940 views
Mengapa Syaitan Dimasukkan ke Dalam Neraka?
28 February 2006, 03:50 | Aqidah > Surga Neraka | 6.157 views
Hukum Gadai dalam Syariah.
28 February 2006, 03:30 | Muamalat > Gadai | 18.706 views
Masbuq Tidak Baca Fatihah
27 February 2006, 03:16 | Shalat > Yang Membatalkan Shalat | 7.344 views
Menerima Upah Mengajar Ngaji dari Karyawan Bank Konvensional
24 February 2006, 01:57 | Kontemporer > Hukum | 7.688 views
Pembagian Warisan Cucu dan Keponakan
24 February 2006, 01:50 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 6.088 views
Pinjam Uang pada Bank Konvensional untuk Beli Motor, Bolehkah?
22 February 2006, 06:47 | Muamalat > Bank | 8.662 views
Senggama Pasca Haidh, Kapan Batas Waktu Kebolehannya?
22 February 2006, 06:44 | Pernikahan > Terkait jima | 31.557 views
Halalkah Beer Bintang 0% Alkohol?
22 February 2006, 04:19 | Kuliner > Alkohol | 36.833 views
Walimatuh Safar dan Aqiqah
22 February 2006, 04:08 | Haji > Ritual terkait haji | 6.824 views
Jika MUI Berseberangan dengan Jumhur Ulama, Manakah yang Kita Pakai?
21 February 2006, 04:03 | Ushul Fiqih > Ulama | 7.573 views
Wali Nikah, Apakah Harus Selalu Ayah Kandung?
21 February 2006, 03:41 | Pernikahan > Wali | 7.963 views
Bolehkah Menjama' Sholat pada Perjalanan Pulang Pergi dalam Satu Hari?
21 February 2006, 03:37 | Shalat > Shalat Jama | 7.492 views
Sikap Sebagai Umat Islam terhadap Aliran dan Pemikiran Sesat
20 February 2006, 05:01 | Aqidah > Aliran-aliran | 8.097 views
Hukum Memakai Parfum
20 February 2006, 04:55 | Wanita > Perhiasan | 8.592 views
Minum Khamar, Tidak Diterima Shalat 40 Hari?
17 February 2006, 03:35 | Kuliner > Alkohol | 63.167 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 42,934,628 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

11-7-2020
Subuh 04:43 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:55 | Isya 19:07 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img