Setelah Akad Langsung Cerai, Apakah Maharnya Harus Dikembalikan? | rumahfiqih.com

Setelah Akad Langsung Cerai, Apakah Maharnya Harus Dikembalikan?

Wed 10 December 2014 10:06 | Pernikahan > Mahar | 13.183 views

Pertanyaan :
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Ustadz, izinkan saya bertanya terkait pernikahan yang baru seminggu tetapi tiba-tiba karena satu alasan, suami menceraikan istrinya.

Yang jadi pertanyaan, apakah istri yang diceraikan itu berhak atas harta mahar pernikahan mereka, ataukah mahar itu harus dikembalikan kepada suami?

Mohon penjelasan ustadz terkait hukum masalah ini. Terima kasih sebelumnya.

Wassalam

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dalam akad nikah, meski sudah terjadi ijab kabul, namun kadang mahar tidak langsung diserahkan saat itu juga, tetapi ditunda penyerahannya. Oleh karena itulah kita sering mendengar ijab kabul yang diakhir kalimat ada kata : ’tunai’. Maksudnya adalah bahwa mahar diserahkan saat itu juga.

Tetapi akad nikah tetap sah apabila dalam ijab kabul tidak ada penyebutan mahar. Termasuk juga bila hanya disebutkan nilainya saja, tetapi penyerahannya ditangguhkan pada suatu ketika nanti.

Kalau setelah akad nikah, mahar belum diserahkan, lalu terjadi perceraian, maka nasib mahar itu banyak ditentukan oleh jima’ yang dilakukan oleh suami istri.

Jumhur ulama yaitu mazhab Al-Hanafiyah, Al-Malikiyah, Asy-Syafi’iyah dan Al-Hanabilah sepakat bahwa bila suami sudah terlanjur melakukan jima’ dengan istrinya, maka suami itu harus untuk membayar 100% mahar yang dijanjikannya. [1]

Dalam hal ini para fuqaha sepakat bahwa jima’ itu mewajibkan mahar, meskipun jima’ itu haram dilakukan seperti ketika sedang haidh, nifas atau ihram. [2]

Sebaliknya bila belum sempat terjadi jima’, ada beberapa kemungkinan.

1. Kondisi Pertama

Sewaktu akad nikah suami belum menyebutkan nilai mahar, dan belum sempat melakukan jima dengan istri. Lalu suami menceraikan istrinya. Maka dalam hal ini, gugurlah kewajiban mahar suami kepada istrinya, sebagaimana firman Allah SWT :

لاَّ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِن طَلَّقْتُمُ النِّسَاء مَا لَمْ تَمَسُّوهُنُّ أَوْ تَفْرِضُواْ لَهُنَّ فَرِيضَةً

Tidak ada kewajiban membayar (mahar) atas kamu, jika kamu menceraikan istri-istrimu sebelum kamu bercampur dengan mereka dan sebelum kamu menentukan maharnya. (QS. Al-Baqarah : 236)

2. Kondisi Kedua

Sewaktu akad nikah suami sudah menyebutkan nilai mahar, dan belum sempat terjadi melakukan jima dengan istri. Lalu suami menceraikan istrinya. Maka maharnya hanyalah setengah saja dari yang telah disebutkan di dalam akad nikah itu, sebagaimana firman Allah SWT :

وَإِنْ طَلَّقْتُمُوهُنَّ مِنْ قَبْل أَنْ تَمَسُّوهُنَّ وَقَدْ فَرَضْتُمْ لَهُنَّ فَرِيضَةً فَنِصْفُ مَا فَرَضْتُمْ

Jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka, padahal sesungguhnya kamu sudah menentukan maharnya, maka bayarlah seperdua dari mahar yang telah kamu tentukan itu. (QS. Al-Baqarah : 237)

3. Kondisi Ketiga

Sewaktu akad nikah suami sudah menyebutkan nilai mahar, dan belum sempat terjadi jima dengan istri, lalu terjadi pembatalan (fakash) pernikahan, baik dari pihak suami atau pun dari pihak istri. Maka kewajiban membayar maharnya menjadi gugur 100%.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA

[1] Al-Hidayah maal Fathi wal Kifayah, jilid 3 hal. 209

[2] An-Nawawi, Raudhatu Ath-Thalibin, jilid 7 hal. 263


Baca Lainnya :

Ijab Kabul Tidak Menyebutkan Mahar, Apakah Sah Hukumnya?
9 December 2014, 19:10 | Pernikahan > Mahar | 69.511 views
Bolehkah Shalat Memakai Sepatu Atau Sandal?
8 December 2014, 01:00 | Shalat > Shalat Dalam Berbagai Keadaan | 18.371 views
Hukum Shalat Tahajjud Berjamaah, Makruhkah?
8 December 2014, 01:00 | Shalat > Shalat Malam | 14.448 views
Jenazah Sudah Dikuburkan, Apakah Masih Bisa Dishalatkan?
7 December 2014, 01:00 | Shalat > Shalat jenazah | 8.411 views
Mati Bunuh Diri, Haruskah Jenazahnya Dishalatkan?
6 December 2014, 01:00 | Shalat > Shalat jenazah | 11.891 views
Kafirkah Indonesia Karena Tidak Menjalankan Hukum Islam?
4 December 2014, 05:00 | Aqidah > Islam | 14.923 views
Benarkah Al-Quran Perintahkan Bunuh Semua Orang Kafir?
3 December 2014, 10:30 | Al-Quran > Tafsir | 124.513 views
Mencari Sosok Ustadz Ideal
2 December 2014, 11:03 | Dakwah > Belajar agama | 12.861 views
Bolehkah Kita Memakai Kartu Kredit?
1 December 2014, 08:30 | Muamalat > Kredit | 119.184 views
Belajar Agama Lewat Internet Sesat Karena Tanpa Guru?
28 November 2014, 06:22 | Ushul Fiqih > Metode belajar | 82.141 views
ISIS Penggal Kepala Manusia Dalam Perang, Bolehkah?
27 November 2014, 10:00 | Umum > Hukum | 17.468 views
Melihat Calon Isteri Tanpa Jilbab
26 November 2014, 11:02 | Pernikahan > Pra nikah | 15.475 views
Menitipkan Jualan di Koperasi, Apakah Riba?
24 November 2014, 21:00 | Muamalat > Riba | 10.747 views
Membobol Bank Amerika Dengan Alasan Rampasan Perang
23 November 2014, 17:50 | Muamalat > Bank | 10.261 views
Dosa Tidak Shalat Ashar Sama Dengan Meruntuhkan Ka'bah?
22 November 2014, 13:30 | Shalat > Shalat fardhu | 25.058 views
Bolehkah Menjama' Shalat Jumat Dengan Shalat Ashar?
21 November 2014, 06:06 | Shalat > Shalat Jama | 39.101 views
Mengubah Bentuk Tubuh Yang Dibolehkan Syariat
19 November 2014, 10:30 | Kontemporer > Perspektif Islam | 35.390 views
Ayah Meninggal Dulu, Cucu Tidak Mendapat Warisan?
18 November 2014, 10:10 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 47.535 views
Benarkah Jumatan di Kantor Tidak Sah Karena Bukan Penduduk Setempat?
17 November 2014, 06:30 | Shalat > Shalat Jumat | 32.209 views
Hukum Menutup Jalan Untuk Pengajian dan Tabligh Akbar
16 November 2014, 05:20 | Umum > Hukum | 24.666 views

TOTAL : 2.294 tanya-jawab | 47,993,918 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

10-12-2022
Subuh 04:08 | Zhuhur 11:47 | Ashar 15:14 | Maghrib 18:04 | Isya 19:17 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Buku | PDF | Quran | Pustaka | Jadwal | Sekolah Fiqih