Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Hikmah di Balik Penyebaran Virus Covid 19 | rumahfiqih.com

Hikmah di Balik Penyebaran Virus Covid 19

Sun 19 April 2020 01:17 | Kontemporer > Fenomena sosial | 2.571 views

Pertanyaan :

Apa hikmah di balik penyebaran virus covid 19 ini? Kita jadi tidak boleh shalat berjamaah ke masjid, bahkan Ramadhan mesjid jadi ditutup semuanya.

Jawaban :

Assalamu alaikum wr. wb.

Hampir semua ustadz kalau ditanya apa hikmah covid-19, menjawab bahwa kita harus taubat, mendekatkan diri kepada Allah, ingat mati, inilah kekuasaan Allah dan seterusnya.

Saya tentu setuju banget dengan semua hikmah yang disampaikan para ustadz itu. Iya, memang memang harus begitu.

Tapi tadi siang kebetulan saya kok menjawab agak sedikit berbeda, ketika ditanya jamaah via zoom. Saya bilang, salah satu hikmahnya adalah ujian kecerdasan kita dalam memahami ajaran Islam, apakah sudah lengkap atau baru hanya kulit-kulit terluarnya saja.

Maksudnya?

Begini, kalau mereka yang baru kenal ajaran Islam, begitu dilarang ke masjid, langsung mencak-mencak. Nuduh PKI lah, nuduh munafiq lah. 

Tapi mereka yang sudah agak mendalam pemahaman ilmu agamanya, selalu memandang syariat Islam dengan luas, luwes serta lengkap dengan semua perangkatnya. 

Ada larangan tidak boleh ke masjid untuk berjamaah, baik lima waktu atau pun jumatan, sama sekali tidak jadi masalah. 

Sebab dalam ilmu fiqih kita memang sudah dibekali dengan berlapis-lapis kajian pemecahan masalah syariah. Kalau nanti ada begini, jawabannya begitu. Kalau nanti begitu, jawabannya begini. 

Misal yang sederhana, kalau mau wudhu nggak ada air, ya tayammum saja. Mau shalat kok tidak bisa berdiri, ya silahkan sambil duduk. Duduk tidak bisa, boleh sambil berbaring. 

Bagi yang baru mengaji kemarin sore, pasti sudah mencak-mencak itu. Sholat kok sambil duduk, kok sambil berbaring, nggak boleh itu. Menghina agama itu namanya. Ibadah kok main-main. 

Tapi kalau yang pernah ngaji lebih jauh, dia tahu segala macam rukhshah. Misalnya lagi, mau puasa kok sakit atau musafir, ya sudah ganti saja puasanya di hari yang lain. 

Mau zakat kok tidak punya uang, ya sudah tidak usah zakat. Toh hartanya memang tidak mencapai nishab. Mau haji kok tidak punya uang, ya sudah sabar aja. Toh tidak wajib juga kalau bukan orang mampu.

Mau makan tidak ada yang bisa dimakan, kecuali hanya makanan haram, ya nggak apa-apa, makan aja, toh Allah sudah halalkan.

Maka kita yang sudah dibekali ilmu-ilmu syariah, kalau pun ada covid 19 tidak boleh ini dan itu, santai saja. Tidak boleh jamaah tarawih di masjid, ya jamaah juga di rumah. Tidak bisa ikut pengajian di masjid, ya ikut saja pakai zoom. 

TIdak bisa sahur on the road. Lebaran tidak bisa pulang kampung. Tidak bisa takbir keliling, tidak bisa begadang semalam suntuk. Tidak bisa halal bi halal. Ya santai saja, toh juga tidak wajib. 

Lagian kan memang tidak ada perintah khusus dari Nabi SAW. Nabi SAW juga tidak pernah bikin acara halal bihalal kan, acara buka puasa bersama, bagi-bagi angpau dan THR. 

Sebenarnya kalau syariat Islamnya sih sungguh sangat fleksibel. Yang nggak fleksibel itu kan justru adat istiadat dan budaya kita. Budaya Ramadhan kita yang bermasalah, bukan syariatnya.

Wallahu a'lam bish-shawab, Wassalamu 'alaikm wr. wb

Ahmad Sarwat, Lc.,MA


Baca Lainnya :

Bukan Zona Merah Apakah Wajib Jumatan?
17 April 2020, 13:21 | Shalat > Shalat Jumat | 5.571 views
Bolehkah Istri Menolak Berhubungan Karena Alasan Corona?
14 April 2020, 10:35 | Pernikahan > Terkait jima | 4.207 views
Tidak Shalat Jumat Menghindari Penularan Bertentangan Dengan Maqashid Syariah?
14 April 2020, 07:13 | Ushul Fiqih > Dalil | 4.491 views
Umrah di Bulan Ramadhan dan Wabah Corona
13 April 2020, 17:00 | Haji > Umrah | 902 views
Rumitnya Menyusun Ribuan Keping Puzzle Hadits Shalat
13 April 2020, 06:05 | Hadits > Penerapan hadits | 1.689 views
Keliru Meneladani Teknologi di Masa Rasulullah SAW
10 April 2020, 09:40 | Hadits > Penerapan hadits | 1.110 views
Mata Uang Dinar dan Dirham Dalam Pandangan Syariah
7 April 2020, 12:49 | Muamalat > Bank | 1.441 views
Baca Quran Membosankan, Apakah Saya Munafik?
4 April 2020, 00:00 | Al-Quran > Tilawah | 1.049 views
Tidak Mengapa Meninggalkan Shalat Jumat 3 Kali Berturut-turut Karena Madharat Covid19
2 April 2020, 08:25 | Shalat > Shalat Jumat | 7.601 views
Hukum Bunga Bank Tidak Haram?
22 March 2020, 00:49 | Muamalat > Riba | 25.000 views
Semua Tentang Qurban
6 August 2018, 20:20 | Qurban Aqiqah > Qurban | 9.519 views
Pengumpulan Al-Quran Bagai Menyusun Puzzel?
5 June 2018, 07:30 | Al-Quran > Mushaf | 7.347 views
Jas Yang Terkena Najis Bisakah Disucikan Tanpa Air Hanya Dengan Dry Clean Saja?
17 March 2018, 10:00 | Thaharah > Air | 14.572 views
Sebelas Konsekuensi Jima Dalam Perspektif Syariah
13 March 2018, 10:45 | Pernikahan > Terkait jima | 32.168 views
Sertifikasi Ulama, Haruskah?
22 February 2018, 10:12 | Dakwah > Belajar agama | 9.995 views
Tata Cara Shalat Gerhana dan Berbagai Macam Ketentuannya
30 January 2018, 09:20 | Shalat > Tatacara shalat | 365.334 views
Suami Mentalak Istri Dengan Tegas Tapi Kok Bisa Dibatalkan Oleh Pengadilan Agama?
6 December 2017, 06:20 | Pernikahan > Talak | 38.233 views
Jasa WO 10% dari Biaya Total Tapi Baru Diketahui Pasca Penyelenggaraan.
1 December 2017, 10:30 | Muamalat > Syubhat | 4.811 views
Adakah Shalat Untuk Menjaga Hafalan Al-Quran?
28 November 2017, 04:00 | Shalat > Shalat sunah | 9.616 views
Tilawah Quran Dalam Keadaan Haidh Haram, Kok Ada Yang Bilang Boleh dan Tidak Apa-apa?
6 October 2017, 06:12 | Thaharah > Hadats | 17.299 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,457,301 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

24-11-2020
Subuh 04:04 | Zhuhur 11:41 | Ashar 15:05 | Maghrib 17:56 | Isya 19:09 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img