Sistem Memberi Upah dalam Islam | rumahfiqih.com

Sistem Memberi Upah dalam Islam

Sun 23 April 2006 06:22 | Muamalat > Upah | 6.354 views

Pertanyaan :

Ustaz, ada yang bertanya kepada saya bagaimana adab memberi upah kepada karyawan dalam Islam? Terus ada kasus di tempat kerjanya, bahwa apabila seorang karyawan tidak masuk kerja satu hari tanpa keterangan, maka gajinya pada saat gaji-an akan dipotong 3 x gaji. Apabila alpanya lebih dari satu hari maka berlaku kelipatannya. Bagaimana menurut hukum Islam, apakah hal itu diperbolehkan? Apakah termasuk zholim tidak? Mohon kalau ada hadits shohih dan ayat Al-qur'an yang menerangkan hal itu disertakan.


Mungkin demikian dulu, atas jawabannya sebelumnya saya ucapkan Jazakumullahu khoiran katsiran.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Hukum yang berlaku dalam masalah upah dan gaji, sebenarnya kembali kepada keridhaan kedua belah pihak. Prinsipnya adalah 'an taradhin, yaitu kedua belah pihak saling ridha yang disepakati di awal perjanjian.

Apa yang anda contohkan itu menjadi tindakan zalim dari pemilik perusahaan, apabila tidak ada transparansi sebelumnya. Bila tidak ada kesepakatan yang jelas dan dipahami dengan sepenuhnya oleh pihak karyawan, maka tindakan itu jelas perbuatan yang zalim dan haram. Harta hasil potongan itu merupakan harta yang bernilai haram bagi pemilik perusahaan, karena merupakan hasil penipuan yang nyata.

Allah SWT telah menyiapkan neraka khusus yang diberi nama al-Wail sebagai tempat untuk menyiksa para tukang tipu, termasuk perusahaan yang dengan cara zalim memberlakukan peraturan yang tidak jelas serta menjebak karyawannya.

besarlah bagi orang-orang yang curang,(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi.Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. (QS. Al-Muthaffifin: 1-3)

Kata al-Waylu oleh sebagian mufassir disebutkan bukan hanya berarti celaka, melainkan juga sebuah nama neraka di akhirat nanti, tempat disiksanya orang-orang yang curang dalam masalah timbangan khususnya, atau melakukan penipuan secara umum.

Adapun bila sejak awal sudah ada kesepakatan yang jelas dan dipahami oleh kedua belah pihak, lalu pihak karyawan pun sudah menandatangani secara suka rela tanpa paksaan atau keberatan yang disembunyikan, maka kesepakatan itulah yang harus dijadikan pedoman.

Pihak pemilik perusahaan tidak bisa disalahkan apabila memberlakukan peraturan tersebut, karena telah ada kepastian antara kedua belah pihak. Namun kesepakatan itu bukanlah wahyu yang turun dari langit. Apabila suatu ketika ada hal-hal yang dirasa kurang adil, atau tindakan yang dirasa merugikan salah satu pihak, maka tidak ada salahnya bila perjanjian itu direvisi dan diamandemen.

Pihak pemilik perusahaan seharusnya bisa memahami alasan-alasan yang diberikan, lantaran setiap perjanjian itu punya masaberlaku yang tertentu. Apabila masa berlakunya sudah selesai, tentu bisa saja perjanjian itu diperbaharui lagi dengan revisi yang disepakati kemudian.

Dan yang pasti, pemilik perusahaan wajib membayarkan upah para pekerja sesuai dengan perjanjian, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Siapa yang mempekerjakan karyawan, wajiblah memberikan upahnya.

Tindakan memotong upah mereka dengan berbagai trik licik, termasuk tindakan yang menyalagi agama. Sedangkan bila pemotongan itu didasarkan pada kesepakatan yang jelas dan dipahami serta disetujui sepenuhnya oleh pihak karyawan, tidak mengapa bila diberlakukan, selama masa perjanjian itu masih berlaku.

Wallahu a'lam bishshawab, Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Lebih Utama Jadi Imam Shalat atau Mengumandangkan Adzan?
23 April 2006, 06:19 | Shalat > Imam | 7.390 views
Adakah Kewajiban Menzakati Uang dari Jamsostek yang Belum Diterima?
21 April 2006, 04:31 | Zakat > Apakah Kena Zakat? | 6.105 views
Meletusnya Gunung Merapi dan Mbah Petruk
21 April 2006, 04:27 | Kontemporer > Misteri | 5.833 views
Apakah Sama Lama Waktu Nifas dari Melahirkan dengan Keguguran
21 April 2006, 04:12 | Thaharah > Haidh Nifas Istihadhah | 8.747 views
Tidak Mengakui Hadits Ahad karena Dianggap Tidak Kuat
20 April 2006, 23:51 | Hadits > Musthalah Hadits | 10.556 views
Haramkah Rokok?
20 April 2006, 08:19 | Kontemporer > Hukum | 8.186 views
Apakah Kitab Kuning Itu?
19 April 2006, 07:09 | Umum > Belajar agama | 6.967 views
Halalkah Sushi & Sashimi
19 April 2006, 07:05 | Kuliner > Najis | 14.688 views
Mohon Hitungkan Warisan Ayah Kami
19 April 2006, 06:31 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 5.750 views
Benarkah Demonstrasi Haram karena Sama dengan Perbuatan Jin?
19 April 2006, 02:16 | Negara > Sikap bernegara | 9.056 views
Menjawab Alasan Rasulullah Beristri Lebih dari 4 Orang
19 April 2006, 02:16 | Umum > Rosulullah | 12.837 views
Sahkah Shalat Berjamaah dengan Niat Awal Shalat Sendiri?
18 April 2006, 07:16 | Shalat > Shalat Berjamaah | 8.826 views
Hormat Menghormati Sesama Muslim
17 April 2006, 04:17 | Umum > Sosial | 6.712 views
Adakah Syirik Mulkiyah?
14 April 2006, 07:55 | Aqidah > Allah | 11.418 views
2 Macam Do'a Iftitah, Mana yang Seharusnya Dipakai?
14 April 2006, 07:51 | Shalat > Bacaan Shalat | 10.502 views
Pakai Sayyidina dalam Shalawat, Bagaimana Hukumnya?
13 April 2006, 06:54 | Umum > Hukum | 11.861 views
Kalau Terlanjur Bersumpah Tapi Tidak Bisa Menunaikan
13 April 2006, 01:18 | Umum > Hukum | 14.844 views
Haruskah Tergabung Dalam Jamaah Tertentu
13 April 2006, 01:18 | Kontemporer > Fenomena sosial | 5.890 views
Mohon Hitungkan Warisan Ayah Kami
11 April 2006, 07:27 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 6.475 views
Orang yang Sudah Meninggal, Menunggu Hadiah dari Orang yang Masih Hidup?
11 April 2006, 07:13 | Aqidah > Alam Barzakh | 14.064 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,521,787 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

18-10-2021
Subuh 04:13 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:48 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih