Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Apakah Allah Menjamin Umat Islam Masuk Surga? | rumahfiqih.com

Apakah Allah Menjamin Umat Islam Masuk Surga?

Fri 9 June 2006 04:26 | Aqidah > Surga Neraka | 13.699 views

Pertanyaan :

Assalamu"alaikum wr. wb.

Saya mempunyai seorang teman yang beragama Kristen Advent, dia selalu menanyakan tentang jaminan oleh Allah bahwa umat Islam itu dijamin masuk surga nantinya? Saya minta tolong untuk dijelaskan terdapat di dalam dalam surat mana dan ayat mana. Demikian, saya harap untuk dijawab secepatnya.

Wassalamu'alaikum wr wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatulahi wabarakatuh,

Dalam aqidah ahlussunnah wal jamaah, setiap Muslim memang dipastikan pada akhirnya akan masuk surga. Namun tidak ada yang menjamin bisa lolos begitu saja langsung tanpa lewat neraka. Tergantung dari dosa dan berat timbangan amal baik dan buruk, setelah dihisab.

Sebaliknya, orang kafir (non muslim) sudah dipastikan masuk neraka. Meski punya banyak perbuatan yang terbilang baik di mata manusia. Tapi sayang di mata Allah justru dia merupakan penentang utama. Allah SWT mengutus nabi dan rasul, dia malah mengingkarinya. Allah menurunkan kitab suci, dia malah membuangnya. Apalah artinya baik di mata manusia tapi kufur di mata Allah?

Jaminan buat orang Islam untuk masuk surga banyak didapat keterangannya pada sabda-sabda Rasulullah SAW. Misalnya hadits berikut ini:

Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Setiap ummatku pasti akan masuk surga, kecuali yang tidak mau. Shahabat bertanya, "Ya Rasulallah, siapa yang tidak mau?" Beliau menjawab, "Mereka yang mentaatiku akan masuk surga dan yang menetangku maka dia telah enggan masuk surga." (HR Bukhar)

Selain itu juga ada hadits Rasulullah SAW lainnya yang menyebutkan hal itu.

Dari Abi Said bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka telah masuk neraka, maka Allah SWT akan berkata, "Orang yang di dalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan. Maka mereka pun keluar dari neraka." (HR Bukhari 6560 dan Muslim 184)

Dari Anas ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan (Laa Ilaaha Illallah) dan di dalam hatinya ada seberat biji dari kebaikan (iman). (HR Bukhari 44 dan Muslim 193)

Ada juga hadits yang isinya merupakan sumpah Allah SWT bahwa orang yang mengucapkan syahadatain itu akan dikeluarkan dari neraka.

Dari Anas ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang Allah SWT yang berfirman, "Demi Izzah-Ku, demi Jala-Ku, demi Kesombongan-Ku dan demi Keagungan-Ku, Aku pasti keluarkan (dari neraka) orang yang mengucapkan (Laa ilaaha illallah). (HR Bukhari)

Semua hadits di atas dan masih banyak lagi hadits di atas memang memberikan jamiman bahwa orang yang telah pernah mengucapkan syahadatain itu pastilah dikeluarkan dari neraka dan masuk ke dalam surga.

Hanya saja masalahnya, tidak ada jaminan bahwa sebelum masuk ke surga itu apakah akan mampir ke neraka dulu atau tidak. Yang kedua, tentu saja yang dimaksud dengan mengucapkan dua kalimat syahadat itu adalah ikrar yang datang dari lubuk hati, bukan sedekar asal bunyi tapi tanpa rasa percaya.

Wallahu a'lam bishshawab wassalamu 'alaikum warahmatulahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Shalat di Dalam Kamar Mandi
9 June 2006, 04:21 | Shalat > Shalat Dalam Berbagai Keadaan | 5.846 views
Santri Gratis tapi Harus Bekerja pada Pemilik Pesantren, Bolehkah?
9 June 2006, 04:17 | Umum > Hukum | 5.683 views
Doa Sebelum, Ketika dan Sesudah Berhubungan Seks
9 June 2006, 03:50 | Pernikahan > Terkait jima | 8.941 views
Pengeras Suara untuk Mengaji pada Malam Hari
9 June 2006, 03:47 | Umum > Ritual | 5.680 views
Hukum Waris Islam tidak Memiliki Keadilan?
9 June 2006, 02:55 | Mawaris > Substansi ilmu waris | 6.096 views
Pro Kontra APP dan Isu Arabisasi
8 June 2006, 03:15 | Umum > Sosial | 5.381 views
Percaya pada Ramalan Apa Hukumnya?
8 June 2006, 03:05 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.374 views
Boikot Apapun yang 'Berbau' Yahudi?
7 June 2006, 03:53 | Kontemporer > Fenomena sosial | 5.725 views
Do'a dalam Suatu Acara/Rapat
7 June 2006, 03:46 | Umum > Ritual | 6.872 views
Yang Tidak Diperbolehkan Selama Masa Haid
7 June 2006, 03:43 | Thaharah > Haidh Nifas Istihadhah | 10.096 views
Tata Cara Mandi Wajib yang Benar
7 June 2006, 03:37 | Thaharah > Mandi Janabah | 16.996 views
Menghina Al-Qur`an, Murtadkah?
6 June 2006, 07:29 | Al-Quran > Hukum | 6.782 views
Hukum Belajar Bahasa Arab, Sunnahkah?
6 June 2006, 07:21 | Kontemporer > Hukum | 5.618 views
Shalat Dulu atau Kuliah Dulu?
6 June 2006, 07:13 | Shalat > Ritual Terkait Shalat | 5.750 views
Ritual Syar'i Menjelang dan Sesudah Kelahiran Bayi
5 June 2006, 03:34 | Pernikahan > Anak | 10.305 views
Harta Warisan Ibu
5 June 2006, 03:28 | Mawaris > kadar bagian ahli waris | 6.294 views
Bagaimana Rasul SAW Bertayamum?
5 June 2006, 02:46 | Thaharah > Tayammum | 7.838 views
Menghajikan Orang Lain, Tidak Masuk Logika
2 June 2006, 07:59 | Haji > Haji Berbagai Keadaan | 6.856 views
E-mail Berita dari Masjid Nabawi
2 June 2006, 03:50 | Umum > Medsos | 4.912 views
Madzi, Bagaimanakah Penyikapannya
2 June 2006, 03:46 | Thaharah > Najis | 7.718 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,328,905 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

1-11-2020
Subuh 04:08 | Zhuhur 11:38 | Ashar 14:54 | Maghrib 17:50 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img