Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Cara Berwudhu Wanita Berjilbab | rumahfiqih.com

Cara Berwudhu Wanita Berjilbab

Tue 27 November 2012 06:02 | Thaharah > Wudhu | 11.173 views

Pertanyaan :

Assalamu`alaikum wr. wb.

Ustadz, saya heran melihat cara berwudhu teman-teman saya yang berjilbab. Mereka berwudhu tanpa melepaskan/membuka jilbabnya, jadi masih dalam keadaan rapat. Bahkan untuk menyeka telinga sekali pun! Padahal mereka berwudhu di tempat khusus akhwat. Ruangan khusus dan pintu tertutup rapat.

Sepengetahuan saya, aurat seorang muslimah boleh dilihat oleh sesama muslimah. Jadi,apa yang mendasari mereka melakukan hal tersebut? Adakah dalil yang menyinggung hal di atas?

Mohon penjelasannya, Ustadz. Terima kasih

Wassalamu`alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Di antara salah satu rukun wudhu' adalah menyapu kepala dengan tangan yang basah dengan air. Dalilnya adalah firman Allah SWT:

Dan usaplah kepalamu. (QS Al-Maidah: 6)

Yang dimaksud dengan mengusap adalah meraba atau menjalankan tangan ke bagian yang diusap dengan membasahi tangan sebelumnya dengan air. Sedangkan yang disebut kepala adalah mulai dari batas tumbuhnya rambut di bagian depan/dahi ke arah belakang hingga ke bagian belakang kepala.

Al-Hanafiyah mengatakan bahwa yang wajib untuk diusap tidak semua bagian kepala, melainkan sekadar sebagian dari kepala. Yaitu mulai ubun-ubun dan di atas telinga.

Sedangkan Al-Malikiyah dan Al-Hanabilah mengatakan bahwa yang diwajib diusap pada bagian kepala adalah seluruh bagian kepala.

Bahkan Al-Hanabilah mewajibkan untuk membasuh juga kedua telinga baik belakang maupun depannya. Sebab menurut mereka kedua telinga itu bagian dari kepala juga.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah: Dua telinga itu bagian dari kepala. Namun yang wajib hanya sekali saja, tidak tiga kali.

Adapun Asy-syafi`iyyah mengatakan bahwa yang wajib diusap dengan air hanyalah sebagian dari kepala, meskipun hanya satu rambut saja. Dalil yang digunakan beliau adalah hadits Al-Mughirah:

Dari Al-Mughirah bin Syu'bah ra. bahwa Rasulullah SAW ketika berwudhu` mengusap ubun-ubunnya dan 'imamahnya (sorban yang melingkari kepala). (HR Muslim)

Khusus hadits ini, seringkali disalah-pahami oleh sebagai orang, seolah-olah hadits ini menjadi dalil atas kebolehan mengusap kerudung sebagai pengganti mengusap kepala. Padahal justru hadits secara tegas menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengusap sebagian kepala lalu mengusap sorbannya. Namun beliau SAW bukan hanya mengusap sorban saja, tetapi mengusap sebagian kepala. Dan justru merupakan bagian yang pokok.

Dengan demikian pandangan mereka yang membolehkan mengusap kerudung sebagai pengganti mengusap kepala adalah pendapat yang kurang bisa diterima. Dan tentu saja wudhu' yang seperti itu tidak sah, lantaran kurang satu rukunnya.

Juga tidak bisa mengambil qiyas dari syariat mengusap khuff (sepatu yang menutup mata kaki), yang memang dibenarkan sebagai pengganti untuk mencuci kaki dalam wudhu'. Karena ada dalil yang sharih dari Rasulullah SAW.

Adapun kerudung, tentu tidak bisa diqiyaskan begitu saja dengan sepatu. Masing-masing harus punya dalil sendiri-sendiri secara langsung dari Rasulullah SAW.

Bila masalahnya karena takut membuka aurat di tempat yang umum dan terbuka, sebenarnya mengusap sebagian kepala tetap bisa dilakukan tanpa harus membuka kerudung. Apalagi kalau menggunakan pendapat As-Syaf'i yang membolehkan mengusap rambut. Mudah sekali melakukannya, cukup masukkan tangan yang basah ke dalam kerudung dari dalam, bila dirasa sudah ada bagian rambut yang basah, sudah sah rukun untuk mengusap kepala. Hal itu bisa tetap dilakukan tanpa harus melepas kerudung.

Sedangkan mengusap kerudung sebagai ganti mengusap kepala, justru tidak memenuhi standar rukun wudhu'.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Batas Kebolehan Perbedaan Pendapat
26 November 2012, 05:14 | Ushul Fiqih > Ikhtilaf | 8.695 views
Shalat Khusyu' Sesuai Rasulullah SAW
25 November 2012, 02:18 | Shalat > Ritual Terkait Shalat | 91.440 views
Berdoa Agar PSSI Menang, Kok Nggak Menang-menang Juga?
24 November 2012, 09:46 | Kontemporer > Fenomena sosial | 8.729 views
Bersalaman Seusai Shalat
22 November 2012, 17:01 | Shalat > Ritual Terkait Shalat | 10.355 views
Bolehkah Merevisi Mahar Setelah Akad?
20 November 2012, 17:00 | Pernikahan > Mahar | 23.442 views
Bolehkah Orang Kafir Masuk Masjid?
18 November 2012, 17:00 | Shalat > Masjid | 13.935 views
Demokrasi Soal Aqidah atau Muamalah?
17 November 2012, 17:00 | Kontemporer > Perspektif Islam | 10.090 views
Shalat Hadiah untuk Orang Tua Meninggal
16 November 2012, 00:45 | Shalat > Shalat sunah | 18.074 views
Operasi Selaput Dara
15 November 2012, 17:00 | Wanita > Hukum | 8.139 views
Dzikir Ratib Al Haddad
14 November 2012, 17:00 | Umum > Tasawuf | 71.406 views
Hukum Wanita Haid Masuk Masjid
12 November 2012, 03:25 | Thaharah > Haidh Nifas Istihadhah | 42.446 views
Wanita Haram Menjadi Imam Buat Laki-laki
7 March 2012, 17:00 | Shalat > Imam | 10.491 views
Benarkah Wanita Boleh Jadi Imam Shalat Buat Laki-laki?
6 March 2012, 17:00 | Shalat > Imam | 6.408 views
Mengulang-ulang Tayammum
4 March 2012, 17:00 | Thaharah > Tayammum | 6.282 views
Benarkah Wanita Haid Boleh Tetap Puasa?
6 September 2008, 22:45 | Puasa > Puasa terlarang | 9.883 views
Mimpi Basah Saat Ramadhan
6 September 2008, 22:44 | Puasa > Membatalkan Puasa | 7.397 views
Perlukah Bersyahadat Lagi?
6 September 2008, 12:20 | Aqidah > Syahadat | 9.533 views
Kafirkah Orang Tua Rasullulloh?
6 September 2008, 12:18 | Aqidah > Nabi | 13.427 views
Nabi Isa Disebutkan 25 Kali Dalam Al-Quran
6 September 2008, 11:53 | Aqidah > Nabi | 7.586 views
Taqdir, Bisakah Diubah?
6 September 2008, 11:51 | Aqidah > Takdir | 11.242 views

TOTAL : 2.300 tanya-jawab | 43,868,034 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

25-1-2021
Subuh 04:31 | Zhuhur 12:06 | Ashar 15:29 | Maghrib 18:21 | Isya 19:33 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img