Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Satpam Wanita | rumahfiqih.com

Satpam Wanita

Tue 25 July 2006 05:57 | Wanita > Peran wanita | 6.077 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pada saat saya membaca jawaban pak ustadz tentang shalat Jum'at satpam yang bergiliran, pak ustadz menyarankan bagaimana kalau satpam itu tidak hanya laki-laki, tetapi juga seorang wanita, sehingga apabila datang hari Jum'at, maka satpam tetap berjaga karena tidak ada kewajiban untuk shalat Jum'at.

Yang ingin saya tanyakan adalah; apakah seorang wanita diperbolehkan keluar rumah untuk bekerja seperti seorang laki-laki? Sedang di dalam Al-Qur'an surat al-Ahzab:33 Allah telah berfirman; Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.

Kemudian saran pak ustadz berikutnya adalah bagaimana kalau satpam itu tidak hanya orang Islam tetapi juga orang non muslim. Seandainya saya dan teman saya yang non muslim bekerja sebagai satpam, bukannya di dalam Al-Qur'an, saya sebagai seorang muslim diwajibkan untuk berdakwah pada teman saya yang non muslim tersebut?

Kemudian kalau seandainya teman saya yang non muslim telah diberi hidayah dan masuk Islam, bukannya shalat Jum'at itu akhirnya harus bergiliran juga pak ustadz?

Terima kasih atas jawaban pak ustadz.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Wanita boleh pergi keluar rumah, asalkan terhindar dari hal-hal yang diharamkan. Dan tentunya seizin dari wali atau suaminya. Ayat yang anda sebutkan itu menurut banyak ulama, tidak berlaku untuk semua wanita muslimah, kecuali hanya khusus buat para isteri Rasulullah SAW. Dan kalau kita lihat dari ayat sebelumnya, jelas sekali bahwa khitab ayat ini ditujukan kepada para isteri nabi secara khusus. Bahkan disebutkan bahwa para isteri nabi tidak sama hukumnya dengan wanita.

Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik, dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta'atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS Al-Ahzab: 32-33)

Paling tidak, keberlakuan ayat ini untuk seluruh wanita muslimah, masih menjadi perdebatan para ulama.

Seorang wanita berhak untuk mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, informasi dan sebagainya. Untuk itu, maka wajib ada dokter dan tenaga medis wanita, guru dan dosen wanita. Bahkan penjaga toko wanita, demi melayani semua kebutuhan wanita. Baik pakaian, makanan, atau pun semua yang dibutuhkan.

Ketimbang dilayani oleh laki-laki, maka sebaiknya semua dilakukan oleh sesama wanita. Termasuk tugas dan kerja satpam, sopir dan bahkan tukang ojek. Ini adalah hal yang tidak terhindarkan dan tidak bisa dipungkiri begitu saja.

Bukankah wanita yang harus berobat itu harus diobati oleh dokter wanita? Dan bukankah untuk ke dokter dia harus naik angkutan? Maka harus ada bus khusus wanita, di mana sopir dan kondekturnya wanita. Bahkan harus ada tukang ojek wanita yang dikhususkan untuk para penumpang wanita.

Bagian pengamanan gedung pun mutlak membutuhkan satuan pengamanan wanita. Sebab di dalam gedung itu isinya tidak hanya melulu laki-laki. Pasti juga ada wanitanya juga. Dan tentu saja tenaga keamanan wanita pun mutlak diperlukan. Termasuk kebutuhan untuk menjaga saat shalat Jumat.

Sedangkan orang kafir yang dipekerjakan, tentu saja bila dia tidak masuk Islam, kita bebaskan dari tugas menjaga saat shalat Jumat. Untuk itu kita bisa menerima karyawan baru non muslim lagi untuk tenaga pengamanan. Tapi apa segampang itu dia masuk Islam, tentu tidak mudah untuk diprediksi. Tapi yang penting, selama masih non muslim, dia tidak wajib shalat jumat.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Cara Pemecahan Shalat Dikarenakan Pekerjaan
24 July 2006, 08:07 | Shalat > Shalat Dalam Berbagai Keadaan | 7.225 views
Bolehkan Makan Daging Kodok dan Perlukan Disembelih Dulu?
24 July 2006, 00:37 | Kuliner > Hewan | 6.499 views
Bagaimana Akad Bagi Hasil yang Baik?
21 July 2006, 10:20 | Muamalat > Bagi Hasil | 6.041 views
Khitan untuk Anak Perempuan, Adakah Syariatnya?
21 July 2006, 03:43 | Wanita > Khitan | 9.878 views
Mengkreditkan Emas sebagai Solusi, Bolehkah?
21 July 2006, 03:36 | Muamalat > Riba | 26.210 views
Belum Yakin Nikah Jarak Jauh Lewat Wakil Dibolehkan
20 July 2006, 06:24 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 6.100 views
Asuransi yang Dibolehkan
20 July 2006, 01:11 | Muamalat > Asuransi | 8.657 views
Kebajikan dengan Niat Balasan Duniawi
19 July 2006, 06:26 | Umum > Tasawuf | 6.461 views
Mungkinkah Nabi Salah Berijtihad?
19 July 2006, 02:03 | Ushul Fiqih > Ijtihad | 6.520 views
Keluar Mani di Luar Rahim
19 July 2006, 01:57 | Pernikahan > Terkait jima | 8.063 views
Pajangan Patung di Rumah, Bolehkah?
18 July 2006, 05:10 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 8.206 views
Israel Sumber Bencana
18 July 2006, 02:49 | Umum > Yahudi | 5.262 views
Kapan Makanan Menjadi Haram?
18 July 2006, 02:35 | Kuliner > Label Halal | 18.175 views
Bid'ahkah Niat Shalat dan Doa Bersama setelah Shalat Jamaah?
17 July 2006, 09:31 | Shalat > Ritual Terkait Shalat | 10.047 views
Ayah Kandung Tidak Menunaikan Kewajiban, Bolehkan Jadi Wali Nikah?
17 July 2006, 04:50 | Pernikahan > Wali | 7.255 views
Investasi Usaha dalam Bentuk Emas
17 July 2006, 04:44 | Muamalat > Syubhat | 6.236 views
Cairan Wanita selain Haid, Nifas dan Istihadhah
17 July 2006, 04:21 | Thaharah > Haidh Nifas Istihadhah | 7.774 views
Shalat Jumat Buat Security Bergiliran, Bolehkah?
17 July 2006, 02:51 | Shalat > Shalat Jumat | 8.893 views
Hukum Tukar Menukar Uang
14 July 2006, 08:39 | Muamalat > Riba | 8.217 views
Hutang Uang Disamakan dengan Hutang Emas
13 July 2006, 03:54 | Muamalat > Hutang | 7.163 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 43,828,374 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

19-1-2021
Subuh 04:28 | Zhuhur 12:05 | Ashar 15:29 | Maghrib 18:20 | Isya 19:32 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img