Anak Zina Anak Siapa? | rumahfiqih.com

Anak Zina Anak Siapa?

Thu 25 April 2013 03:35 | Pernikahan > Terkait zina | 14.670 views

Pertanyaan :

Assalamu alaikum wr. wb.

Bagaimanakah status anak hasil perzinaan atau perkosaan? Apakah dinisbatkan kepada bapak zinanya atau ke ibunya karena bapaknya dianggap ilegal? Saya pernah membaca bahwa Imam Syafii berpendapat kalau ayahnya tersebut tidak dianggap anaknya dan tetap boleh menikah dengan anak zinanya tersebut. Terima kasih atas jawaban ustadz.

Assalamu alaikum wr. wb.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Rasanya tidak mungkin Imam Asy-Syafi'i membolehkan seorang laki menikahi anak hasil hubungan zinanya dengan seorang wanita. Sebab biar bagaimana pun, anak itu adalah darah dagingnya sendiri. Agama manapun pasti melarang seorang ayah menikahi puterinya sendiri.

Mungkin yang benar adalah pendapat yang mengatakan bahwa anak hasil hubungan zina itu bukanlah anak yang sah secara nasab. Sehingga antara ayah dan anak wanitanya hanya disambungkan secara biologis, namun secara hukum syar'i masih terputus.

Dan karena secara hukum bukan anaknya yang sah, maka anak itu tidak mendapatkan hak warisan dari ayahnya, bila si ayah meninggal dunia. Ini adalah konsekuensi hukum dari tidak tersambungnya nasab antara ayah dan anak. Dan ini berlaku, baik anak itu laki-laki atau anak itu perempuan.

Sebab yang menjadi penyebab pewarisan adalah hubungan nasab yang sah, antara ayah dan anak. Sedangkan yang lahir dari hasil zina di luar nikah yang sah, bukan anak sah. Dan otomatis tidak akan mendapatkan harta warisan.

Konsekuensi lainnya adalah tidak sahnya ayah menjadi wali atas anak wanitanya itu dalam pernikahan. Demikian juga kakek, paman dan saudaranya, tidak ada satu pun yang sah untuk menjadi wali atasnya. Padahal, adanya wali menjadi rukun pokok atas sebuah akad nikah. Tidak ada nikah kecuali dengan adanya wali, yaitu ayah kandung yang sah secara syar'i. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Dari Abi Buraidah bin Abi Musa dari Ayahnya berkata bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, "Tidak ada nikah kecuali dengan wali." (HR Ahmad dan Empat)

Dari Al-Hasan dari Imran marfu'an, "Tidak ada nikah kecuali dengan wali dan dua saksi." (HR Ahmad).

Dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapapun wanita yang menikah tanpa izin walinya maka nikahnya itu batil. Jika (si laki-laki itu) menggaulinya maka harus membayar mahar buat kehormatan yang telah dihalalkannya. Dan bila mereka bertengkar, maka Sulthan adalah wali bagi mereka yang tidak punya wali." (HR Ahmad, Abu Daud, Tirmizi dan Ibnu Majah)

Lalu Harus Bagaimana?

Jumhjur ulama mengatakan agar nasab antara ayah dan anak hasil zina bisa tersambung kembali, maka ayah dan ibunya harus menikah secara sah. Meski setelah anak itu lahir dan dewasa. Bahkan meski setelah menikah, lantas keduanya bercerai.

Pernikahan akan menyatukan nasab yang terputus antara ayah dan anaknya.

Meski tidak pernah menyetujui adanya anak lahir di luar nikah, karena hal itu merupakan dosa besar, namun tindakan paling logis dan syar'i dalam kasus yang terjadi di tengah masyarakat hanya dengan menikahkan pasangan di luar nikah itu. Terutama bila telah ada janin di dalam perut wanita.

Sebaliknya, haram hukumnya menikahkan wanita yang hamil di luar nikah dengan laki-laki lain yang tidak menghamilinya. Satu-satunya laki-laki yang boleh menikahinya saat hamil di luar nikah adalah pasangan zinanya.

Adapun bila sudah melahirkan, lalu wanita itu menikah dengan laki-laki lain, hukumnya boleh. Tapi sebaiknya tetap dengan pasangan zinanya itu, agar nasab anaknya bisa tersambung kembali.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Kebolehan Menikahi Wanita Kristen, Masihkah Berlaku Hari Ini?
22 April 2013, 23:00 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 24.907 views
Haramkah Menggunakan Biro Jasa dan Calo?
22 April 2013, 01:02 | Muamalat > Syubhat | 20.058 views
Bolehkah Mendapat Komisi dari Penjualan?
20 April 2013, 22:05 | Muamalat > Jual-beli | 13.183 views
Apakah Rajam Syarat Diterimanya Taubat?
19 April 2013, 23:43 | Jinayat > Zina | 41.917 views
Benarkah Mentalak Istri Waktu Haid Haram Hukumnya?
18 April 2013, 18:13 | Pernikahan > Talak | 10.796 views
Hadits Ahad Bukan Hujjah Dalam Aqidah, Benarkah?
18 April 2013, 00:07 | Aqidah > Rukun iman | 14.790 views
Bolehkah Menikah Tanpa Restu Orang Tua Pihak Lelaki?
16 April 2013, 22:40 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 103.159 views
Bernyanyi di Karaoke Keluarga, Haramkah? (bag.2)
16 April 2013, 00:23 | Umum > Halal Haram | 23.561 views
Bernyanyi di Karaoke Keluarga, Haramkah?
15 April 2013, 21:59 | Umum > Halal Haram | 35.828 views
Pengantin Pria di Luar Negeri, Bisakah Akad Nikah?
14 April 2013, 23:00 | Pernikahan > Akad | 16.922 views
Bila Puasa Sudah Terlanjur Batal, Bolehkah Bersetubuh?
14 April 2013, 00:01 | Puasa > Puasa berbagai keadaan | 41.851 views
Bolehkah Memutuskan Sesuatu Berdasarkan Undian?
13 April 2013, 04:51 | Kontemporer > Hukum | 10.054 views
Hukum Shalat Tasbih, Bid'ahkah?
12 April 2013, 02:14 | Shalat > Shalat sunah | 26.327 views
Bercumbu dengan Isteri di Siang Hari Bulan Ramadhan
10 April 2013, 17:03 | Puasa > Membatalkan Puasa | 11.417 views
Halalkah Makan dari Piring Non Muslim?
9 April 2013, 03:23 | Kuliner > Non Muslim | 41.201 views
Sholat Jum'at di Negara Mayoritas Penduduknya Bukan Muslim
9 April 2013, 00:42 | Shalat > Shalat Jumat | 7.820 views
Adakah Bangkai Yang Halal?
8 April 2013, 02:27 | Kuliner > Hewan | 36.194 views
Tata Cara Shalat Taubat dan Doanya
7 April 2013, 23:35 | Shalat > Tatacara shalat | 159.167 views
Mencukur Jenggot, Haramkah?
7 April 2013, 08:09 | Umum > Halal Haram | 58.944 views
Uang Syubhat untuk Bayar Pajak?
5 April 2013, 21:19 | Muamalat > Syubhat | 10.167 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,408,905 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

29-9-2021
Subuh 04:23 | Zhuhur 11:45 | Ashar 14:52 | Maghrib 17:51 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih