Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Istri Menikah Lagi Sebelum Habis Masa 'Iddah | rumahfiqih.com

Istri Menikah Lagi Sebelum Habis Masa 'Iddah

Fri 4 January 2013 00:47 | Pernikahan > Iddah | 12.458 views

Pertanyaan :

Assalamu alaikum warahmatullah wabarakatuh

Minta maaf sebelumnya karena saya masih pendatang baru. Begini pertanyaan saya pak ustadz, saya (bujangan) telah menikah dengan seorang gadis secara Islam (nikah sirri), dan berjalan kurang lebih 2 tahun dan telah dikaruniai seorang putera. Karena suatu masalah yang tidak bisa lagi dikompromi karena saya kerja di luar negeri sedangkan isteri di tanah air maka saya mengucapkan kata talak satu via telepon yang disaksikan keluarganya.

Sebulan kemudian saya mendengar dari keluarganya kalau bekas isteri saya menikah lagi dengan lak-laki lain tanpa menunggu masa iddahnya habis, dan saya pun menikah lagi dengan perempuan lain yang masih WNI.

Pertanyaan saya:

1. Bagaimanakah hukumnya perceraian/talak satu yang telah saya jatuhkan pada isteri pertama?
2. Bagaimanakah hukumnya pernikahan kedua bekas isteri saya dengan laki-laki lain?
3. Bagaimanakah hukumnya pernikahan saya dengan isteri kedua?

Mohon dengan sangat penjelasan dari Pak Ustadz.

Terima kasih sebelumnya.

Wassalam,

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau anda memang secara sadar dan sepenuh pemahaman telah berniat dan mengucapkan lafadz talak kepada isteri anda, maka jatuhlah talak satu kepadanya.

Terhitung sejak anda ucapkan lafadz itu dan anda benarkan dalam hati, maka sejak itu dimulailah masa 'iddah isteri anda. Tapi isteri anda tetap masih berhak atas nafkah dari Anda, sebagaimana dia juga masih wajib tinggal di rumah anda. Bahkan masih haram atasnya menerima pinangan dari laki-laki lain, apalagi sampai menikah, maka pernikahan itu hukumnya haram.

Batas waktunya adalah hingga isteri anda itu mengalami masa suci dari haidh sebanyak tiga kali. Pada masa suci yang ketiga, habislah masa 'iddahnya dan saat itu dia boleh menerima pinangan laki-laki lain dan boleh juga langsung menikah.

Kalau mengacu dari keterangan anda tentang pernikahan isteri anda dengan laki-laki lain, maka pernikahan yang dilakukan hanya 1 bulan setelah anda ceraikan adalah pernikahan yang tidak sah. Karena itu pasangan itu bukan pasangan suami isteri yang sah. Kalau mereka melakukan hubungan suami isteri, hukumnya zina dan berhak dihukum rajam.

Adapun hukum anda menikah dengan wanita lain, tidak ada masalah. Sebab seorang laki-laki tidak diharuskan menunggu masa 'iddah dari perceraiannya kalau mau kawin lagi. Bahkan tidak perllu bercerai dulu dengan isterinya, sebab dibolehkan seorang laki-laki menikah lebih dari satu isteri. Bahkan kebolehannya sampai empat isteri dalam waktu yang bersamaan.

Dan secara hukumnya untuk menikah lagi, sama sekali tidak diperlukan izin isteri-isteri sebelumnya. Menikahnya lagi suami dengan wanita lain secara diam-diam dengan merahasiakannya dari isterinya, hukumnya sah selama semua syarat dan rukun nikah terpenuhi. Dan izin dari isteri tidak termasuk syarat atau rukun nikah.

Namun demikian, bukan berarti menyakiti hati isteri diperbolehkan. Ini adalah masalah lain lagi yang tidak ada kaitanya dengan sah atau tidak sahnya sebuah perkawinan. Menyakiti hati isteri karena kawin lagi diam-diam tetap berdosa, meski tidak bisa menggugurkan pernikahan yang sudah terjadi.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Perbedaan Antara Syariah dan Fiqih
3 January 2013, 02:50 | Ushul Fiqih > Syariah | 103.898 views
Jawaban Shalat Istikharah Apakah Harus Mimpi?
3 January 2013, 01:05 | Shalat > Shalat Istikharah | 27.855 views
Haruskah Memilih Satu Jama'ah Tertentu?
3 January 2013, 00:46 | Dakwah > Jamaah | 10.949 views
Shalat Jama' Qasar dan Batasan Luar Kota
2 January 2013, 03:44 | Shalat > Shalat Jama | 46.121 views
Nabi dan Rasul Selain Muhammad SAW Beragama Apa Ya?
1 January 2013, 23:55 | Aqidah > Nabi | 12.902 views
Adakah 'Bidadara' di Surga Nanti?
1 January 2013, 23:47 | Aqidah > Surga Neraka | 14.089 views
Apakah Uang Kertas Haram?
1 January 2013, 04:14 | Muamalat > Uang | 14.195 views
Hukum Mawaris dan Konsep Keluarga Dalam Islam
1 January 2013, 02:58 | Mawaris > Substansi ilmu waris | 7.652 views
Khawatir Dzikir Bersama Malam Tahun Baru Jadi Budaya
31 December 2012, 12:25 | Kontemporer > Fenomena sosial | 11.746 views
Berteman tapi Mesra
31 December 2012, 12:05 | Kontemporer > Fenomena sosial | 12.732 views
Cara Elegan Dalam Menghadapi Pemikiran Liberal
31 December 2012, 02:12 | Umum > pemikiran dan aliran-aliran | 10.504 views
Hubungan Fiqih dan Etika
29 December 2012, 04:37 | Ushul Fiqih > Syariah | 8.223 views
Merry Christmas BUKAN Merry X'Mas
29 December 2012, 03:23 | Aqidah > Antar Agama | 12.743 views
Shalat di Majid yang Ada Kuburannya, Bolehkah?
28 December 2012, 03:18 | Shalat > Masjid | 9.656 views
Bagaimana Cara Merelakan Suami Berpoligami?
27 December 2012, 11:28 | Pernikahan > Poligami | 9.942 views
Bagaimana Cara Mandi Junub Jika Terluka
27 December 2012, 11:24 | Thaharah > Mandi Janabah | 10.544 views
Pendanaan Dalam Pilkada
27 December 2012, 11:17 | Muamalat > Uang | 6.526 views
Apakah Ikhwanul Muslimin Itu Teroris?
26 December 2012, 04:27 | Negara > Arus politik | 11.935 views
Hukum Memakai Kontak Lens
26 December 2012, 03:45 | Wanita > Pakaian | 14.066 views
Mengadakan Pengajian di Malam Tahun Baru Masehi
26 December 2012, 00:01 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 16.637 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 42,921,425 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

7-7-2020
Subuh 04:43 | Zhuhur 11:59 | Ashar 15:21 | Maghrib 17:55 | Isya 19:07 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img