Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA Tulisan Basmalah pada Rumah Fir'aun Menunda Murka Allah? | rumahfiqih.com

Tulisan Basmalah pada Rumah Fir'aun Menunda Murka Allah?

Fri 8 September 2006 04:15 | Aqidah > Allah | 7.570 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum wr. wb.

Pak Ustadz yang dirohmati Alloh, dalam pembahasan yang berjudul "Puasa yang Diharamkan", di sana bapak menjelaskan tentang "masalah perbedaan pendapat tentang hukum menuliskan ayat-ayat (potongan) al-Quran." Apakah jika kita menuliskannya lalu memasangnya pada pintu rumah misalnya, maka sama sekali tidak ada manfaatnya baik langsung maupun tidak langsung? Bagaimana dengan rumah Fir'aun yang pada pintunya dipasang ukiran basmalah sehingga Alloh menunda murkanya (karena namaNya tertulis di sana) sampai malaikat Jibril mengambil ukiran tersebut? saya dapatkan hadits ini saat ceramah safari Ramadhan Ust. Jefri.


Apakah hal ini bisa dikatakan sebagai "jimat" namun dengan hati yang mantap bahwa kita tidak sedang menduakan Alloh.

Jazakallohu khoiron katsiron.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Jawaban :

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau kita bicara dan berdalil dengan kejadian di masa lalu, sebelum era nabi Muhammad SAW, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, kisah orang terdahulu bila tidak dijelaskan di dalam Al-Quran atau sunnah yang shahih, tidak bisa dipertanggung-jawabkan kebenarannya. Boleh jadi benar tapi boleh jadi tidak benar.

Kisah yang demikian itu disebut dengan istilah kisah Israiliyat, di mana kita tidak bisa menerima 100% kebenarannya, lantaran para ahli kitab itu tidak bisa dijamin kejujurannya. Tetapi demikian juga sebaliknya, kita juga tidak bisa menafikan secara 100%.

Dengan kedudukannya yang tidak pasti ini, sebagai sebuah kisah, sebagian ulama mengatakan boleh saja kita ambil manfaatnya. Tetapi sebagai sebuah dalil atas suatu hukum syariah, sangat tidak bisa digunakan. Kecuali bila kisah itu divalidisasi dulu lewat Al-Quran atau sunnah yang shahihah.

Kedua, seandainya kisah itu benar-benar shahih dan disepakati oleh para ahli tahqiq, tetap saja masih ada kendala lain. Di mana para ulama masih berbeda pendapat, apakah syariat yang turun kepada umat terdahulu secara otomatis masih tetap berlaku untuk umat nabi Muhammad SAW?

Umumnya pendapat jumhur ulama mengatakan bahwa syariat yang berlaku buat umat terdahulu, hanya berlaku buat umat Islam manakala ada penegasan kembali oleh nabi SAW. Misalnya, teknis puasa nabi Daud as yang berselang-seling itu, buat mereka hukumnya wajib. Sedangkan buat umat Islam, hukumnya hanya sunnah. Kepastian hukum ini tidak kita dapat kecuali langsung disebutkan oleh nabi Muhammad SAW sendiri.

Jadi kalau kita kembali kepada cerita tentang tulisan basmalah di pintu rumah Fir'aun, kalau pun cerita itu benar, belum tentu hukumnya berlaku juga buat umat nabi Muhammad SAW. Kita masih membutuhkan keterangan yang pasti dari beliau SAW tentang hal itu.

Maka berdalil dengan hikayat pintu rumah Fir'aun yang bertuliskan basmalah bukanlah cara berdalil yang benar. Dibutuhkan cara istimbath hukum yang shahih, metologis dan memenuhi aturan untuk itu, bukan asal berdalih saja.

Tetapi bahwa masalah hukum menuliskan potongan ayat pada lembaran tertentu, tetap masih merupakan perbedaan pendapat di kalangan ulama. Insya Allah SWT suatu ketika kita akan bahas secara lebih jauh tentang masalah ini.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Tafsir Al-Anbiya Ayat 7
8 September 2006, 04:11 | Al-Quran > Tafsir | 6.822 views
Puasa yang Diharamkan
7 September 2006, 02:46 | Puasa > Puasa terlarang | 6.802 views
Siapakah yang Menikahkan Anak Perempuan Hasil Zina atau Perkosaan?
7 September 2006, 02:37 | Pernikahan > Wali | 7.697 views
Hutang Puasa Bisakah Dibayar setelah Ramadhan Berikutnya?
7 September 2006, 00:00 | Puasa > Qadha Fidyah Kafarat | 6.120 views
Islam Tanpa Syariat Versi Islam Liberal, Oriantalis, dan Mu'tazillah
6 September 2006, 01:04 | Kontemporer > Kelompok/Aliran | 6.325 views
Menikah tanpa Ridha Orang Tua
6 September 2006, 00:55 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 6.330 views
Pakaian Bidan
6 September 2006, 00:53 | Wanita > Pakaian | 5.632 views
Status Harta Warisan
6 September 2006, 00:47 | Mawaris > Harta waris | 5.830 views
Cara Menguburkan Tembuni (Ari-Ari) secara Syar'i
6 September 2006, 00:41 | Kontemporer > Perspektif Islam | 13.543 views
Masih Haramkah Poliandri Setelah Ditemukannya Test DNA?
6 September 2006, 00:39 | Pernikahan > Poligami | 6.539 views
Keluarkah Saya dari Islam?
5 September 2006, 04:59 | Aqidah > Islam | 5.978 views
Sebenarnya Dimana Allah Itu?
5 September 2006, 04:57 | Aqidah > Allah | 16.561 views
Islam Keturunan, Haruskah Syahadat?
4 September 2006, 07:27 | Aqidah > Syahadat | 15.139 views
Kenapa Syiah yang Paling Berani Menentang Israel?
1 September 2006, 04:33 | Umum > pemikiran dan aliran-aliran | 10.551 views
Masuk Surgakah, Cak Nur?
1 September 2006, 04:25 | Aqidah > Surga Neraka | 7.778 views
Posisi Keponakan sebagai Ahli Waris
31 August 2006, 07:19 | Mawaris > Ahli waris | 7.742 views
Sejarah Perang Antar Shahabat Nabi, Bagamana Kita Memandangnya?
30 August 2006, 03:33 | Umum > Sejarah | 6.311 views
Ritual Shalat, Apa Arti dan Maknanya
30 August 2006, 03:23 | Shalat > Ritual Terkait Shalat | 10.744 views
Hukuman Buat Orang Murtad
29 August 2006, 09:35 | Kontemporer > Perspektif Islam | 6.845 views
Sikap Umat Islam terhadap Perang Melawan Zionis dan Kapitalis
29 August 2006, 09:13 | Aqidah > Agama lain | 6.653 views

TOTAL : 2.312 tanya-jawab | 42,936,703 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

12-7-2020
Subuh 04:44 | Zhuhur 12:00 | Ashar 15:22 | Maghrib 17:56 | Isya 19:08 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Jadwal | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih | Perbandingan Mazhab | img