Tetap Syirikkah Orang Kafir setelah Mendapat Hidayah Allah? | rumahfiqih.com

Tetap Syirikkah Orang Kafir setelah Mendapat Hidayah Allah?

Thu 21 September 2006 23:32 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.757 views

Pertanyaan :

Assalammualaikum wr. wb.

Ustadz yang terhormat, Kita tahu bahwasannya ALLAh itu maha pengampun dari setiap dosa hambanya yang mau bertobat-kecuali dosa syirik, yaitu perbuatan yang menyekutukan ALLAH. Bagaimana dengan mereka yang sudah mendapatkan hidayah dari ALLAH kemudian memeluk agama Islam, yang notabene agama mereka itu melakukan penyembahan kepada tuhan selain ALLAH, berarti apakah mereka itu meskipun sudah masuk Islam tetap membawa dosa? Demikian, atas atas terjawabnya pertanyaan ini saya ucapkan terima kasih.

Wassalammualaikum wr. wb.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Jawabnya tentu saja tidak. Sebab orang kafir dan musyrikin Makkah yang kerjanya sehari-hari menyembah 360 berhala di sekeliling Ka'bah, begitu masuk Islam, maka mereka jadi shahabat nabi SAW.

Hanya sedikit dari para shahabat nabi SAW itu yang dulunya bukan penyembah berhala. Tetapi ketika mereka masuk Islam, maka semua dosanya langsung dihapus Allah. Termasuk semua dosa syirik yang pernah dilakukannya.

Bahkan 10 orang shahabat dijamin masuk surga. Juga jaminan kepada para ahli Badar. Juga jaminan kepada shahabat yang ikut dalam Bai'at Aqabah, termasuk jaminan keridhaan Allah SWT kepada seluruh shahabat.

Semua itu menjelaskan bahwa masuk Islamnya seseorang musyrik ke dalam Islam akan menghapus semua dosanya di masa lalu, termasuk dosa syirik.

Lalu bagaimana dengan ayat yang menyebutan bahwa Allah SWT tidak mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa selainnya?

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An-Nisa': 48)

Penjelasannya, bahwa yang dimaksud dosa syirik tidak diampuni adalah bila dosa syirik itu terbawa mati dan pelakunya belum sempat bertaubat selama di dunia. Dosa selain syirik, apabila terbawa mati, masih bisa ditebus dengan ampunan. Misalnya dengan adanya amal baik. Namun khusus dosa yang dilahirkan dari perbuatan syirik, tidak ada pengampunan di akhirat.

Maka kesempatannya justru ketika di dunia selama masih hidup. Dan ikrar bahwa tidak ada tuhan yang patut disembah kecuali Allah akan menggugurkan dosa-dosa syirik. Ikrar itulah yang diucapkan oleh seorang kafir musyrik ketika masuk Islam. Setelah mengucapkan ikrar itu, resmilah dia menjadi muslim dan otomatis semua dosa syiriknya langsung di-delete all. Maha suci Allah...

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Hukum Minum Sambil Berdiri, Bolehkah?
21 September 2006, 23:30 | Kuliner > Adab Makan | 9.986 views
Ramadhan Vs. Syaithan Laknatullah
21 September 2006, 01:41 | Puasa > Ramadhan | 5.971 views
Setelah Pecah Ketuban Apakah Masih Harus Shalat?
21 September 2006, 01:30 | Wanita > Hukum | 11.255 views
Apakah Hubungan Keluarga Juga Ada di Akhirat?
21 September 2006, 01:21 | Aqidah > Surga Neraka | 13.128 views
Keharaman Makanan di Negara Minoritas Muslim
21 September 2006, 01:18 | Kuliner > Non Muslim | 7.578 views
Pakaian Terkena Najis
20 September 2006, 03:35 | Thaharah > Najis | 7.828 views
Definisi Luar Kota dalam Syarat Menjama' Sholat
19 September 2006, 03:25 | Shalat > Shalat Jama | 6.100 views
Sistem Bagi Hasil
18 September 2006, 22:57 | Muamalat > Bagi Hasil | 6.746 views
Hak Isteri yang Dicerai
18 September 2006, 03:49 | Pernikahan > Hak dan kewajiban | 6.010 views
Sholat Sunnat Rawatib
18 September 2006, 02:21 | Shalat > Shalat sunah | 19.073 views
Laki-laki Memakai Kain Sutera, Apa Hukumnya?
18 September 2006, 02:11 | Umum > Halal Haram | 5.672 views
Shalat Tarawih atau Tahajjud di Bulan Ramadhan
15 September 2006, 00:16 | Shalat > Shalat Tarawih | 7.268 views
Batas Akhir Mandi Junub Waktu Bulan Puasa
15 September 2006, 00:12 | Thaharah > Mandi Janabah | 9.856 views
Penemuan Benda/Uang
15 September 2006, 00:09 | Muamalat > Syubhat | 6.362 views
Mengapa Orang Kafir lebih Maju daripada Muslim?
15 September 2006, 00:00 | Aqidah > Antar Agama | 7.693 views
Pernikahan Sesama Saudara Sepupu, Bolehkah?
14 September 2006, 09:45 | Pernikahan > Nikah berbagai keadaan | 8.640 views
Demam MP3 Player, Musik Haramkah?
14 September 2006, 07:17 | Umum > Halal Haram | 7.923 views
Jual Beli Anjing, Bolehkah?
14 September 2006, 05:36 | Muamalat > Jual-beli | 7.721 views
Ahli Sunnah wal Jamaah, yang Mana?
12 September 2006, 07:27 | Aqidah > Aliran-aliran | 7.937 views
Dengan Mesin Waktu Kembali ke Masa Lampau, Benarkah?
12 September 2006, 07:23 | Kontemporer > Misteri | 7.128 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,368,388 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

21-9-2021
Subuh 04:27 | Zhuhur 11:47 | Ashar 14:59 | Maghrib 17:52 | Isya 19:00 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih