Imam Tarawih tanpa Baca Shalawat, Sahkah? | rumahfiqih.com

Imam Tarawih tanpa Baca Shalawat, Sahkah?

Thu 28 September 2006 04:12 | Shalat > Shalat Tarawih dan Witir | 8.833 views

Pertanyaan :

Assalamu'alaikum w. w.

Pak Ustadz, mudah-mudahan selalu dalam keadaan sehat.

Saya mau tanya:

1. Sahkah jika imam tarawih, pada tahiyat (rakaat akhir) tidak membaca sholawat? (Imam hanya membaca sampai..Wa asyhadu anna Muhammadarrosuluwloh/Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu warosuluh).

Soalnya orang-orang di lingkungan saya pinginnya tidak lama-lama.

2. Bolehkah, jika imam membaca sholawat, hanya sampai "Allahumma solli 'ala Muhammad Wa'ala ali Muhammad. Sampai itu saja. Tidak sampai dengan selesai (In-naka hamidummajid).

3. Adakah kekhususan membaca surat untuk yang 20 rokaat, di mana diawali dengan surat At-takasur, sehingga urut sampai akhir. Bolehkah bebas suratnya, tidak urut?

Mohon pencerahannya, karena saya ditunjuk jadi imam. Syukron.

Wassalamu'alaikum w. w.

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Membaca shalawat atas nabi SAW merupakan rukun shalat. Sehingga bila tidak dibaca, shalat itu tidak sah lantaran salah satu rukunnya terlewatkan.

Mazhab Malikiyah, mazhab Asy-syafi'iyah dan mazhab Al-Hanabilah semua sependapat bahwa membaca shalawat atas nabi SAW merupakan rukun shalat. Kecuali hanya satu mazhab yang berpendapat berbeda, yaitu mazhab Al-Hanafiyah. Mazhab ini tidak memandangnya sebagai rukun shalat.

Dan sebagaimana kita ketahui, bahwa rukun itu adalah bagian mutlak dari suatu bangunan ibadah. Sebuah ibadah akan rusak dan tidak sah manakala kekuarangan salah satu rukunnya.

Namun kita juga mengetahui bahwa para ulama mazhab yang paling masyhur berbeda-beda pendapatnya ketika menetapkan mana yang menjadi bagian dari rukun shalat.

Kalangan mazhab Al-Hanafiyah mengatakan bahwa jumlah rukun shalat hanya ada 6 saja. Sedangkan Al-Malikiyah menyebutkan bahwa rukun shalat ada 14 perkara. As-Syafi`iyah menyebutkan 13 rukun shalat dan Al-Hanabilah menyebutkan 14 rukun.

Penetapan Ayat yang Dibaca dalam Tarawih

Kebiasaan membaca surat tertentu dalam tarawih sebenarnya tidak ada tuntunannya dari Rasulullah SAW. Tetapi tidak lantas menjadi bid'ah. Biasanya orang-orang mengurutkan dari surat At-Takatsur sekedar biar gampang menghitungnya. Sebab surat itu adalah 10 surat terakhir sebelum tiga surat (Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas). Ketiga surat itu dibaca untuk shalat witir, sedangkan 10 surat itu dibaca di 20 rakaat. Tiap rakaat pertama, dibaca surat-surat itu, sedangkan tiap rakaat kedua akan dibaca surat Al-Ikhlas (qulhuwallahu ahad).

Tetapi sekali lagi, semua itu tidaklah bersumber dari petunjuk nabi, melainkan kreatifitas orang-orang. Tidak menggunakan urutan seperti itu pun tidak mengapa. Yang penting membaca ayat-ayat Al-Quran dengan fashih, tartil dan baik.

Dan penting juga untuk diperhatikan bahwa shalat tarawih bukanlah jenis shalat untuk berbalapan, sampai-sampai shalawat nabi pun mau ditinggalkan. Sayang sekali kalau kita melakukannnya dengan cara demikian, sebab seharusnya shalat itu dinikmati dan diresapi, bukan sekedar dijalankan.

Terburu-buru dan tergesa-gesa dalam menjalankan shalat tarawih tentu akan mengurangi kekhusyuan, padahal kekhusyuan justru tujuan utama shalat. Sebagaimana firman Allah:

Dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (QS. Thaha: 14)

Dan shalat khusyu' merupakan ciri orang yang beriman, sebagaimana firman Allah SWT:

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya. (QS. Al-Mu'minun: 1-2)

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc


Baca Lainnya :

Cara Niat Puasa
27 September 2006, 08:20 | Puasa > Niat Puasa | 7.611 views
Cara Bayar Fidyah
27 September 2006, 04:52 | Puasa > Qadha Fidyah Kafarat | 21.767 views
Adakah Shalat Sunnah
27 September 2006, 02:13 | Shalat > Shalat sunah | 6.871 views
Shalat Tarawih 11 Rakaat, Haram?
26 September 2006, 08:32 | Shalat > Shalat Tarawih | 10.309 views
Ijtihad yang Mendasari Zakat Profesi
26 September 2006, 07:21 | Zakat > Zakat Profesi | 9.451 views
Berjualan Rokok, Haramkah?
26 September 2006, 07:03 | Muamalat > Jual-beli | 6.585 views
Imam Tarawih dan Penceramah Menerima Harta Zakat?
25 September 2006, 05:37 | Zakat > Alokasi Zakat | 7.157 views
Mengamalkan Hadis Dhaif
25 September 2006, 05:33 | Hadits > Musthalah Hadits | 11.760 views
Memakai Jam Tangan di Pergelangan Tangan Kiri, Tasyabbuhkah?
25 September 2006, 04:58 | Aqidah > Antar Agama | 8.615 views
Hukum Bersetubuh di Waktu Sahur
25 September 2006, 04:58 | Puasa > Membatalkan Puasa | 11.680 views
Bercampur Mazhab
21 September 2006, 23:42 | Ushul Fiqih > Mazhab | 8.644 views
Al-Quran Terkena Najis
21 September 2006, 23:36 | Thaharah > Najis | 6.364 views
Tetap Syirikkah Orang Kafir setelah Mendapat Hidayah Allah?
21 September 2006, 23:32 | Aqidah > Syirik dan Bidah | 6.792 views
Hukum Minum Sambil Berdiri, Bolehkah?
21 September 2006, 23:30 | Kuliner > Adab Makan | 10.035 views
Ramadhan Vs. Syaithan Laknatullah
21 September 2006, 01:41 | Puasa > Ramadhan | 6.000 views
Setelah Pecah Ketuban Apakah Masih Harus Shalat?
21 September 2006, 01:30 | Wanita > Hukum | 11.541 views
Apakah Hubungan Keluarga Juga Ada di Akhirat?
21 September 2006, 01:21 | Aqidah > Surga Neraka | 13.169 views
Keharaman Makanan di Negara Minoritas Muslim
21 September 2006, 01:18 | Kuliner > Non Muslim | 7.615 views
Pakaian Terkena Najis
20 September 2006, 03:35 | Thaharah > Najis | 7.870 views
Definisi Luar Kota dalam Syarat Menjama' Sholat
19 September 2006, 03:25 | Shalat > Shalat Jama | 6.130 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,515,918 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

17-10-2021
Subuh 04:14 | Zhuhur 11:40 | Ashar 14:47 | Maghrib 17:49 | Isya 18:57 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih