Memakai Kalung ID Card bagi Laki-laki | rumahfiqih.com

Memakai Kalung ID Card bagi Laki-laki

Thu 14 December 2006 04:04 | Kontemporer > Hukum | 6.915 views

Pertanyaan :

Assalamu 'alaikum,

Semoga Pak Ustadz selalu dalam bimbingan Allah SWT. Amin.

Langsung saja, saya ingin menanyakan perihal hukum memakai kalung ID card yang kini sudah menjadi lazim di kantor-kantor. Karena dalam pembahasan Pak Ustadz sebelumnya kalung merupakan perhiasan wanita yang haram dipakai laki-laki.

Wassalam

Jawaban :

Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalung perhiasan memang identik dengan cara berhias para wanita. Dan laki-laki diharamkan berhias dengan gaya berhias wanita. Apalagi bila kalung perhiasan itu terbuat dari emas, maka haramnya dua kali lipat.

Namun bukan berarti segala benda yang dikalungkan termasuk hukum kalung yang diharamkan untuk dikenakan. Ada banyak benda yang secara teknis perlu dikalungkan di leher, baik demi kepraktisan atau karena memang tidak ada cara lain.

Katakan saja misalnya seorang dokter yang bekerja menggunakan stateskop yang berfungsi salah satunya untuk mendengarkan detak jantung pasien. Biasanya, alat ini dikalungkan di leher pak dokter. Apakah kita akan mengharamkan pak dokter mengalungkan stateskopnya dengan alasan bahwa kalung itu haram dikenakan buat laki-laki?

Misal lainnya adalah pelindung dada yang sering digunakan pengendara sepeda motor. Pelindung ini sangat bermanfaat menahan angin langsung menerpa dada ketika berkendaraan di jalan raya. Cara menggunakannya pun dengan dikalungkan di leher. Apakah kita juga akan mengharamkan alat pelindung ini, hanya karena cara penggunaannya dengan dikalungkan?

Para jamaah haji di tanah suci biasanya dibekali oleh penyelenggara haji sebuah tas kecil yang bisa dikalungkan di leher. Isinya sangat penting, seperti passport dan dokumen lainnya. Bahkan terkadang diisi dengan kitab-kitab kecil petunjuk manasik haji dan juga doa-dosa tertentu untuk dibaca saat ritual haji. Apakah kita akan mengatakan bahwa tas kecil yang dikalungkan oleh ratusan ribu jamaah haji itu haram hukumnya, hanya lantaran cara mengenakanya dengan dikalungkan di leher?

Cara pendekatan yang benar dalam hal ini bahwa yang diharamkan itu adalah seorang laki-laki mengenakan kalung perhiasan sebagaimana layak kalung perhiasan yang dikenakan oleh para wanita. Karena ada unsur tasyabbuh (menyerupai) antara laki-laki dan perempuan. Terlebih bila kalung itu terbuat dari emas. Karena laki-laki diharamkan mengenakan emas.

Namun kesimpulan itu tidak berarti bahwa kita mengharamkan segala benda yang cara mengenakannya dengan dikalungkan di leher. ID card yang dikenakan para karyawan di perkantoran sama sekali bukan kalung perhiasan, baik dari segi cara memakai, fungsi, manfaat dan tujuan. Semuanya berbeda. Sehingga hukumnya tidak bisa disamakan dengan hukum mengenakan kalung di atas. Demikian juga dengan stateskop, pelindung dada dan tas kecil jamaah haji.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.


Baca Lainnya :

Masbuk ketika Imam Duduk Tasyahud Akhir?
13 December 2006, 01:26 | Shalat > Makmum | 7.137 views
Menggunakan Fasilitas Kesehatan Orang Lain
13 December 2006, 01:16 | Umum > Hukum | 5.078 views
Arisan Qurban, Bisakah?
12 December 2006, 04:11 | Qurban Aqiqah > Qurban | 9.129 views
Berniat Qurban Sapi, Apakah Akan Ditegur Allah Bila Saya Kurban Kambing?
12 December 2006, 02:12 | Qurban Aqiqah > Qurban | 7.368 views
Pembangunan Masjid Dua Lantai Multi Fungsi
12 December 2006, 01:08 | Umum > Sarana umum | 7.687 views
Dasar Zakat Penghasilan
11 December 2006, 01:00 | Zakat > Zakat Profesi | 7.193 views
Mengapa Rasulullah Melarang Puterinya Dipoligami?
8 December 2006, 02:39 | Pernikahan > Poligami | 10.402 views
Kafalah untuk Pengelola Lembaga Amil Zakat
8 December 2006, 02:39 | Zakat > Alokasi Zakat | 9.131 views
Sebenarnya Perempuan Pakai Celana, Boleh Gak Sih?
8 December 2006, 02:23 | Kontemporer > Fenomena sosial | 14.873 views
HIV/AIDS dalam Perspektif Islam dan Upaya Pencegahannya
8 December 2006, 02:19 | Umum > Sosial | 7.107 views
Ibu Menikah Saat Hamil, Dapatkah Kakak Saya Menjadi Wali?
8 December 2006, 02:14 | Pernikahan > Wali | 6.851 views
Menghajikan Almarhum Ayah dan Wakaf Tunai
7 December 2006, 00:32 | Haji > Haji Berbagai Keadaan | 8.260 views
Tata Cara Berjamaah dan Masbuk Shalat
7 December 2006, 00:21 | Shalat > Shalat Berjamaah | 11.338 views
Hukum Merokok
7 December 2006, 00:18 | Kontemporer > Hukum | 8.170 views
Makna Hadits "Belum beriman seseorang sehingga aku lebih dicintai..."
6 December 2006, 00:29 | Hadits > Syarah Hadits | 7.509 views
Bagi Warisan Apabila Anak Masih Kecil-Kecil
5 December 2006, 02:47 | Mawaris > Bagi waris berbagai keadaan | 5.875 views
Halalkah Meminjam Uang di Bank untuk Kredit Rumah?
4 December 2006, 02:34 | Muamalat > Bank | 11.993 views
Apakah Orang Hamil Diperbolehkan Takziah?
4 December 2006, 02:18 | Wanita > Fenomena terkait wanita | 7.073 views
Mengapa Penulisan Hadits Dibolehkan?
4 December 2006, 02:16 | Hadits > Sejarah ilmu hadits | 13.573 views
Batalkah Menyentuh Istri?
4 December 2006, 01:27 | Thaharah > Wudhu | 8.060 views

TOTAL : 2.296 tanya-jawab | 45,544,211 views

KATEGORI

Jadwal Shalat DKI Jakarta

23-10-2021
Subuh 04:11 | Zhuhur 11:39 | Ashar 14:50 | Maghrib 17:49 | Isya 18:58 | [Lengkap]

Rumah Fiqih Indonesia

www.rumahfiqih.com
Jl. Karet Pedurenan no. 53 Kuningan Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Copyright © by Rumah Fiqih Indonesia
Visi Misi | Karakter | Konsultasi | Pelatihan | Materi | Buku | PDF | Ustadz | Mawaris | Video | Quran | Pustaka | Radio | Jadwal
Link Terkait :
Sekolah Fiqih